<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Archives - Mega Medica Pharmaceuticals</title>
	<atom:link href="https://www.channa.id/category/berita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.channa.id/category/berita/</link>
	<description>Empowering Health with Science and Innovation</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 06:39:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/04/android-chrome-512x512-1.png</url>
	<title>Berita Archives - Mega Medica Pharmaceuticals</title>
	<link>https://www.channa.id/category/berita/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PT ARN dan FMIPA Unimed Lanjutkan Riset Prioritas Nasional Terapi Tuberkulosis Berbasis Herbal Nanopartikel</title>
		<link>https://www.channa.id/riset-terapi-tuberkulosis-herbal-nanopartikel-arn-unimed/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=riset-terapi-tuberkulosis-herbal-nanopartikel-arn-unimed</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 04:26:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Akar Rimba Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[ARN]]></category>
		<category><![CDATA[Nanopartikel]]></category>
		<category><![CDATA[Riset]]></category>
		<category><![CDATA[Tuberkulosis]]></category>
		<category><![CDATA[Unimed]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3540</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Channa.id &#8211; Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Tingginya jumlah kasus, lamanya durasi pengobatan, serta potensi munculnya resistensi obat mendorong perlunya inovasi terapi pendukung yang aman, efektif, dan berbasis sumber daya alam lokal. Memasuki Tahun Kedua, Kolaborasi Multikampus Dorong Hilirisasi Inovasi untuk Mendukung Penanganan Tuberkulosis di Indonesia Menjawab tantangan &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/riset-terapi-tuberkulosis-herbal-nanopartikel-arn-unimed/"> <span class="screen-reader-text">PT ARN dan FMIPA Unimed Lanjutkan Riset Prioritas Nasional Terapi Tuberkulosis Berbasis Herbal Nanopartikel</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/riset-terapi-tuberkulosis-herbal-nanopartikel-arn-unimed/">PT ARN dan FMIPA Unimed Lanjutkan Riset Prioritas Nasional Terapi Tuberkulosis Berbasis Herbal Nanopartikel</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Berita Channa.id &#8211;</strong> Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Tingginya jumlah kasus, lamanya durasi pengobatan, serta potensi munculnya resistensi obat mendorong perlunya inovasi terapi pendukung yang aman, efektif, dan berbasis sumber daya alam lokal.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Memasuki Tahun Kedua, Kolaborasi Multikampus Dorong Hilirisasi Inovasi untuk Mendukung Penanganan Tuberkulosis di Indonesia</strong></h2>



<p>Menjawab tantangan tersebut, <strong>PT ARN (Akar Rimba Nusantara)</strong> bersama <strong>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Medan (Unimed) </strong>melanjutkan program riset prioritas nasional bertajuk <strong>“Pengembangan Produk Herbal Nanopartikel Madu Trigona dan Albumin Ikan Gabus sebagai Terapi Tuberkulosis”</strong>. Memasuki tahun kedua pelaksanaan program pada 2026, penelitian ini semakin menunjukkan perkembangan positif melalui capaian paten, publikasi ilmiah, dan dukungan pendanaan.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/hasil-uji-channafit-nanoemulsi-peningkat-nafsu-makan/">Hasil Uji ChannaFit Nanoemulsi Sebagai Peningkat Nafsu Makan yang Lebih Optimal</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kolaborasi Strategis untuk Pengembangan Terapi Tuberkulosis Berbasis Herbal</strong></h2>



<p>Riset ini merupakan hasil kerja sama antara ARN dan FMIPA Universitas Negeri Medan yang dipimpin oleh <strong>Dr. Endang Sulistyarini Gultom, S.Si., Apt., M.Si.</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1170" height="607" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-Foto-2-Dr.-Endang-Sulistyarini-Gultom.jpeg" alt="" class="wp-image-3546"/><figcaption class="wp-element-caption">Foto <strong>Dr. Endang Sulistyarini Gultom, S.Si., Apt., M.Si.</strong> | Dokumentasi Pribadi</figcaption></figure>



<p>Tidak hanya melibatkan Unimed dan ARN, penelitian ini juga menggandeng dua institusi akademik lainnya, yaitu Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dien (UTND) dan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad).</p>



<p>Kolaborasi multidisiplin tersebut diharapkan mampu memperkuat aspek farmasi, teknologi formulasi, hingga kajian medis sehingga menghasilkan produk yang memiliki landasan ilmiah yang kuat.</p>



<p>Penelitian berfokus pada pengembangan <strong>sediaan serbuk nano dalam kapsul</strong> yang mengombinasikan <strong>madu Trigona</strong> dan <strong>albumin ikan gabus</strong> menggunakan teknologi nanopartikel modern.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Mendapat Dukungan Program Hilirisasi Riset Prioritas Nasional</strong></h2>



<p>Salah satu pencapaian penting dari program ini adalah keberhasilannya memperoleh pendanaan selama dua tahun melalui <strong>Program Hilirisasi Riset Prioritas – Sinergi</strong>.</p>



<p>Pendanaan tersebut diberikan berdasarkan Surat Pengumuman Penerima Dana Program Hilirisasi Riset Prioritas Tahun 2025 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan pada 9 September 2025.</p>



<p>Dukungan ini menunjukkan bahwa penelitian dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut menuju tahap hilirisasi dan pemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.</p>



<p>Selain menghasilkan luaran akademik, program hilirisasi juga bertujuan mendorong hasil penelitian agar dapat berkembang menjadi inovasi yang memiliki nilai manfaat nyata di bidang kesehatan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Teknologi Nanopartikel untuk Meningkatkan Potensi Bahan Alam Indonesia</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1424" height="752" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/06/Gambar-2-riset-terapi-tuberkulosis-berbasis-herbal-nanopartikel.png" alt="" class="wp-image-3543"/></figure>



<p>Penelitian ini memanfaatkan teknologi nanopartikel berbasis PLGA (Poly Lactic-co-Glycolic Acid) yang banyak digunakan dalam sistem penghantaran zat aktif modern.</p>



<p>Melalui teknologi tersebut, senyawa bioaktif dari madu Trigona dan albumin ikan gabus diharapkan memiliki stabilitas yang lebih baik, ketersediaan hayati (bioavailability) yang lebih tinggi, penyerapan yang lebih optimal, efektivitas yang lebih konsisten.</p>



<ol></ol>



<p>Pendekatan ini menjadi salah satu strategi inovatif untuk mengoptimalkan pemanfaatan bahan alam Indonesia dalam mendukung terapi penyakit infeksi kronis seperti tuberkulosis.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tahun Pertama Berhasil Menghasilkan Paten dan Publikasi Internasional</strong></h2>



<p>Memasuki tahun kedua penelitian, tim peneliti telah mencatat sejumlah capaian penting selama pelaksanaan tahun pertama pada 2025.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Pengajuan Paten Sederhana</strong></h3>



<p>Tim berhasil menyusun dan sedang mengusulkan paten sederhana berjudul:</p>



<p><strong>“Metode Formulasi Nanopartikel PLGA Madu Trigona sp dan Albumin Ikan Gabus sebagai Suplemen Terapi Tuberkulosis”</strong></p>



<p>Saat ini paten tersebut sedang memasuki tahap uji substantif di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dengan kepemilikan bersama antara Unimed dan ARN.</p>



<p>Capaian ini menjadi indikator penting bahwa hasil penelitian memiliki unsur kebaruan dan potensi aplikasi yang tinggi.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Publikasi Internasional Pertama Telah Terbit</strong></h3>



<p>Kolaborasi penelitian juga berhasil menghasilkan publikasi internasional pertama di jurnal <strong>Tropical Journal of Natural Product Research (TJNPR)</strong> dengan judul:</p>



<p><strong><em>&#8220;Physicochemical Quality and GC–MS-Based Chemical Fingerprinting of Trigona Honey from Riau in Compliance with SNI 8664:2024&#8221;</em></strong><strong></strong></p>



<p>Publikasi tersebut membahas karakteristik fisikokimia dan profil senyawa madu Trigona yang menjadi salah satu bahan utama dalam penelitian.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Publikasi Kedua pada Bidang Nanoteknologi</strong></h3>



<p>Selain itu, tim juga telah mengajukan artikel ilmiah kedua ke jurnal internasional <strong>Applied Nanoscience</strong> dengan judul:</p>



<p><strong><em>&#8220;Preparation and Physicochemical Characterization of PLGA Nanoparticles Co-Encapsulating Complex Hydrophilic Natural Biomaterials (Channa striata and Trigona Honey)&#8221;</em></strong><strong></strong></p>



<p>Artikel tersebut berfokus pada proses formulasi dan karakterisasi nanopartikel yang menggabungkan albumin ikan gabus dan madu Trigona.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tahun Kedua Fokus pada Penguatan Pengembangan Produk</strong></h2>



<p>Pada tahun kedua pelaksanaan program, proses administrasi kontrak penelitian antara Unimed dan tim peneliti sedang berlangsung.</p>



<p>Tahap ini menjadi langkah awal untuk melanjutkan pengembangan formula yang telah dihasilkan pada tahun pertama menuju tahapan yang lebih lanjut.</p>



<p>Diharapkan penelitian tahun kedua dapat menghasilkan data yang semakin komprehensif sekaligus mempercepat proses hilirisasi menuju produk inovatif berbasis herbal dan nanoteknologi.</p>



<p>Selain itu, penelitian lanjutan juga berpotensi memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan produk kesehatan berbasis bahan alam yang didukung oleh teknologi farmasi modern.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/niosom-penghantaran-obat-modern/">Niosom: Inovasi Penghantaran Obat Modern yang Mulai Dilirik untuk Efektivitas Tinggi</a></strong></p>



