<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mega Medica Pharmaceuticals</title>
	<atom:link href="https://www.channa.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.channa.id/</link>
	<description>Empowering Health with Science and Innovation</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Apr 2026 03:22:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/04/android-chrome-512x512-1.png</url>
	<title>Mega Medica Pharmaceuticals</title>
	<link>https://www.channa.id/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Keistimewaan Protein Ikan: Lebih dari Sekadar Sumber Gizi, Tinggi Nutrisi dan Mudah Dicerna!</title>
		<link>https://www.channa.id/keistimewaan-protein-ikan-lebih-dari-sekadar-sumber-gizi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=keistimewaan-protein-ikan-lebih-dari-sekadar-sumber-gizi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 03:22:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Albumin]]></category>
		<category><![CDATA[ikan gabus]]></category>
		<category><![CDATA[Protein Ikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3503</guid>

					<description><![CDATA[<p>Topik protein ikan &#8211; Protein ikan dikenal sebagai salah satu sumber protein hewani dengan kualitas tinggi. Tidak hanya berfungsi sebagai zat pembangun tubuh, protein ikan juga memiliki karakteristik biologis dan fungsional yang menjadikannya unggul dibandingkan banyak sumber protein lainnya. Mengapa Protein Ikan Dianggap Sumber Protein Berkualitas Tinggi? Protein ikan tidak hanya berasal dari daging, tetapi &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/keistimewaan-protein-ikan-lebih-dari-sekadar-sumber-gizi/"> <span class="screen-reader-text">Keistimewaan Protein Ikan: Lebih dari Sekadar Sumber Gizi, Tinggi Nutrisi dan Mudah Dicerna!</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/keistimewaan-protein-ikan-lebih-dari-sekadar-sumber-gizi/">Keistimewaan Protein Ikan: Lebih dari Sekadar Sumber Gizi, Tinggi Nutrisi dan Mudah Dicerna!</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Topik protein ikan</strong> &#8211; Protein ikan dikenal sebagai salah satu sumber protein hewani dengan kualitas tinggi. Tidak hanya berfungsi sebagai zat pembangun tubuh, protein ikan juga memiliki karakteristik biologis dan fungsional yang menjadikannya unggul dibandingkan banyak sumber protein lainnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Mengapa Protein Ikan Dianggap Sumber Protein Berkualitas Tinggi?</strong></h2>



<p>Protein ikan tidak hanya berasal dari daging, tetapi juga dapat diperoleh dari kulit, tulang, kepala, dan bagian lainnya. Semua bagian ini dapat diolah menjadi hidrolisat protein yang kaya peptida bioaktif dan bernilai tinggi.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/penelitian-manfaat-ikan-gabus-di-sergai-tembus-jurnal-bergengsi-scientific-reports/">Bangga! Penelitian Manfaat Ikan Gabus di Sergai Tembus Jurnal Bergengsi Scientific Reports</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Struktur Serat Pendek: Rahasia Protein Ikan Mudah Dicerna</strong></h2>



<p>Keunggulan utama dari protein ikan adalah mudah dicerna dan diserap tubuh. Protein ikan memiliki struktur serat otot yang lebih pendek dan jaringan ikat yang lebih sedikit dibandingkan daging merah. </p>



<p>Hal ini membuat protein ikan relatif lebih cepat dicerna, penyerapan asam amino yang lebih efisien serta cocok untuk berbagai kelompok usia. Karakteristik ini berkaitan dengan sifat fisik protein ikan yang lebih “lunak” dan mudah dipecah selama proses pencernaan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Profil Asam Amino Esensial yang Lengkap untuk Pertumbuhan Sel</strong></h2>



<p>Kandungan Asam Amino Esensial pada protein ikan juga lengkap, dimana protein ikan dilaporkan mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh manusia. Hal ini menjadikan protein ikan memiliki nilai biologis tinggi, sehingga memiliki efisiensi yang tinggi dalam pembentukan jaringan dan optimal untuk pertumbuhan dan perbaikan sel tubuh. Beberapa studi review menunjukkan bahwa protein ikan merupakan sumber nutrisi berkualitas tinggi dengan komposisi asam amino yang lengkap.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Peptida Bioaktif: Pelindung Alami Tubuh dari Penyakit</strong></h2>



