Gambar 1 - Reformulasi ChannaFit

Reformulasi ChannaFit – Optimasi dan Evaluasi Sirup Nanoemulsi Produk ChannaFit

Channa.id – Industri herbal nasional terus mengalami perkembangan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk kesehatan yang aman, alami, dan berbasis ilmiah. Menjawab tantangan tersebut, CV PJ Herbal Nusantara resmi menjalin kerja sama penelitian dengan Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam pengembangan produk Channa Fit berbasis teknologi nanoemulsi.

Langkah Optimalisasi Produk Herbal Berbasis Teknologi Nano untuk Daya Serap Lebih Baik

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada 8 April 2025, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu, stabilitas, serta efektivitas produk herbal agar semakin kompetitif dan berstandar akademik.

Sebuah Kolaborasi Riset Antara Herbal Nusantara dan Sekolah Farmasi ITB

Perjanjian kerja sama ini melibatkan CV PJ Herbal Nusantara sebagai pihak pertama dan Sekolah Farmasi ITB sebagai pihak kedua. Penelitian berada di bawah tanggung jawab Prof. Dr. apt. Heni Rachmawati, M.Si., sebagai Guru Besar dan peneliti Sekolah Farmasi ITB yang dikenal memiliki kepakaran di bidang sistem penghantaran obat dan sediaan farmasi modern.

Ruang lingkup kerja sama difokuskan pada reformulasi dan optimasi produk Channa Fit dalam bentuk sirup nanoemulsi, dengan tujuan meningkatkan daya serap tubuh, aktivitas biologis, serta memperbaiki aroma dan tampilan produk agar lebih diterima oleh konsumen masyarakat.

Kegiatan penelitian dan pengujian dilaksanakan di Gedung Yusuf Panigoro, Labtek VII, Sekolah Farmasi ITB, Bandung.

Baca Juga: ChannaFit Berhasil Memberikan Dampak Terbaik dalam Penanganan Stunting pada Kolaborasi Penelitian oleh BINUS, USU, dan PT MMP di Serdang Bedagai

Fokus Penelitian: Nanoemulsi untuk Kualitas Produk Lebih Unggul

Gambar 2 - Reformulasi ChannaFit
Ilustrasi ChannaFit dan penelitian oleh Prof. Dr. apt. Heni Rachmawati, M.Si.

Teknologi nanoemulsi dipilih karena mampu menghasilkan ukuran partikel yang sangat kecil sehingga memungkinkan penyerapan zat aktif yang lebih cepat dan optimal di dalam tubuh. Dalam penelitian ini, tim peneliti melakukan beberapa tahapan penting, antara lain:

  1. Optimasi formula nanoemulsi untuk mendapatkan stabilitas dan efektivitas terbaik
  2. Formulasi hasil optimasi dengan berbagai sumber bahan baku
  3. Karakterisasi mutu standar sediaan sirup
  4. Uji stabilitas dipercepat selama 1 bulan dan 6 bulan

Tahapan ini bertujuan memastikan bahwa produk ChannaFit tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga stabil, aman, dan konsisten kualitasnya selama penyimpanan.

Uji Efek Peningkatan Nafsu Makan pada Hewan Uji

Gambar 3 - Reformulasi ChannaFit

Selain pengujian mutu fisik dan stabilitas, kerja sama ini juga mencakup uji farmakologis berupa penelitian efek peningkatan nafsu makan setelah pemberian ChannaFit nanoemulsi pada hewan uji.

Penelitian ini dilakukan oleh apt. Devy Nur Azalia Hasanuddin, M.S.Farm., peneliti dari Sekolah Farmasi ITB, dengan menggunakan tikus uji. Studi ini ditargetkan selesai pada April 2026, dan diharapkan dapat menjadi bukti ilmiah pendukung klaim manfaat produk ChannaFit.

Baca Juga: Kolaborasi Binus, Pemkab Sergai, USU dan PT MMP Berhasil Turunkan Angka Stunting 38% di Kabupaten Serdang Bedagai

Komitmen Pengembangan Produk Herbal Berbasis Sains

Gambar 4 - Reformulasi ChannaFit
Foto dokumentasi uji reformulasi ChannaFit

Jangka waktu kerja sama penelitian ini ditetapkan selama 1 (satu) tahun kalender sejak tanggal penandatanganan perjanjian. Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen Herbal Nusantara dalam menghadirkan produk herbal yang tidak hanya alami, tetapi juga berbasis riset dan teknologi farmasi modern.

Dengan menggandeng institusi pendidikan tinggi seperti ITB, Herbal Nusantara menegaskan keseriusannya dalam meningkatkan kredibilitas, daya saing, serta kepercayaan konsumen terhadap produk-produk herbal dalam negeri.

Kerja sama antara Herbal Nusantara dan Sekolah Farmasi ITB dalam pengembangan nanoemulsi ChannaFit menjadi langkah penting dalam mendorong inovasi produk herbal Indonesia.

Melalui pendekatan ilmiah, pengujian terstandar, serta dukungan peneliti akademik, produk ChannaFit diharapkan mampu memberikan manfaat kesehatan yang lebih optimal dan teruji.

Kolaborasi ini juga mencerminkan sinergi positif antara industri dan akademisi dalam membangun ekosistem riset herbal nasional yang berkelanjutan dan berorientasi pada mutu tinggi.