<p>***</p>



<p>Kolaborasi antara ARN, FMIPA Unimed, Universitas Tjut Nyak Dien, dan Universitas Padjadjaran menunjukkan bagaimana sinergi antara industri dan akademisi dapat menghasilkan inovasi kesehatan yang berpotensi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>



<p>Memasuki tahun kedua, riset <strong>“Pengembangan Produk Herbal Nanopartikel Madu Trigona dan Albumin Ikan Gabus sebagai Terapi Tuberkulosis”</strong> telah menunjukkan progres yang menjanjikan melalui capaian paten, publikasi internasional, serta dukungan pendanaan dari Program Hilirisasi Riset Prioritas Nasional.</p>



<p>Dengan memadukan kekayaan bahan alam Indonesia dan teknologi nanopartikel modern, penelitian ini diharapkan dapat membuka peluang lahirnya produk inovatif yang mendukung pengembangan terapi pendamping tuberkulosis berbasis riset dan sains.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/riset-terapi-tuberkulosis-herbal-nanopartikel-arn-unimed/">PT ARN dan FMIPA Unimed Lanjutkan Riset Prioritas Nasional Terapi Tuberkulosis Berbasis Herbal Nanopartikel</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasil Uji ChannaFit Nanoemulsi Sebagai Peningkat Nafsu Makan yang Lebih Optimal</title>
		<link>https://www.channa.id/hasil-uji-channafit-nanoemulsi-peningkat-nafsu-makan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hasil-uji-channafit-nanoemulsi-peningkat-nafsu-makan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 03:19:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ChannaFit]]></category>
		<category><![CDATA[ITB]]></category>
		<category><![CDATA[Nanoemulsi]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3514</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Channa.id &#8211; Inovasi produk herbal berbasis teknologi terus berkembang di Indonesia. Salah satu terobosan terbaru datang dari kolaborasi antara PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) dan Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui pengembangan ChannaFit Nanoemulsi, formulasi modern dari produk berbahan dasar ikan gabus yang ditujukan untuk mendukung peningkatan nafsu makan dan kondisi tubuh. Baca &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/hasil-uji-channafit-nanoemulsi-peningkat-nafsu-makan/"> <span class="screen-reader-text">Hasil Uji ChannaFit Nanoemulsi Sebagai Peningkat Nafsu Makan yang Lebih Optimal</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/hasil-uji-channafit-nanoemulsi-peningkat-nafsu-makan/">Hasil Uji ChannaFit Nanoemulsi Sebagai Peningkat Nafsu Makan yang Lebih Optimal</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Berita Channa.id &#8211;</strong> Inovasi produk herbal berbasis teknologi terus berkembang di Indonesia. Salah satu terobosan terbaru datang dari kolaborasi antara PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) dan <a href="https://fa.itb.ac.id/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB)</a> melalui pengembangan ChannaFit Nanoemulsi, formulasi modern dari produk berbahan dasar ikan gabus yang ditujukan untuk mendukung peningkatan nafsu makan dan kondisi tubuh.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/reformulasi-channafit-nanoemulsi-kolaborasi-itb/">Reformulasi ChannaFit – Optimasi dan Evaluasi Sirup Nanoemulsi Produk ChannaFit</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Penelitian Kolaborasi PT MMP dan Sekolah Farmasi ITB Masuki Tahap Pengujian Efektivitas</strong></h2>



<p>Setelah sebelumnya memasuki tahap reformulasi dan optimasi nanoemulsi, kini penelitian Channa Fit Nanoemulsi memasuki fase penting berupa uji efektivitas in vivo terhadap hewan uji. Hasil awal penelitian menunjukkan potensi yang menjanjikan dibandingkan formula original maupun produk kompetitor.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengembangan Lanjutan ChannaFit dengan Teknologi Nanoemulsi Melalui Pengujian Ketat In Vivo</strong></h2>



<p>Eksperimen klinis berbasis in vivo ini dijalankan oleh peneliti SF ITB, apt. Devy Nur Azalia Hasanuddin, M.S.Farm., di bawah pengawasan langsung pakar farmasi <a href="https://itb.ac.id/staf/profil/heni-rachmawati" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Prof. Dr. apt. Heni Rachmawati, M.Si.</a> yang merupakan peneliti dan akademisi dari Sekolah Farmasi ITB yang memiliki fokus riset pada bidang formulasi dan sistem penghantaran obat modern.</p>



<p>Pengamatan komprehensif dilakukan selama 24 hari penuh, yang berlangsung sepanjang bulan Februari hingga Maret 2026. ChannaFit Nanoemulsi dikembangkan menggunakan teknologi nanoemulsi yang bertujuan meningkatkan ketersediaan hayati (bioavailability) bahan aktif sehingga lebih mudah diserap tubuh. Teknologi ini juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas produk dibandingkan formulasi konvensional.</p>



<p>Formulasi ChannaFit sendiri mengandung kombinasi bahan herbal dan nutrisi seperti ekstrak ikan gabus (Channa striata), meniran (Phyllantus niruri), dan temulawak (Curcuma xanthorrhiza).</p>



<p>Ketiga bahan tersebut dikenal luas memiliki manfaat dalam mendukung kondisi tubuh, pemulihan, serta membantu meningkatkan nafsu makan.</p>



<p>Untuk mendapatkan data yang akurat dan objektif, tim peneliti membagi subjek uji ke dalam beberapa kelompok pembanding yang ketat, antara lain:</p>



<ul>
<li>Kelompok kontrol negatif.</li>



<li>Kelompok ChannaFit original.</li>



<li>Kelompok produk ikan gabus lainnya yang tersedia di pasaran. </li>



<li>Tiga variasi kelompok dosis ChannaFit Nanoemulsi (dosis rendah, sedang, dan tinggi).</li>
</ul>



<p id="p-rc_9c2a0a579f5d87e1-52">Indikator utama yang diamati secara berkala selama masa pemeliharaan mencakup dinamika perubahan berat badan hewan uji serta volume konsumsi pakan harian mereka. Pendekatan ini dilakukan untuk melihat secara objektif pengaruh formula nanoemulsi terhadap respons fisiologis hewan uji dibandingkan produk pembanding lainnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keunggulan Nanoemulsi: Efek Dose-Dependent yang Ungguli Kompetitor</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1376" height="768" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/05/Gambar-2-Hasil-Uji-Channa-Fit-Nanoemulsi-Tunjukkan-Potensi-Tingkatkan-Nafsu-Makan-Lebih-Optimal.png" alt="Gambar 2 - Hasil Uji Channa Fit Nanoemulsi Tunjukkan Potensi Tingkatkan Nafsu Makan Lebih Optimal" class="wp-image-3517"/><figcaption class="wp-element-caption">Dokumentasi tahap pencekokan administrasi ChannaFit NE ke tikus uji</figcaption></figure>



<p>Berdasarkan hasil pengujian in vivo, ChannaFit Nanoemulsi menunjukkan potensi yang signifikan dalam meningkatkan nafsu makan hewan uji. Hal ini terlihat dari peningkatan konsumsi pakan serta kenaikan berat badan selama periode pengamatan.</p>



<p>Efek paling optimal ditemukan pada kelompok yang menerima <strong>ChannaFit Nanoemulsi dosis tinggi</strong>, yang menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan kelompok kontrol negatif dengan nilai statistik <strong>p &lt; 0,05</strong>.</p>



<p>Menariknya, penelitian juga menunjukkan adanya efek <strong>dose-dependent</strong>, yaitu semakin tinggi dosis yang diberikan maka semakin besar pengaruh yang terlihat pada parameter pengujian.</p>



<p>Selain itu, performa ChannaFit Nanoemulsi disebut memiliki hasil yang lebih baik dibanding ChannFit dan produk ekstrak ikan gabus lainnya yang tersedia di pasaran.</p>



<p>Secara ilmiah, keunggulan ini lahir berkat implementasi teknologi nanoemulsi. Rekayasa ukuran partikel tersebut berhasil meningkatkan ketersediaan hayati (bioavailability) dari zat aktif yang terkandung di dalam sinergi ekstrak ikan gabus, meniran, dan temulawak. Alhasil, tubuh dapat menyerap dan memanfaatkan nutrisi tersebut dengan jauh lebih instan dan optimal.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Menuju Publikasi Ilmiah Nasional dan Internasional</strong></h2>



<p>Keberhasilan pengujian fase ini memperkuat posisi ChannaFit sebagai produk herbal modern yang mutunya didukung penuh oleh data berbasis bukti (<em>evidence-based medicine</em>). Ke depan, detail komparasi dan data angka dari riset ini tidak hanya berhenti di atas meja laboratorium.</p>



<p>Saat ini, detail lengkap hasil penelitian sedang dalam tahap penyusunan oleh tim PT MMP bersama Sekolah Farmasi ITB. Publikasi ilmiah tersebut ditargetkan dapat diterbitkan pada jurnal nasional maupun internasional sebagai bentuk kontribusi riset bersama antara industri dan akademisi.</p>



<p>Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mendorong pengembangan produk herbal Indonesia berbasis bukti ilmiah dan teknologi modern. Tidak hanya berfokus pada pemasaran produk, penelitian ini juga menunjukkan komitmen untuk menghadirkan produk herbal dengan pendekatan akademik, pengujian terukur, dan validasi ilmiah yang lebih kuat.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/niosom-penghantaran-obat-modern/">Niosom: Inovasi Penghantaran Obat Modern yang Mulai Dilirik untuk Efektivitas Tinggi</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p>Hasil penelitian ChannaFit Nanoemulsi menunjukkan potensi yang menjanjikan sebagai produk herbal peningkat nafsu makan dengan efektivitas yang lebih optimal dibandingkan formula konvensional.</p>