<p>Selain itu, protein ikan juga merupakan sumber peptida bioaktif yang fungsional. Salah satu keunggulan utamanya yang banyak dilaporkan adalah kemampuannya menghasilkan peptida bioaktif setelah dicerna atau dihidrolisis. Peptida ini memiliki berbagai aktivitas biologis, seperti antihipertensi, antioksidan, antimikroba, dan anti-inflamasi. </p>



<p>Peptida tersebut awalnya “tersembunyi” dalam struktur protein dan menjadi aktif setelah proses hidrolisis enzimatik. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa peptida dari protein ikan memiliki potensi luas dalam bidang pangan fungsional dan kesehatan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Ragam Jumlah Protein pada Berbagai Jenis Ikan</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1734" height="907" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/04/Gambar-2-Protein-Ikan.png" alt="" class="wp-image-3506" style="width:715px;height:auto"/></figure>



<p>Setiap jenis ikan memiliki profil nutrisi yang unik. Melansir laman <a href="https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jpk/article/download/8448/11840" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Jurnal Perikanan dan Kelatuan</a> serta <a href="https://www.fatsecret.co.id/kalori-gizi/search?q=ikan" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Fat Secret Indonesia</a>, berikut adalah perbandingan kandungan protein dalam setiap <strong>100 gram</strong> daging ikan segar yang umum dikonsumsi:</p>



<ul>
<li><strong>Ikan Kembung:</strong> Meskipun harganya terjangkau, ikan ini mengandung protein tinggi sekitar <strong>19 gram</strong>.</li>



<li><strong>Ikan Kakap:</strong> Mengandung sekitar <strong>20 gram</strong> protein, serta kaya akan omega-3 dan mineral.</li>



<li><strong>Ikan Bandeng:</strong> Memiliki kandungan protein sekitar <strong>20,5 gram</strong>, setara dengan sumber protein premium lainnya.</li>



<li><strong>Ikan Salmon:</strong> Mengandung sekitar <strong>21 gram</strong> protein dan dikenal luas karena kandungan lemak sehatnya.</li>



<li><strong>Ikan Gabus:</strong> Merupakan salah satu juara protein dengan kandungan mencapai <strong>25,2 gram</strong>, lebih tinggi dari daging sapi atau ayam.</li>



<li><strong>Ikan Nila:</strong> Menyediakan sekitar <strong>20 gram</strong> protein dan memiliki kadar merkuri yang cenderung rendah.</li>



<li><strong>Ikan Tongkol:</strong> Mengandung protein sekitar <strong>23 gram</strong>, menjadikannya pilihan favorit untuk konsumsi harian.</li>



<li><strong>Ikan Patin:</strong> Meskipun memiliki tekstur lebih berlemak, patin tetap menyumbang sekitar <strong>14 gram</strong> protein per porsinya.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Keunggulan Spesial Protein Ikan Gabus: Sang Juara Albumin</h2>



<p>Ikan gabus (<em>Channa striata</em>) memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh kebanyakan ikan lainnya, terutama dalam hal medis dan pemulihan.</p>



<ul>
<li><strong>Kandungan Albumin Tertinggi:</strong> Melansir <a href="https://media.neliti.com/media/publications/338210-albumin-ikan-gabus-snakeheads-fish-dan-k-983575a9.pdf" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Media Neliti</a>, bahwa ikan gabus sangat kaya akan albumin, jenis protein penting dalam darah yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan dan mengangkut nutrisi ke seluruh tubuh. </li>



<li><strong>Mempercepat Penyembuhan Luka:</strong> Berkat kombinasi albumin dan asam amino seperti glisin, ikan gabus sangat efektif untuk mempercepat regenerasi jaringan pada luka pasca-operasi, luka bakar, maupun luka penderita diabetes.</li>



<li><strong>Meningkatkan Massa Otot:</strong> Dengan protein yang lebih tinggi dari daging sapi, ikan gabus sangat efektif untuk pembentukan otot karena lebih mudah diserap oleh sistem pencernaan.</li>