<p>Melalui dukungan teknologi nanoemulsi serta kolaborasi bersama Sekolah Farmasi ITB, pengembangan ChannaFit menjadi salah satu contoh inovasi herbal Indonesia yang menggabungkan bahan alami dengan pendekatan sains modern.</p>



<p>Ke depan, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat posisi produk herbal nasional agar semakin dipercaya masyarakat sekaligus memiliki daya saing yang lebih tinggi di dunia kesehatan berbasis riset.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/hasil-uji-channafit-nanoemulsi-peningkat-nafsu-makan/">Hasil Uji ChannaFit Nanoemulsi Sebagai Peningkat Nafsu Makan yang Lebih Optimal</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ChannaMed Terbukti Efektif dalam Penyembuhan Luka Insisi</title>
		<link>https://www.channa.id/channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 08:31:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ChannaMed]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<category><![CDATA[Riset Ilmiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3447</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Channa.id – Sebuah kolaborasi riset strategis antara dunia industri dan akademisi baru saja mencatatkan hasil yang menjanjikan. PT MMP bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya telah menyelesaikan penelitian intensif mengenai efektivitas penyembuhan luka menggunakan ChannaMed Gel. Riset yang bertajuk “Peran Channa Med Gel Terhadap Penyembuhan Luka Insisi pada &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi/"> <span class="screen-reader-text">ChannaMed Terbukti Efektif dalam Penyembuhan Luka Insisi</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi/">ChannaMed Terbukti Efektif dalam Penyembuhan Luka Insisi</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Berita</strong> <strong>Channa.id</strong> – Sebuah kolaborasi riset strategis antara dunia industri dan akademisi baru saja mencatatkan hasil yang menjanjikan. <strong>PT MMP</strong> bekerja sama dengan <strong><a href="https://fkh.uwks.ac.id/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Wijaya Kusuma (UWK)</a> Surabaya</strong> telah menyelesaikan penelitian intensif mengenai efektivitas penyembuhan luka menggunakan <strong><a href="https://www.channa.id/channamed/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">ChannaMed Gel</a></strong>.</p>



<p>Riset yang bertajuk <em>“Peran Channa Med Gel Terhadap Penyembuhan Luka Insisi pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Secara Makroskopis dan Histopatologi”</em> ini memberikan angin segar bagi inovasi produk kesehatan di Indonesia.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignright size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="828" height="1338" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/03/Gambar-9-Pengujian-Produk-ChannaMed-Gel-Oleh-FKH-UWK-dan-PT-MMP.jpeg" alt="Gambar 2 - Pengujian Produk ChannaMed Gel Oleh FKH UWK dan PT MMP crop" class="wp-image-3454" style="width:319px;height:auto"/></figure></div>


<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keunggulan di Atas Standar Medis</strong></h2>



<p>Salah satu temuan paling menjanjikan dalam penelitian in vivo ini adalah efektivitas ChannaMed yang melampaui harapan. Berdasarkan data pengujian, ChannaMed 0,05% menunjukkan hasil penyembuhan luka yang sangat baik, bahkan saat dibandingkan dengan kontrol positif Klindamisin 1%.</p>



<p>Parameter keberhasilan yang diamati tim peneliti meliputi:</p>



<ul>
<li><strong>Kecepatan durasi</strong> kesembuhan luka<sup></sup><sup></sup><sup></sup><sup></sup>.</li>



<li>Penurunan tingkat <strong>kebengkakan dan kemerahan</strong> secara signifikan<sup></sup><sup></sup><sup></sup><sup></sup>.</li>



<li>Kontrol terhadap <strong>cairan luka</strong> dan tanda-tanda peradangan.</li>
</ul>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus/">Target Stunting Nol Persen di 2030! Pemkab Sergai Gandeng PT MMP dan Binus!</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sinergi Industri dan Pendidikan</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignright size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="921" height="892" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/03/Gambar-6-Pengujian-Produk-ChannaMed-Gel-Oleh-FKH-UWK-dan-PT-MMP-crop.jpg" alt="Gambar 3 - Pengujian Produk ChannaMed Gel Oleh FKH UWK dan PT MMP crop" class="wp-image-3455" style="width:412px;height:auto"/></figure></div>


<p>Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan PKS pada 15 Desember 2025 oleh Bapak Sutristo selaku pimpinan PT MMP dan Drh. Desty Apritya, M.Vet. dari FKH UWK. Penelitian yang berlangsung di Laboratorium Hewan Coba dan Laboratorium Patologi ini memakan waktu sekitar tiga minggu pada periode Januari hingga Februari 2026.</p>



<p>Tak hanya bermanfaat bagi pengembangan produk, riset ini juga berkontribusi pada pencetakan talenta baru di dunia kedokteran hewan. Data penelitian ini menjadi basis skripsi bagi tiga mahasiswa S1 FKH UWK: <strong>Agreta Gristatama Novia H</strong> <strong>(kiri)</strong>, <strong>Fitrah Amami (tengah)</strong>, dan <strong>Lira Amelia</strong> <strong>(kanan)</strong>, <strong>di bawah bimbingan</strong> <strong>Drh. Desty Apritya, M. Vet</strong>..</p>



<p>&#8220;Hasil ini menjadi data pendukung marketing yang sangat kuat bagi kami, sekaligus membuktikan bahwa produk lokal memiliki basis saintifik yang solid,&#8221; <strong>ungkap Dr. Guntur Berlian, M.Si, Manager Scientific Affairs dari PT MMP</strong></p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/kolaborasi-binus-pemkab-sergai-usu-dan-pt-mmp-berhasil-turunkan-angka-stunting-kabupaten-serdang-bedagai/">Kolaborasi Binus, Pemkab Sergai, USU dan PT MMP Berhasil Turunkan Angka Stunting 38% di Kabupaten Serdang Bedagai</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Publikasi Hasil Penelitian</strong></h2>



<p>Meskipun masih menunggu hasil histopatologi, saat ini penelitian telah memasuki tahap penulisan laporan akhir. Laporan penelitian tersebut akan dituliskan dalam bentuk 3 skripsi sarjana kedokteran hewan serta publikasi ilmiah bersama (paper) yang dipublikasi di jurnal nasional dan internasional sebagai bukti validasi kualitas produk ChannaMed secara ilmiah.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi/">ChannaMed Terbukti Efektif dalam Penyembuhan Luka Insisi</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stunting di Indonesia: Strategi, Tantangan, dan Inovasi Lokal</title>
		<link>https://www.channa.id/stunting-di-indonesia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=stunting-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 01:09:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Channa Fit]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting di Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3300</guid>

					<description><![CDATA[<p>Topik stunting di Indonesia &#8211; Stunting adalah kondisi di mana anak gagal tumbuh secara optimal, khususnya dalam hal tinggi badan sesuai usia. Penyebabnya beragam, di antaranya adalah malnutrisi kronis, infeksi berulang, sanitasi buruk, dan pola asuh yang kurang tepat, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi ini bukan sekadar “pendek”, tetapi memiliki konsekuensi jangka &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/stunting-di-indonesia/"> <span class="screen-reader-text">Stunting di Indonesia: Strategi, Tantangan, dan Inovasi Lokal</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/stunting-di-indonesia/">Stunting di Indonesia: Strategi, Tantangan, dan Inovasi Lokal</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Topik stunting di Indonesia</strong> &#8211; Stunting adalah kondisi di mana anak gagal tumbuh secara optimal, khususnya dalam hal tinggi badan sesuai usia. Penyebabnya beragam, di antaranya adalah malnutrisi kronis, infeksi berulang, sanitasi buruk, dan pola asuh yang kurang tepat, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).</p>



<p>Kondisi ini bukan sekadar “pendek”, tetapi memiliki konsekuensi jangka panjang, seperti perkembangan kognitif yang terganggu, prestasi sekolah menurun, produktivitas di masa dewasa turun, serta berpotensi memperkuat siklus kemiskinan antar generasi.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/channafit-berhasil-memberikan-dampak-terbaik-dalam-penanganan-stunting-pada-kolaborasi-penelitian-oleh-binus-usu-dan-pt-mmp-di-serdang-bedagai/">ChannaFit Berhasil Memberikan Dampak Terbaik dalam Penanganan Stunting pada Kolaborasi Penelitian oleh BINUS, USU, dan PT MMP di Serdang Bedagai</a></strong></p>



<p>Dalam dekade terakhir, angka stunting terus menjadi fokus utama kebijakan nasional. Upaya pemerintah melalui berbagai strategi telah mendorong penurunan prevalensi stunting dari level tinggi beberapa tahun lalu menjadi sekitar ± 21–22% pada tahun 2023–2024, meskipun target nasional di bawah Peraturan Presiden No. 72/2021 adalah 14% pada 2024. Secara garis besar, Pemerintah mengadopsi pendekatan holistik dan multisektoral untuk mengatasi permasalahan stunting. Hal ini juga sejalan dengan <a href="https://stunting.go.id/wp-content/uploads/2020/08/Stranas_Percepatan_Pencegahan_Anak_Kerdil.pdf" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (stunting)</a>:</p>



<h2 class="wp-block-heading">Regulasi dan Koordinasi Lintas Sektor</h2>



<p>Perpres No. 72 Tahun 2021 menetapkan stunting sebagai prioritas nasional, dengan peran berbagai kementerian/lembaga, pemerintah provinsi/kabupaten/kota, hingga desa. Hal ini mencakup pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di tiap tingkat pemerintahan untuk mengoordinasikan pelaksanaan program secara efektif.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pendekatan Gizi Terintegrasi</h2>



<p>Upaya ini meliputi pemberian suplementasi gizi, edukasi pola makan, serta intervensi kesehatan ibu dan anak sejak kehamilan hingga usia bawah lima tahun. Program seperti <em>Supplementary Feeding Program</em> (SFP) memberikan makanan tambahan bergizi kepada balita yang kekurangan gizi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Perbaikan Layanan Kesehatan</h2>



<p>Program kesehatan ibu dan anak, termasuk pemeriksaan kehamilan rutin, pemberian ASI eksklusif, imunisasi lengkap, dan konseling gizi. Hal ini menjadi bagian penting dari preventif utama untuk mencegah stunting sejak dini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Intervensi Berbasis Keluarga</h2>



<p>Keluarga berperan sebagai garda terdepan penanganan stunting, berikut pendampingan kesehatan, pendidikan asuh, serta akses terhadap layanan dan informasi terkait gizi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Implementasi Produk Lokal: Studi di Sumatera Utara</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="2216" height="2216" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/02/F-Vemuno.png" alt="" class="wp-image-3417" style="object-fit:cover;width:350px;height:350px"/></figure></div>


<p>Sebuah publikasi penting yang baru-baru ini dirilis oleh jurnal <a href="https://www.nature.com/articles/s41598-024-61462-z" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Scientific Reports</a> pada tahun 2024 adalah penelitian berjudul <em>“Monitoring and evaluation of childhood stunting reduction program based on fish supplement product in North Sumatera, Indonesia”</em> oleh Pardamean dkk.</p>



<p>Studi ini mengevaluasi program intervensi stunting berbasis suplemen ikan gabus (<em>Channa striata</em>) yang dikombinasikan dengan ramuan herbal Temulawak (<em>Curcuma xanthorrhiza</em>) dan Meniran (<em>Phyllanthus niruri</em>) terhadap pertumbuhan balita stunting di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, selama 6 bulan.</p>



<p>Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa inovasi berbasis sumber daya lokal dapat mendukung upaya nasional, terutama dalam meningkatkan status gizi anak stunting. Suplementasi bahan berbasis ikan berhasil menurunkan prevalensi stunting sebesar ± 37% anak balita dengan status stunting awal. Penilaian tersebut ditarik berdasarkan rata-rata nilai <em>Height-for-Age Z-score</em> (HAZ) dan <em>Weight-for-Height Z-score</em> (WHZ) meningkat secara signifikan setelah suplementasi produk ikan lokal dibanding hanya makanan tambahan lainnya.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus/">Target Stunting Nol Persen di 2030! Pemkab Sergai Gandeng PT MMP dan Binus!</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Implementasi Produk Lokal: Studi di Sulawesi Tengah dan daerah lainnya</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1182" height="1182" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2022/08/ChannaFit-2.webp" alt="" class="wp-image-952" style="object-fit:cover;width:350px;height:350px" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2022/08/ChannaFit-2.webp 1182w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2022/08/ChannaFit-2-300x300.webp 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2022/08/ChannaFit-2-1024x1024.webp 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2022/08/ChannaFit-2-150x150.webp 150w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2022/08/ChannaFit-2-768x768.webp 768w" sizes="(max-width: 1182px) 100vw, 1182px" /></figure></div>


<p>Selain dilakukan di Sumatera Utara, evaluasi program intervensi stunting berbasis suplemen ikan gabus yang dikombinasikan dengan Temulawak dan Meniran terhadap pertumbuhan balita stunting juga dilakukan di beberapa daerah lain di Indonesia, di antaranya di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Hasil penelitian penurunan stunting selama periode 6 bulan di lokasi ini dilaporkan masih dalam tahap pengolahan data. Berbagai daerah lain, seperti salah satu kabupaten di Jawa Timur juga ditengarai akan ikut melakukan projek serupa.</p>



<p>Projek implementasi produk lokal untuk penekanan stunting dapat berjalan dengan sukses karena didukung dan melibatkan pihak akademisi dan Dinas Kesehatan di daerah lokus penelitian tersebut.</p>



<p>***</p>



<p>Contoh hasil dari studi di atas berhasil membuka jendela pemahaman yang penting, yaitu: intervensi lokal berbasis sumber daya setempat seperti makanan dari ikan lokal bisa menjadi alternatif atau pendamping program nasional. Hal ini bersifat relevan untuk daerah-daerah dengan sumber protein hewani melimpah seperti Sumatera Utara, dimana pendekatan semacam ini diharapkan dapat memperkuat program nasional melalui strategi yang lebih kontekstual.</p>



<p>Penanganan stunting di Indonesia merupakan kerja besar lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat hingga keluarga. Strategi yang berjalan tidak hanya fokus pada pemberian makanan tambahan, tetapi juga edukasi gizi, kesehatan ibu dan anak, sanitasi, serta pemantauan yang konsisten. Dalam jangka panjang, menggabungkan intervensi nasional yang terprogram dengan solusi lokal yang adaptif berpotensi mempercepat penurunan stunting secara lebih efektif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.</p>



<p><strong>Daftar Pustaka</strong></p>



<p>Tim Percepatan Penurunan Stunting-Setwapres. <em>Strategi Nasional Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting 2025-2029</em>. <strong>2025.</strong> Kementrian Sekretariat Negara Republik Indonesia.</p>



<p>Pardamean B, et al. Monitoring and evaluation of childhood stunting reduction program based on fish supplement product in North Sumatera, Indonesia. <em>Scientific Reports</em>, <strong>2024</strong>. 14:11674. DOI 10.1038/s41598-024-61462-z</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/stunting-di-indonesia/">Stunting di Indonesia: Strategi, Tantangan, dan Inovasi Lokal</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Reformulasi ChannaFit &#8211; Optimasi dan Evaluasi Sirup Nanoemulsi Produk ChannaFit</title>
		<link>https://www.channa.id/reformulasi-channafit-nanoemulsi-kolaborasi-itb/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=reformulasi-channafit-nanoemulsi-kolaborasi-itb</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 08:02:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ChannaFit]]></category>
		<category><![CDATA[Herbal Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[ITB]]></category>
		<category><![CDATA[Nanoemulsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3173</guid>

					<description><![CDATA[<p>Channa.id &#8211; Industri herbal nasional terus mengalami perkembangan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk kesehatan yang aman, alami, dan berbasis ilmiah. Menjawab tantangan tersebut, CV PJ Herbal Nusantara resmi menjalin kerja sama penelitian dengan Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam pengembangan produk Channa Fit berbasis teknologi nanoemulsi. Langkah Optimalisasi Produk Herbal Berbasis Teknologi Nano &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/reformulasi-channafit-nanoemulsi-kolaborasi-itb/"> <span class="screen-reader-text">Reformulasi ChannaFit &#8211; Optimasi dan Evaluasi Sirup Nanoemulsi Produk ChannaFit</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/reformulasi-channafit-nanoemulsi-kolaborasi-itb/">Reformulasi ChannaFit &#8211; Optimasi dan Evaluasi Sirup Nanoemulsi Produk ChannaFit</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Channa.id</strong> &#8211; Industri herbal nasional terus mengalami perkembangan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk kesehatan yang aman, alami, dan berbasis ilmiah. Menjawab tantangan tersebut, <strong>CV PJ Herbal Nusantara</strong> resmi menjalin kerja sama penelitian dengan <strong>Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB)</strong> dalam pengembangan produk <strong>Channa Fit berbasis teknologi nanoemulsi.</strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Langkah Optimalisasi Produk Herbal Berbasis Teknologi Nano untuk Daya Serap Lebih Baik</strong></h2>



<p>Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada 8 April 2025, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu, stabilitas, serta efektivitas produk herbal agar semakin kompetitif dan berstandar akademik.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Sebuah Kolaborasi Riset Antara Herbal Nusantara dan Sekolah Farmasi ITB</h2>



<p>Perjanjian kerja sama ini melibatkan CV PJ Herbal Nusantara sebagai pihak pertama dan Sekolah Farmasi ITB sebagai pihak kedua. Penelitian berada di bawah tanggung jawab Prof. Dr. apt. Heni Rachmawati, M.Si., sebagai Guru Besar dan peneliti Sekolah Farmasi ITB yang dikenal memiliki kepakaran di bidang sistem penghantaran obat dan sediaan farmasi modern.</p>



<p>Ruang lingkup kerja sama difokuskan pada reformulasi dan optimasi produk Channa Fit dalam bentuk sirup nanoemulsi, dengan tujuan meningkatkan daya serap tubuh, aktivitas biologis, serta memperbaiki aroma dan tampilan produk agar lebih diterima oleh konsumen masyarakat.</p>



<p>Kegiatan penelitian dan pengujian dilaksanakan di Gedung Yusuf Panigoro, Labtek VII, Sekolah Farmasi ITB, Bandung.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/channafit-berhasil-memberikan-dampak-terbaik-dalam-penanganan-stunting-pada-kolaborasi-penelitian-oleh-binus-usu-dan-pt-mmp-di-serdang-bedagai/">ChannaFit Berhasil Memberikan Dampak Terbaik dalam Penanganan Stunting pada Kolaborasi Penelitian oleh BINUS, USU, dan PT MMP di Serdang Bedagai</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading">Fokus Penelitian: Nanoemulsi untuk Kualitas Produk Lebih Unggul</h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1376" height="768" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/01/Gambar-2-Reformulasi-ChannaFit.png" alt="Gambar 2 - Reformulasi ChannaFit" class="wp-image-3177" style="width:625px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Ilustrasi ChannaFit dan penelitian oleh Prof. Dr. apt. Heni Rachmawati, M.Si.</figcaption></figure>