<li><strong>Mengatasi Malnutrisi:</strong> Struktur dagingnya yang sangat rendah kolagen (hanya 3-5%) membuatnya sangat empuk dan mudah dicerna, sehingga ideal untuk memperbaiki gizi buruk pada anak-anak atau pasien dalam masa pemulihan.</li>
</ul>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/khasiat-albumin-ikan-gabus-untuk-menjaga-kesehatan-hati/">Khasiat Albumin Ikan Gabus untuk Menjaga Kesehatan Hati</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Dampak Baik Konsumsi Protein Ikan terhadap Metabolisme Tubuh</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img decoding="async" width="1424" height="752" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/04/Gambar-3-Protein-Ikan.png" alt="" class="wp-image-3507" style="width:686px;height:auto"/></figure>



<p>Protein ikan tidak hanya berfungsi sebagai nutrisi, tetapi juga dapat memengaruhi metabolisme tubuh. Studi ilmiah menunjukkan bahwa konsumsi protein ikan dapat berperan dalam meregulasi metabolisme glukosa, perbaikan profil lipid, dan pengendalian tekanan darah. Efek ini diduga berkaitan dengan kandungan asam amino spesifik dan senyawa bioaktif dalam protein ikan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan: Protein Ikan Memiliki Keunggulan Khas</strong></h2>



<p>Dibandingkan protein nabati dan hewani lainnya, protein ikan memiliki keunggulan khas yang menjadikannya lebih dari sekadar sumber gizi. Hal itu didukung dengan strukturnya yang mudah dicerna, kandungan asam amino yang lengkap, serta kemampuan menghasilkan peptida bioaktif. Selain itu, protein ikan berperan sebagai nutrisi sekaligus komponen fungsional yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/keistimewaan-protein-ikan-lebih-dari-sekadar-sumber-gizi/">Keistimewaan Protein Ikan: Lebih dari Sekadar Sumber Gizi, Tinggi Nutrisi dan Mudah Dicerna!</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Obat Herbal vs Obat Kimia: Mana Lebih Unggul?</title>
		<link>https://www.channa.id/obat-herbal-vs-obat-kimia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=obat-herbal-vs-obat-kimia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 07:50:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Herbal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3488</guid>

					<description><![CDATA[<p>Topik obat herbal vs obat kimia &#8211; Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat, penggunaan obat dan suplemen berbahan alam semakin diminati. Banyak orang mulai beralih dari produk sintetis ke bahan alami yang dianggap lebih aman dan selaras dengan tubuh. Mengenal Dasar: Apa Bedanya Bahan Alam dan Obat Sintetis? Sebelum membahasa lebih jauh, &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/obat-herbal-vs-obat-kimia/"> <span class="screen-reader-text">Obat Herbal vs Obat Kimia: Mana Lebih Unggul?</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/obat-herbal-vs-obat-kimia/">Obat Herbal vs Obat Kimia: Mana Lebih Unggul?</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Topik obat herbal vs obat kimia</strong> &#8211; Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat, penggunaan obat dan suplemen berbahan alam semakin diminati. Banyak orang mulai beralih dari produk sintetis ke bahan alami yang dianggap lebih aman dan selaras dengan tubuh.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Mengenal Dasar: Apa Bedanya Bahan Alam dan Obat Sintetis?</strong></h2>



<p>Sebelum membahasa lebih jauh, kita akan memulai bahasan ini dengan “Apa sih yang dimaksud dengan bahan alam dan bahan kimia?” Bahan alam adalah zat yang berasal dari tumbuhan, hewan, atau mineral yang digunakan sebagai obat tradisional atau suplemen. Sementara obat kimia (sintetis) dibuat melalui proses industri untuk menghasilkan efek terapi tertentu (Sari et al., 2025).</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/temulawak-untuk-tumbuh-kembang-anak/">Temulawak dan Perannya dalam Kesehatan serta Tumbuh Kembang Anak</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keunggulan dari Obat Herbal: Alasan Bahan Alami Makin Diminati</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Lebih Minim Efek Samping</strong></h3>