<p>Teknologi <strong>nanoemulsi</strong> dipilih karena mampu menghasilkan ukuran partikel yang sangat kecil sehingga memungkinkan <strong>penyerapan zat aktif yang lebih cepat dan optimal</strong> di dalam tubuh. Dalam penelitian ini, tim peneliti melakukan beberapa tahapan penting, antara lain:</p>



<ol>
<li><strong>Optimasi formula nanoemulsi</strong> untuk mendapatkan stabilitas dan efektivitas terbaik</li>



<li><strong>Formulasi hasil optimasi</strong> dengan berbagai sumber bahan baku</li>



<li><strong>Karakterisasi mutu standar sediaan sirup</strong></li>



<li><strong>Uji stabilitas dipercepat selama 1 bulan dan 6 bulan</strong></li>
</ol>



<p>Tahapan ini bertujuan memastikan bahwa produk <strong>ChannaFit</strong> tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga <strong>stabil, aman, dan konsisten kualitasnya</strong> selama penyimpanan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Uji Efek Peningkatan Nafsu Makan pada Hewan Uji</h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1536" height="1024" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/01/Gambar-3-Reformulasi-ChannaFit.png" alt="Gambar 3 - Reformulasi ChannaFit" class="wp-image-3179" style="width:610px;height:auto"/></figure>



<p>Selain pengujian mutu fisik dan stabilitas, kerja sama ini juga mencakup uji farmakologis berupa penelitian efek peningkatan nafsu makan setelah pemberian <strong>ChannaFit nanoemulsi</strong> pada hewan uji.</p>



<p>Penelitian ini dilakukan oleh apt. Devy Nur Azalia Hasanuddin, M.S.Farm., peneliti dari Sekolah Farmasi ITB, dengan menggunakan tikus uji. Studi ini ditargetkan selesai pada April 2026, dan diharapkan dapat menjadi bukti ilmiah pendukung klaim manfaat produk ChannaFit.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/kolaborasi-binus-pemkab-sergai-usu-dan-pt-mmp-berhasil-turunkan-angka-stunting-kabupaten-serdang-bedagai/">Kolaborasi Binus, Pemkab Sergai, USU dan PT MMP Berhasil Turunkan Angka Stunting 38% di Kabupaten Serdang Bedagai</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading">Komitmen Pengembangan Produk Herbal Berbasis Sains</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignright size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="502" height="605" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/01/Gambar-5-Reformulasi-ChannaFit.jpeg" alt="Gambar 4 - Reformulasi ChannaFit" class="wp-image-3178" style="width:148px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Foto dokumentasi uji reformulasi ChannaFit</figcaption></figure></div>


<p>Jangka waktu kerja sama penelitian ini ditetapkan selama 1 (satu) tahun kalender sejak tanggal penandatanganan perjanjian. Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen Herbal Nusantara dalam menghadirkan produk herbal yang tidak hanya alami, tetapi juga berbasis riset dan teknologi farmasi modern.</p>



<p>Dengan menggandeng institusi pendidikan tinggi seperti ITB, Herbal Nusantara menegaskan keseriusannya dalam meningkatkan kredibilitas, daya saing, serta kepercayaan konsumen terhadap produk-produk herbal dalam negeri.</p>



<p>Kerja sama antara Herbal Nusantara dan Sekolah Farmasi ITB dalam pengembangan nanoemulsi ChannaFit menjadi langkah penting dalam mendorong inovasi produk herbal Indonesia. </p>



<p>Melalui pendekatan ilmiah, pengujian terstandar, serta dukungan peneliti akademik, produk ChannaFit diharapkan mampu memberikan manfaat kesehatan yang lebih optimal dan teruji.</p>



<p>Kolaborasi ini juga mencerminkan sinergi positif antara industri dan akademisi dalam membangun ekosistem riset herbal nasional yang berkelanjutan dan berorientasi pada mutu tinggi.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/reformulasi-channafit-nanoemulsi-kolaborasi-itb/">Reformulasi ChannaFit &#8211; Optimasi dan Evaluasi Sirup Nanoemulsi Produk ChannaFit</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Target Stunting Nol Persen di 2030! Pemkab Sergai Gandeng PT MMP dan Binus!</title>
		<link>https://www.channa.id/target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Zafrullah]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 07:55:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[binus university]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<category><![CDATA[Sergai]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=2163</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Channa.id &#8211; Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) semakin serius dalam menekan angka stunting. Pada Jumat, 22 Agustus 2025, Pemkab Sergai bersama PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) dan Binus University menandatangani adendum Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kampus Binus Medan. Kesepakatan ini menegaskan target pemerintah: menurunkan angka stunting hingga nol persen sebelum 2030. Dokumen &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus/"> <span class="screen-reader-text">Target Stunting Nol Persen di 2030! Pemkab Sergai Gandeng PT MMP dan Binus!</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus/">Target Stunting Nol Persen di 2030! Pemkab Sergai Gandeng PT MMP dan Binus!</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Berita Channa</strong>.<strong>id</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) semakin serius dalam menekan angka stunting. Pada Jumat, 22 Agustus 2025, Pemkab Sergai bersama PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) dan Binus University menandatangani adendum Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kampus Binus Medan. Kesepakatan ini menegaskan target pemerintah: menurunkan angka stunting hingga nol persen sebelum 2030.</p>



<p>Dokumen amandemen ditandatangani oleh dr. Yohnly B Dachban selaku Kepala Dinas Kesehatan, Drs. Sutristo selaku Direktur PT Mega Medica Pharmaceuticals (PT MMP), dan Prof. Dr. Bens Pardamean (BDSRC – BINUS University) mewakili Prof. Dr. Juneman Abraham, S.Psi., M.Si. (Wakil Rektor Bidang Riset dan Alih Teknologi – BINUS University).</p>



<p>Acara ini juga menghadirkan tokoh kunci lainnya, antara lain Budi, SE, MM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara, Drs. Zulfikar mewakili H. Darma Wijaya – Bupati Serdang Bedagai, dan Tri Juniarty, S.Kom, MM – Direktur Kampus BINUS @Medan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Komitmen Tiga Pilar: Pemerintah, Swasta, dan Perguruan Tinggi</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1000" height="631" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/08/Target-Stunting-Nol-Persen-di-2030-Pemkab-Sergai-Gandeng-PT-MMP-dan-Binus-2.jpeg" alt="" class="wp-image-2168" style="width:782px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Penandatanganan adendum Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kampus Binus Medan. | Foto: Dokumentasi PT MMP dan Binus</figcaption></figure>



<p>Kolaborasi ini melibatkan tiga pilar utama: pemerintah daerah sebagai penggerak kebijakan, perguruan tinggi sebagai pusat riset dan teknologi, serta pihak swasta yang menghadirkan inovasi produk dan dukungan lapangan.</p>



<p>“Penandatanganan Dokumen Adendum ini merupakan komitmen kami dan juga bukti penguatan kolaborasi untuk memantau stunting anak di Kabupaten Serdang Bedagai,” kata staf ahli Pemkab Sergai, Zulfikar kepada wartawan, Jumat (22/8/2025).</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keberhasilan Penurunan Stunting Menjadi Awal Modal Target Nol Persen!</strong></h2>



<p>Menurutnya, keberhasilan Sergai dalam menurunkan angka stunting secara signifikan menjadi tolak ukur untuk pencapaian angka nol persen.</p>



<p>“Target nasional penurunan angka stunting itu di angka 18 persen, namun kita berhasil memperkecilnya di angka 14,4 persen di tahun 2024. Mudah mudahan sebelum tahun 2030 kita sudah bisa mencapai nol persen,” kata Zulfikar.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kolaborasi Sejak 2022 Diperkuat Ulang</strong></h2>



<p>Menurutnya, keberhasilan Sergai dalam menurunkan angka stunting secara signifikan menjadi tolak ukur untuk pencapaian angka nol persen.</p>



<p>“Target nasional penurunan angka stunting itu di angka 18 persen, namun kita berhasil memperkecilnya di angka 14,4 persen di tahun 2024. Mudah mudahan sebelum tahun 2030 kita sudah bisa mencapai nol persen,” kata Zulfikar.</p>



<p>Sementara itu&nbsp; Prof. Dr. Bens Pardamean menjelaskan bahwa sejak 2022, Binus University melalui Binus Doctoral and Student Research Center (BDSRC) sudah bermitra dengan Dinas Kesehatan Sergai untuk pemantauan stunting. Kini, dengan penandatanganan adendum MoA, kerja sama tersebut dipertegas agar lebih terarah dan berkesinambungan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1000" height="750" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/08/Target-Stunting-Nol-Persen-di-2030-Pemkab-Sergai-Gandeng-PT-MMP-dan-Binus-4.jpeg" alt="" class="wp-image-2170" style="width:749px;height:auto"/></figure>



<p>“Kita berkomitmen mendukung pemberantasan stunting di semua wilayah di Indonesia, salah satunya Sergai. Melalui kolaborasi dengan pemkab dan PT MMP. Sumatera Utara merupakan pusat Indonesia Barat, dan kehadiran Binus University di Kota Medan adalah salah satu solusi untuk percepatan pemberantasan stunting,” katanya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pemanfaatan Teknologi dan Mahasiswa Turun Langsung Deteksi Dini Stunting di Sergai</strong></h2>



<p>Binus University menekankan pemanfaatan teknologi dan riset berbasis data. Fakultas computer science terlibat dalam sistem pemantauan digital, sementara mahasiswa diarahkan turun langsung ke desa-desa untuk membantu deteksi dini stunting. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk pengabdian masyarakat, sekaligus memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa.</p>



<p>Direktur Binus Medan, Tri Juaniarty menambahkan, Binus akan ikut mendorong percepatan pemberantasan stunting, melalui propoganda visual concern dengan menyertakan mahasiswa secara onside turun ke lapangan.</p>



<p>“Kita punya computer science development yang siap memonitoring, yang di-support oleh SDM Binus Medan, jadi nggak perlu jauh jauh lagi harus ke Jakarta, karena pasti lebih lama waktunya,” kata Tri.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Inovasi Produk untuk Cegah Stunting dan Tanggung Jawab Sosial</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="3018" height="1829" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/08/Target-Stunting-Nol-Persen-di-2030-Pemkab-Sergai-Gandeng-PT-MMP-dan-Binus-3.jpg" alt="" class="wp-image-2169" style="width:743px;height:auto"/></figure>



<p>Sementara itu, Sutristo menyebutkan, PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) terus bekomitmen mendukung program ini melalui riset produk nutrisi pencegah stunting.</p>



<p>Kolaborasi riset dengan berbagai universitas, termasuk USU, ITB, dan Binus, menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada Masyarakat local di Serdang Bedagai. Dirinya mengaku sangat miris dengan kondisi yang terjadi saat ini.</p>



<p>“Kita punya sumber daya alam yang cukup baik, namun angka stunting masih cukup tinggi. Ini mungkin bisa jadi acuan kita dalam membuat kebijakan selanjutnya. Mudah-mudahan kolaborasi riset dan kerjasama semua pihak akan memberikan hasil yang bermanfaat, khusus dalam penurunan angka balita stunting,” ujar Sutristo.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Diskusi Strategi untuk Implementasi Efektif untuk Kolaborasi</strong></h2>



<p>Dokumen ini menandai kelanjutan kolaboratif dari komitmen jangka panjang dalam penanggulangan dan pencegahan stunting di Kabupaten Serdang Bedagai.</p>



<p>Acara penandatanganan ini juga dilengkapi dengan diskusi panel yang membahas evaluasi kerja sama sebelumnya serta strategi baru agar program lebih efektif di lapangan yang diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih besar bagi penanggulangan stunting di Kabupaten Serdang Bedagai.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus/">Target Stunting Nol Persen di 2030! Pemkab Sergai Gandeng PT MMP dan Binus!</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Monitoring dan Evaluasi Program Suplementasi Balita Stunting di Kab. Donggala Sukses Dilaksanakan!</title>
		<link>https://www.channa.id/monitoring-dan-evaluasi-program-suplementasi-balita-stunting-di-kabupaten-donggala-sukses-dilaksanakan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=monitoring-dan-evaluasi-program-suplementasi-balita-stunting-di-kabupaten-donggala-sukses-dilaksanakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Zafrullah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2025 03:37:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[binus university]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=2122</guid>

					<description><![CDATA[<p>Program Suplementasi Balita Stunting di Puskesmas Lembasada Sukses, Hasil Kolaborasi PT MMP dan Binus Monitoring dan evaluasi program suplementasi balita stunting di Kabupaten Donggala telah sukses dilaksanakan pada tanggal 3-4 Juni 2025 di Puskesmas Lembasada, Kecamatan Banawa Selatan. Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh kunci, antara lain dr. Syahriar selaku Kepala Dinas Kesehatan, Jhon Stuart Wantania, &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/monitoring-dan-evaluasi-program-suplementasi-balita-stunting-di-kabupaten-donggala-sukses-dilaksanakan/"> <span class="screen-reader-text">Monitoring dan Evaluasi Program Suplementasi Balita Stunting di Kab. Donggala Sukses Dilaksanakan!</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/monitoring-dan-evaluasi-program-suplementasi-balita-stunting-di-kabupaten-donggala-sukses-dilaksanakan/">Monitoring dan Evaluasi Program Suplementasi Balita Stunting di Kab. Donggala Sukses Dilaksanakan!</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Program Suplementasi Balita Stunting di Puskesmas Lembasada Sukses, Hasil Kolaborasi PT MMP dan Binus</strong></p>



<p>Monitoring dan evaluasi program suplementasi balita stunting di Kabupaten Donggala telah sukses dilaksanakan pada tanggal 3-4 Juni 2025 di Puskesmas Lembasada, Kecamatan Banawa Selatan.</p>



<p>Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh kunci, antara lain dr. Syahriar selaku Kepala Dinas Kesehatan, Jhon Stuart Wantania, SKM. selaku Kepala Puskesmas, Prof. Dr. Bens Pardamean selaku Kepala Pusat Penelitian Bioinformatika dan Sains Data (BDSRC – BINUS University), dan dr. Sutristo selaku Direktur PT Mega Medica Pharmaceuticals (PT MMP).</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignright size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="1280" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Dokumentasi-Evaluasi-Program-Suplementasi-Stunting-Balita-PT-MMP-dan-Binus-3-1.jpg" alt="" class="wp-image-2127" style="width:303px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Foto Dokumentasi Binus</figcaption></figure></div>


<p><strong>Evaluasi Dilakukan Berdasarkan Data Lapangan Bidan yang Dianalisis BDSRC</strong></p>



<p>Sebanyak 18 bidan, seorang ahli gizi, dan seorang apoteker turut serta mendukung suksesnya acara ini. Diskusi difokuskan pada peninjauan dan evaluasi kemajuan program, berdasarkan data lapangan yang dikumpulkan oleh bidan dari Kecamatan Banawa Selatan dan dianalisis oleh ilmuwan data dari BDSRC.</p>



<p>Upaya kolaboratif ini memberikan wawasan berharga tentang efektivitas program dan area yang perlu ditingkatkan. Berbagai strategi dibahas untuk meningkatkan implementasi dan dampaknya, diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih besar dan berkontribusi signifikan terhadap penurunan angka stunting di Donggala.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/monitoring-dan-evaluasi-program-suplementasi-balita-stunting-di-kabupaten-donggala-sukses-dilaksanakan/">Monitoring dan Evaluasi Program Suplementasi Balita Stunting di Kab. Donggala Sukses Dilaksanakan!</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi PT MMP Gandeng Binus University Hadirkan Workshop Pengenalan AI Deep Learning NVIDIA</title>
		<link>https://www.channa.id/kolaborasi-pt-mmp-gandeng-binus-hadirkan-workshop-pengenalan-ai-deep-learning-nvidia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kolaborasi-pt-mmp-gandeng-binus-hadirkan-workshop-pengenalan-ai-deep-learning-nvidia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Zafrullah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2025 07:34:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[binus university]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=2108</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pentingnya mempelajari bagaimana AI bekerja dalam kehidupan manusia, membawa NVIDIA &#8211; BDSRC/ AIRDC mengadakan workshop dengan tema pengenalan Deep Learning AI di PT MMP. Pembukaan Kolaborasi PT MMP X Binus Tentang AI Workshop dilakukan pada tanggal 28 Mei 2025 di Kantor PT dibuka oleh Bapak Sutristo, selaku Direktur Utama PT MMP, dan Bapak Prof Bens &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/kolaborasi-pt-mmp-gandeng-binus-hadirkan-workshop-pengenalan-ai-deep-learning-nvidia/"> <span class="screen-reader-text">Kolaborasi PT MMP Gandeng Binus University Hadirkan Workshop Pengenalan AI Deep Learning NVIDIA</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/kolaborasi-pt-mmp-gandeng-binus-hadirkan-workshop-pengenalan-ai-deep-learning-nvidia/">Kolaborasi PT MMP Gandeng Binus University Hadirkan Workshop Pengenalan AI Deep Learning NVIDIA</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pentingnya mempelajari bagaimana AI bekerja dalam kehidupan manusia, membawa NVIDIA &#8211; BDSRC/ AIRDC mengadakan workshop dengan tema pengenalan Deep Learning AI di PT MMP.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pembukaan Kolaborasi PT MMP X Binus Tentang AI</strong></h2>



<p>Workshop dilakukan pada tanggal 28 Mei 2025 di Kantor PT dibuka oleh Bapak Sutristo, selaku Direktur Utama PT MMP, dan Bapak Prof Bens Pardamean B.Sc., M.Sc., Ph.D selaku Direktur Utama dari BDSRC., mewakili Binus University.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sambutan Inspiratif Pimpinan PT MMP dan Binus</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1909" height="1773" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/05/Direktur-PT-MMP-pada-Workshop-Kolaborasi-dengan-Binus-tentang-AI.jpg" alt="" class="wp-image-2110" style="width:594px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Sambutan Pimpinan PT MMP Bapak Sutristo | Foto: Dokumentasi Binus</figcaption></figure>