<p>Penggunaan obat sintetis dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping seperti gangguan gastrointestinal, risiko kardiovaskular, hingga ketergantungan (Haryanto et al., 2025). Sebaliknya, bahan alami cenderung memiliki efek samping yang lebih ringan jika digunakan dengan benar (Halodoc, 2025).</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Bersifat Holistik (Menyeluruh)</strong></h3>



<p>Obat herbal bekerja secara lebih menyeluruh karena mengandung berbagai senyawa aktif yang bekerja secara sinergis dalam tubuh (Sapitri et al., 2025).</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Kaya Senyawa Bioaktif</strong></h3>



<p>Tanaman obat mengandung flavonoid, alkaloid, dan senyawa aktif lain yang memiliki aktivitas biologis seperti antioksidan dan antiinflamasi (Sapitri et al., 2025).</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Cocok untuk Pencegahan dan Jangka Panjang</strong></h3>



<p>Penggunaan bahan alam telah dilakukan secara turun-temurun dan masih banyak digunakan sebagai upaya menjaga kesehatan dan pencegahan penyakit (Santoso &amp; Akrom, 2024).</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keunggulan Obat Kimia : Tetap Penting! Sudah Teruji Klinis</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img decoding="async" width="1424" height="752" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/04/Gambar-2-obat-herbal-vs-obat-kimia-1.png" alt="" class="wp-image-3499" style="width:818px;height:auto"/></figure>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Efek Cepat dan Spesifik</strong></h3>



<p>Obat sintetis dirancang untuk bekerja secara cepat dan terarah terhadap target penyakit tertentu (Firdausia et al., 2023).</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Terstandar dan Teruji Klinis</strong></h3>



<p>Obat kimia umumnya telah melalui uji klinis ketat sehingga dosis, efektivitas, dan keamanannya lebih terukur (Firdausia et al., 2023).</p>



<p>Setelah mengetahui manfaat keduanya, lantas bahan mana yang lebih baik? Bijaknya, pemilihan antara bahan alam dan bahan kimia sebaiknya disesuaikan dengan kondisi. Bahan alam akan lebih baik digunakan untuk pencegahan dan pemeliharaan kesehatan, sedangkan obat kimia digunakan untuk penanganan penyakit akut atau serius. Kombinasi keduanya juga dapat digunakan secara rasional dengan pengawasan tenaga kesehatan yang profesional (Firdausia et al., 2023).</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/peran-peptida-ikan-gabus-channa-striata-untuk-menurunkan-tekanan-darah-hipertensi/">Peran Peptida Ikan Gabus (Channa striata) untuk Menurunkan Tekanan Darah (Hipertensi)</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong><strong>Era Baru &#8220;Kembali ke Alam&#8221;: Dari Jamu Tradisional ke Fitofarmaka Modern</strong></strong></h2>



<p>Penggunaan obat herbal terus meningkat karena dianggap lebih aman dan mudah diakses. Bahkan, penelitian modern mulai mengembangkan herbal menjadi obat herbal terstandar dan fitofarmaka yang memiliki bukti ilmiah lebih kuat (Sapitri et al., 2025). </p>



<p>Obat dan suplemen berbahan alam menawarkan pendekatan yang lebih alami, relatif aman, dan cocok untuk penggunaan jangka panjang. Namun, obat kimia tetap unggul dalam kecepatan dan ketepatan terapi. Keduanya memiliki peran penting dan dapat saling melengkapi jika digunakan secara bijak.</p>



<p><strong>Daftar Pustaka</strong></p>



<ol start="1">
<li>Haryanto, et al. (2025). <em>Ramuan Ekor Naga vs. Obat Sintetis: Studi Potensi Analgesik</em>. OBAT: <a href="https://journal.arikesi.or.id/index.php/OBAT/article/view/1649">Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan</a>.</li>



<li>Halodoc. (2025). <em>Obat Herbal: Benarkah Aman dan Efektif untuk Kesehatan?</em></li>



<li>Sari, N., et al. (2025). <em>Preferensi Masyarakat terhadap Obat Tradisional dan Sintetik</em>. <a href="https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/HRJI/article/view/880">Health Research Journal of Indonesia</a>.</li>