<p>Dalam Sambutannya, Bapak Sutristo mengharapkan bahwa dalam workshop ini dapat mendorong seluruh tim MMP untuk bisa mempelajari dan memahami cara bekerja AI dalam menganalisis data untuk peningkatan kinerja serta lebih efisien. Bagaimana AI dapat meningkatkan pekerjaan administrasi, pengelolaan data, dan penjualan produk sehingga ke depannya kualitas layanan dari perusahaan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1920" height="1440" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/05/Direktur-Utama-dari-BDSRC-pada-Workshop-Kolaborasi-dengan-Binus-tentang-AI.jpg" alt="" class="wp-image-2111" style="width:632px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Sambutan Pimpinan dari AIRDC Profesor Bens | Foto: Dokumentasi Binus</figcaption></figure>



<p>Prof Bens Pardamean menyampaikan bahwa Pusat Penelitian dan Pengembangan Kecerdasan Buatan (AIRDC) di Binus University bertujuan untuk mempercepat riset dan pengembangan teknologi AI di Indonesia. </p>



<p>Penelitian yang dilakukan di AIRDC fokus pada penggunaan teknik dalam AI, yaitu  disebut Deep Learning untuk dapat memecahkan berbagai masalah yang kompleks dengan lebih efisien. Dengan adanya workshop ini, tentu harapannya akan mempercepat penyebaran pengetahuan yang lebih mendalam untuk mengenal bagaimana AI itu bekerja.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pendalaman Pengenalan Teknologi AI oleh Trainer Bersertifikasi NVIDIA dari Binus</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1909" height="1732" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/05/Mahmud-Isnan-M.-Eng-Sebagai-Trainer-dari-Binus.jpg" alt="" class="wp-image-2112" style="width:636px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Penjelasan Materi oleh Mahmud Isnan, M. Eng | Foto: Dokumentasi Binus</figcaption></figure>



<p>Workshop dipandu oleh Mahmud Isnan, M. Eng dan Ir. Kuncahyo Setyo Nugroho dari Binus University dan selaku Certified Trainer NVDIA. Selama Workshop berlangsung, peserta mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana AI bekerja, peserta diajarkan bagaimana AI belajar memahami objek gambar serta kosa kata menggunakan algoritma data yang dimasukan oleh manusia.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Diskusi Interaktif dan Pemberian Sertifikasi NVIDIA untuk Peserta</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="893" height="806" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/05/Ir.-Kuncahyo-Setyo-Nugroho-M.Kom_.-Sebagai-Trainer-dari-Binus.jpg" alt="" class="wp-image-2113" style="width:620px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Diskusi dengan peserta oleh Ir. Kuncahyo Setyo Nugroho | Foto: Dokumentasi Binus</figcaption></figure>



<p>Workshop diakhiri dengan berbagai diskusi dengan dari para Tim Karyawan MMP yang hadir, dan assentment dimana peserta yang sudah lulus assentment mendapatkan sertifikat langsung dari NVIDIA.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>AI Sebagai Mitra Kerja, Bukan Pengganti</strong> <strong>Manusia</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1280" height="848" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/05/Suasana-Workshop-PT-MMP-x-Binus-tentang-AI.jpeg" alt="" class="wp-image-2114" style="width:651px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Suasana Workshop di PT MMP | Foto: Dokumentasi Binus </figcaption></figure>



<p>AI tidak mungkin menggantikan manusia, tetapi manusia harus mampu mempelajari cara bekerja AI. Sehingga pekerjaan dapat terbantu lebih mudah serta efisien, ujar pak Kuncahyo Setyo Nugroho menutup sesi workshop ini.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/kolaborasi-pt-mmp-gandeng-binus-hadirkan-workshop-pengenalan-ai-deep-learning-nvidia/">Kolaborasi PT MMP Gandeng Binus University Hadirkan Workshop Pengenalan AI Deep Learning NVIDIA</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kembangkan Mie Instan Ikan Gabus untuk Balita! MMP dan Binus Tandatangani Kerjasama Penelitian</title>
		<link>https://www.channa.id/kembangkan-mie-instan-ikan-gabus-untuk-balita-mmp-dan-binus-tandatangani-kerjasama-penelitian/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kembangkan-mie-instan-ikan-gabus-untuk-balita-mmp-dan-binus-tandatangani-kerjasama-penelitian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Zafrullah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2024 07:33:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[binus university]]></category>
		<category><![CDATA[Channa Fit]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama]]></category>
		<category><![CDATA[Mie instan ikan gabus]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=1786</guid>

					<description><![CDATA[<p>Channa.id &#8211; Sebagai salah satu rangkaian upaya dalam mengendalikan stunting di Indonesia, PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) dan Jurusan Teknologi Pangan Universitas Bina Nusantara (Binus) melakukan kerja sama penelitian untuk mengembangkan produk mie instan tinggi protein dari ikan gabus (Channa striata) untuk balita. Pada tanggal 9 Oktober 2024, Perjanjian Kerja sama (PKS) tersebut ditandatangani oleh &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/kembangkan-mie-instan-ikan-gabus-untuk-balita-mmp-dan-binus-tandatangani-kerjasama-penelitian/"> <span class="screen-reader-text">Kembangkan Mie Instan Ikan Gabus untuk Balita! MMP dan Binus Tandatangani Kerjasama Penelitian</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/kembangkan-mie-instan-ikan-gabus-untuk-balita-mmp-dan-binus-tandatangani-kerjasama-penelitian/">Kembangkan Mie Instan Ikan Gabus untuk Balita! MMP dan Binus Tandatangani Kerjasama Penelitian</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Channa.id</strong> &#8211; Sebagai salah satu rangkaian upaya dalam mengendalikan stunting di Indonesia, PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) dan Jurusan Teknologi Pangan Universitas Bina Nusantara (Binus) melakukan kerja sama penelitian untuk mengembangkan produk mie instan tinggi protein dari ikan gabus (Channa striata) untuk balita. Pada tanggal 9 Oktober 2024, Perjanjian Kerja sama (PKS) tersebut ditandatangani oleh Dr. Guntur Berlian, M.Si sebagai Scientific Affairs Manager dari PT MMP serta Dr. Ir. Nina Nurdiani, S.T., M.T sebagai Dekan Fakultas Teknik dari Binus.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/kolaborasi-binus-pemkab-sergai-usu-dan-pt-mmp-berhasil-turunkan-angka-stunting-kabupaten-serdang-bedagai/">Kolaborasi Binus, Pemkab Sergai, USU dan PT MMP Berhasil Turunkan Angka Stunting 38% di Kabupaten Serdang Bedagai</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Mie Instan Ikan Gabus: Solusi Alternatif untuk Nutrisi Harian Balita</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="750" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Pertemuan-MMP-dan-Binus-dalam-Kerjasama-Penelitian-Mie-Ikan-Gabus-Crop.jpeg" alt="" class="wp-image-1799" style="width:640px;height:auto" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Pertemuan-MMP-dan-Binus-dalam-Kerjasama-Penelitian-Mie-Ikan-Gabus-Crop.jpeg 960w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Pertemuan-MMP-dan-Binus-dalam-Kerjasama-Penelitian-Mie-Ikan-Gabus-Crop-300x234.jpeg 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Pertemuan-MMP-dan-Binus-dalam-Kerjasama-Penelitian-Mie-Ikan-Gabus-Crop-768x600.jpeg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Perjanjian Kerja sama (PKS) ditandatangani oleh Dr. Guntur Berlian, M.Si sebagai Scientific Affairs Manager dari PT MMP serta Dr. Ir. Nina Nurdiani, S.T., M.T sebagai Dekan Fakultas Teknik dari Binus. | Gambar: Dokumentasi Pribadi</figcaption></figure>



<p>Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik Binus menyampaikan harapan besar agar kerjasama penelitian ini nantinya dapat menghasilkan luaran yang bermanfaat. “Kami merasa senang untuk dapat melanjutkan kerjasama penelitian stunting antara Binus dan PT MMP yang selama ini sudah berjalan. Kami berharap agar penelitian ini nantinya dapat dikembangkan hingga produk jadi.”</p>



<p>“Salah satu kendala yang umum dijumpai adalah sebagian anak tidak mau makan nasi. Kami meyakini mie instan bernutrisi tinggi ini nantinya bisa dimanfaatkan sebagai alternatif bentuk makanan untuk anak”, ujar Guntur. “Mie instan tinggi protein hewani yang kita kembangkan di sini akan memiliki nutrisi penting yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian balita” tambah Ir. Diana Lo, S.TP, M.Sc, Ph.D, IPM, peneliti penanggung jawab dari Teknologi Pangan Binus.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Komitmen Berkelanjutan MMP dan Binus dalam Menangani Stunting di Indonesia</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Komitmen-Berkelanjutan-MMP-dan-Binus-dalam-Menangani-Stunting-di-Indonesia-1024x768.jpeg" alt="" class="wp-image-1795" style="width:659px;height:auto" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Komitmen-Berkelanjutan-MMP-dan-Binus-dalam-Menangani-Stunting-di-Indonesia-1024x768.jpeg 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Komitmen-Berkelanjutan-MMP-dan-Binus-dalam-Menangani-Stunting-di-Indonesia-300x225.jpeg 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Komitmen-Berkelanjutan-MMP-dan-Binus-dalam-Menangani-Stunting-di-Indonesia-768x576.jpeg 768w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Komitmen-Berkelanjutan-MMP-dan-Binus-dalam-Menangani-Stunting-di-Indonesia.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto bersama antara pihak PT MMP dan tim Binus University | Gambar: Dokumentasi Pribadi</figcaption></figure>



<p>Hal ini merupakan langkah lainnya dari komitmen MMP dan Binus dalam mengatasi stunting di Indonesia. “Kami berkomitmen untuk terus melakukan inovasi berbasis riset untuk menekan stunting. Hal ini merupakan bagian dari komitmen PT MMP bersama rekanan riset dari pihak akademisi maupun pemerintah untuk menekan angka balita stunting di Indonesia” ungkap Sutristo, Direktur PT MMP yang turut menghadiri penandatanganan PKS di kampus Binus Taman Anggrek tersebut.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/penelitian-manfaat-ikan-gabus-di-sergai-tembus-jurnal-bergengsi-scientific-reports/">Bangga! Penelitian Manfaat Ikan Gabus di Sergai Tembus Jurnal Bergengsi Scientific Reports</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Persiapan Penelitian Penanganan Stunting di Donggala: Mengatasi Stunting dengan ChannaFit</strong></h2>



<p>Mengikuti keberhasilan penanganan stunting di Serdang Bedagai, Sumatera utara, upaya serupa juga akan dapat dilakukan di daerah lain di Indonesia. Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala, Sulawesi Selatan, upaya intervensi nutrisi pada balita stunting menggunakan produk ChannaFit yang merupakan kombinasi ikan gabus, temulawak dan meniran akan dilakukan. “Penelitian ini akan dieksekusi segera, ditargetkan di November 2024”, tutup Rudi Nirwantono, S.Si., M.Mol.Bio, peneliti dari BDSRC Binus, dalam rapat koordinasi teknis antara MMP, BDSRC Binus, dan Dinkes Donggala.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/kembangkan-mie-instan-ikan-gabus-untuk-balita-mmp-dan-binus-tandatangani-kerjasama-penelitian/">Kembangkan Mie Instan Ikan Gabus untuk Balita! MMP dan Binus Tandatangani Kerjasama Penelitian</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SINERGIS! Kerjasama Penelitian JATI dan BINUS untuk Tanaman Jamu Tradisional Indonesia</title>
		<link>https://www.channa.id/kerjasama-penelitian-jati-dan-binus-untuk-tanaman-jamu-tradisional-indonesia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kerjasama-penelitian-jati-dan-binus-untuk-tanaman-jamu-tradisional-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Zafrullah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 06:13:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[binus university]]></category>
		<category><![CDATA[Jamu]]></category>
		<category><![CDATA[JATI]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Jamu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=1644</guid>

					<description><![CDATA[<p>Channa.id &#8211; Dalam era modern ini, kolaborasi antar-institusi dalam penelitian menjadi kunci untuk mencapai inovasi dan perkembangan yang signifikan. Kolaborasi tersebut tidak hanya memperkuat hubungan antar-lembaga, tetapi juga membuka peluang baru untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu kolaborasi yang patut disoroti adalah antara BINUS University dan Yayasan Jamu Tradisional Indonesia (JATI). Kerjasama Penelitian &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/kerjasama-penelitian-jati-dan-binus-untuk-tanaman-jamu-tradisional-indonesia/"> <span class="screen-reader-text">SINERGIS! Kerjasama Penelitian JATI dan BINUS untuk Tanaman Jamu Tradisional Indonesia</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/kerjasama-penelitian-jati-dan-binus-untuk-tanaman-jamu-tradisional-indonesia/">SINERGIS! Kerjasama Penelitian JATI dan BINUS untuk Tanaman Jamu Tradisional Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Channa.id</strong> &#8211; Dalam era modern ini, kolaborasi antar-institusi dalam penelitian menjadi kunci untuk mencapai inovasi dan perkembangan yang signifikan. Kolaborasi tersebut tidak hanya memperkuat hubungan antar-lembaga, tetapi juga membuka peluang baru untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu kolaborasi yang patut disoroti adalah antara BINUS University dan Yayasan Jamu Tradisional Indonesia (JATI).</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kerjasama Penelitian BINUS-JATI: Merangkai Basis Data Tanaman Jamu Tradisional untuk Kesehatan Masa Depan Masyarakat Indonesia</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Kerjasama-Penelitian-JATI-BINUS-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-1646" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Kerjasama-Penelitian-JATI-BINUS-1024x682.jpg 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Kerjasama-Penelitian-JATI-BINUS-300x200.jpg 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Kerjasama-Penelitian-JATI-BINUS-768x511.jpg 768w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Kerjasama-Penelitian-JATI-BINUS.jpg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto Bersama Pihak BINUS, JATI, dan PT MMP | Sumber Gambar: Dokumentasi BINUS</figcaption></figure>



<p>Pada tanggal 17 Juli 2024, BINUS University menjalin kerjasama penelitian selama empat tahun dengan Yayasan Jamu Tradisional Indonesia (<a href="http://jati.or.id/">JATI</a>). Fokus utama dari kemitraan ini adalah pengembangan basis data tanaman herbal tradisional Indonesia.</p>



<p>Peresmian kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (<a href="https://research.binus.ac.id/2024/07/mou-signing-binus-university-dan-yayasan-jamu-tradisional-indonesia/">MoU</a>) antara kedua pihak di Kampus Anggrek BINUS di Kemanggisan. Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Prof. Dr. Juneman Abraham, S.Psi., M.Si. selaku Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Transfer Teknologi BINUS University dan Imam Bagus Sumantri, S.Farm., M.Si., Apt. sebagai Ketua Yayasan JATI.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Simbolis-Kolaborasi-dari-Para-Tokoh-Keynote-Speaker-Acara-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-1651" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Simbolis-Kolaborasi-dari-Para-Tokoh-Keynote-Speaker-Acara-1024x682.jpg 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Simbolis-Kolaborasi-dari-Para-Tokoh-Keynote-Speaker-Acara-300x200.jpg 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Simbolis-Kolaborasi-dari-Para-Tokoh-Keynote-Speaker-Acara-768x511.jpg 768w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Simbolis-Kolaborasi-dari-Para-Tokoh-Keynote-Speaker-Acara.jpg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Simbolis Kolaborasi dari Para Tokoh Keynote Speaker Acara | Sumber Gambar: Dokumentasi BINUS</figcaption></figure>



<p>Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Dr. Dwiyantari Widyaningrum, S.Si., M.Si., Ir. Diana Lo, S.TP, M.Sc, Ph.D, IPM, dan Dr. Nesti F. Sianipar, S.P., M.Si. yang merupakan perwakilan dari Departemen Bioteknologi, Departemen Teknologi Pangan, dan Pusat Penelitian Bioteknologi Pangan BINUS University.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/penelitian-manfaat-ikan-gabus-di-sergai-tembus-jurnal-bergengsi-scientific-reports/">Bangga! Penelitian Manfaat Ikan Gabus di Sergai Tembus Jurnal Bergengsi Scientific Reports</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading">Kepala BDSRC dan PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) Memberikan Pandangan Realisasi Kolaborasi Tersebut</h2>



<p>Selain itu, hadir pula Drs. Sutristo selaku Direktur PT Mega Medica Pharmaceuticals dan Prof. Bens Pardamean, B.Sc., M.Sc., Ph.D sebagai Kepala <a href="https://research.binus.ac.id/bdsrc/2024/07/18/research-collaboration-with-yayasan-jamu-tradisional-indonesia-jati/">BDSRC</a>. Semua tokoh kunci ini memberikan pandangan mereka terkait realisasi kolaborasi selama diskusi berlangsung.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Penyampaian-Pandangan-Realisasi-Kolaborasi-Oleh-PT-MMP-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-1652" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Penyampaian-Pandangan-Realisasi-Kolaborasi-Oleh-PT-MMP-1024x683.jpg 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Penyampaian-Pandangan-Realisasi-Kolaborasi-Oleh-PT-MMP-300x200.jpg 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Penyampaian-Pandangan-Realisasi-Kolaborasi-Oleh-PT-MMP-768x512.jpg 768w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Penyampaian-Pandangan-Realisasi-Kolaborasi-Oleh-PT-MMP.jpg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penyampaian Pandangan Realisasi Kolaborasi Oleh PT MMP | Sumber Gambar: Dokumentasi BINUS</figcaption></figure>



<p>Kolaborasi ini tidak hanya akan memperkaya basis data tanaman herbal Indonesia tetapi juga diharapkan dapat mengangkat kembali warisan tradisional yang berharga dan memberikan kontribusi nyata dalam dunia kesehatan. Dengan dukungan teknologi dan penelitian yang mendalam, kolaborasi ini berpotensi membuka berbagai peluang baru dalam pengembangan obat herbal dan terapi alternatif yang aman dan efektif bagi masyarakat Indonesia.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/kolaborasi-binus-pemkab-sergai-usu-dan-pt-mmp-berhasil-turunkan-angka-stunting-kabupaten-serdang-bedagai/">Kolaborasi Binus, Pemkab Sergai, USU dan PT MMP Berhasil Turunkan Angka Stunting 38% di Kabupaten Serdang Bedagai</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading">Langkah Nyata Menuju Pemanfaatan Kekayaan Alam Indonesia dengan Ilmu Pengetahuan Modern</h2>



<p>Kerjasama antara BINUS University dan Yayasan Jamu Tradisional Indonesia (JATI) adalah langkah konkret menuju pengembangan ilmu pengetahuan yang berakar pada kearifan lokal. Melalui sinergi ini, diharapkan dapat tercipta inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas dan meningkatkan kualitas kesehatan dengan memanfaatkan kekayaan alam Indonesia. Mari dukung penelitian yang inspiratif dari kolaborasi ini.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/kerjasama-penelitian-jati-dan-binus-untuk-tanaman-jamu-tradisional-indonesia/">SINERGIS! Kerjasama Penelitian JATI dan BINUS untuk Tanaman Jamu Tradisional Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