<li>Firdausia, R.S., et al. (2023). <em>Edukasi Penggunaan Obat Sintetis dan Tradisional</em>. Jurnal GEMAKES.</li>



<li>Santoso, R.B., &amp; Akrom. (2024). <em>Pemanfaatan Tanaman Herbal sebagai Obat Tradisional</em>. JP2M.</li>



<li>Sapitri, A., et al. (2025). <em>Review Jamu, OHT, dan Fitofarmaka sebagai Antiinflamasi</em>. Jurnal Farmasi SYIFA.</li>
</ol>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/obat-herbal-vs-obat-kimia/">Obat Herbal vs Obat Kimia: Mana Lebih Unggul?</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Niosom: Inovasi Penghantaran Obat Modern yang Mulai Dilirik untuk Efektivitas Tinggi</title>
		<link>https://www.channa.id/niosom-penghantaran-obat-modern/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=niosom-penghantaran-obat-modern</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 04:21:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Niosom]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Modern]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3479</guid>

					<description><![CDATA[<p>Topik niosom penghantar obat modern &#8211; Di dunia farmasi modern, cara kita “mengantar” obat ke dalam tubuh ternyata sama pentingnya dengan obat itu sendiri. Tidak cukup hanya menemukan zat aktif yang efektif, para ilmuwan juga terus mengembangkan teknologi agar obat bisa bekerja lebih tepat sasaran, lebih aman, dan lebih efisien. Salah satu inovasi yang kini &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/niosom-penghantaran-obat-modern/"> <span class="screen-reader-text">Niosom: Inovasi Penghantaran Obat Modern yang Mulai Dilirik untuk Efektivitas Tinggi</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/niosom-penghantaran-obat-modern/">Niosom: Inovasi Penghantaran Obat Modern yang Mulai Dilirik untuk Efektivitas Tinggi</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Topik niosom penghantar obat modern</strong> &#8211; Di dunia farmasi modern, cara kita “mengantar” obat ke dalam tubuh ternyata sama pentingnya dengan obat itu sendiri. Tidak cukup hanya menemukan zat aktif yang efektif, para ilmuwan juga terus mengembangkan teknologi agar obat bisa bekerja lebih tepat sasaran, lebih aman, dan lebih efisien. Salah satu inovasi yang kini mulai banyak dibahas adalah niosom. Teknologi ini menjanjikan inovasi dalam cara kita mengonsumsi obat, mulai dari terapi kimia hingga pemanfaatan bahan herbal.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi/">ChannaMed Terbukti Efektif dalam Penyembuhan Luka Insisi</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa Itu Niosom? Mengenal &#8220;Kapsul Mini&#8221; Masa Depan</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1126" height="944" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/04/Gambar-Niosom-Penghantar-Obat-Modern.png" alt="Gambar - Niosom Penghantar Obat Modern" class="wp-image-3483" style="width:350px"/></figure></div>


<p>Niosom adalah vesikel yang terbentuk dari surfaktan non-ionik dan kolesterol yang membentuk bilayer membran, mirip dengan liposom, namun dengan stabilitas yang lebih baik dan biaya produksi yang lebih rendah (Sharma et al., 2018). Secara sederhana, niosom bisa dibayangkan seperti “kapsul mini” yang membawa obat ke dalam tubuh. Yang menarik, struktur niosom memungkinkan mereka membawa berbagai jenis obat sekaligus, baik yang larut air maupun larut lemak. Inilah yang membuatnya sangat fleksibel dalam dunia farmasi.</p>



<p>Berikut struktur umum niosom: </p>



<ul>
<li>Bilayer (lapisan ganda): 2 lapisan. </li>



<li>Hydrophilic head (kepala hidrofilik): bagian kepala yang hidrofilik. </li>



<li>Aqueous core (inti berair): inti tempat materi obat disimpan. </li>



<li>Hydrophobic tail (ekor hidrofobik): bagian ekor yang bersifat hidrofobik</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keunggulan Niosom dalam Penghantaran Obat</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1126" height="944" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/04/Gambar-3-Niosom-Penghantar-Obat-Modern.png" alt="Gambar 2 - Niosom Penghantar Obat Modern" class="wp-image-3485" style="width:361px;height:auto"/></figure></div>


<p>Teknologi niosom penghantar obat modern dikembangkan untuk menjawab berbagai kelemahan sistem obat konvensional. Beberapa keunggulan utamanya adalah obat lebih tepat sasaran, efek samping yang lebih rendah karena distribusi obat yang lebih terarah, materi obat terlindungi dari kerusakan sebelum mencapai target, serta memungkinkan dilepaskan secara perlahan untuk mempertahankan efek obat (Kazi et al., 2022).</p>



<p>Walaupun masih banyak dikembangkan di tahap penelitian, niosom sudah menunjukkan potensi besar dalam berbagai bidang, seperti membantu obat kemoterapi lebih fokus ke sel tumor, meningkatkan penyerapan obat transdermal, meningkatkan efektivitas pengobatan dari agen antiinflamasi dan antibiotik serta meningkatkan stabilitas dan penyerapan bahan alami dari produk-produk herbal (Arti et al., 2025; Dave et al., 2023). Menariknya, niosom juga mulai dilirik untuk meningkatkan efektivitas <strong>fitofarmaka</strong>, yang sangat relevan dengan kekayaan bahan alam Indonesia.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/reformulasi-channafit-nanoemulsi-kolaborasi-itb/">Reformulasi ChannaFit – Optimasi dan Evaluasi Sirup Nanoemulsi Produk ChannaFit</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tantangan dan Masa Depan Teknologi Niosom di Indonesia</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1376" height="768" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/04/Gambar-2-Niosom-Penghantar-Obat-Modern.png" alt="Gambar 3 - Niosom Penghantar Obat Modern" class="wp-image-3484" style="width:651px;height:auto"/></figure>



<p>Apakah niosom sudah digunakan di Indonesia? Jawabannya: belum populer secara luas, tapi sedang berkembang. Di Indonesia, teknologi niosom saat ini banyak dikembangkan di berbagai penelitian di perguruan tinggi untuk pengembangan formulasi obat dan bahan alam. Beberapa peneliti di Indonesia mulai menggabungkan niosom dengan bahan herbal lokal, yang berpotensi menjadi keunggulan tersendiri di masa depan.</p>



<p>Meskipun menjanjikan, teknologi ini belum sempurna untuk banyak digunakan untuk keperluan komersil dunia farmasi. Beberapa tantangan yang masih dihadapi antara lain: stabilitas jangka panjang yang perlu ditingkatkan, resiko kebocoran obat dari vesikel, serta skala produksi industri yang belum optimal (Kazi et al., 2022). Namun, dengan perkembangan nanoteknologi yang pesat, berbagai kendala ini perlahan mulai teratasi. Hal ini menjadi sangat menarik untuk dapat melihat arah perkembangan teknologi niosom di dunia farmasi masa depan.</p>



<p>Sebagai penutup, niosom menawarkan harapan baru dalam sistem penghantaran obat yang lebih cerdas dan ekonomis. Meskipun saat ini penggunaannya belum populer secara luas di masyarakat. Di masa depan, teknologi niosom diprediksi akan menjadi pilar penting dalam meningkatkan kualitas pengobatan, terutama dalam mengoptimalkan potensi bahan herbal nusantara sehingga menjadi produk kesehatan berstandar global.</p>



<p><strong>Daftar Pustaka</strong></p>



<p>Sharma, D., Ali, A. A., &amp; Baboota, S. (2018). <a href="https://www.pharmatutor.org/articles/niosomes-as-novel-drug-delivery-system-a-review-article">Niosomes as novel drug delivery system: A review article. <em>PharmaTutor</em></a>, 6(3), 58–65.</p>



<p>Kazi, K. M., Mandal, A. S., Biswas, N., Guha, A., Chatterjee, S., Behera, M., &amp; Kuotsu, K. (2022). <a href="https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC3255404/">Niosome: A future of targeted drug delivery systems. <em>International Journal of Pharmaceutics</em></a>, 627, 122206.</p>



<p>Dave, D., Patel, N., &amp; Shah, M. (2023). Niosomes: A comprehensive review of structure, preparation and application. <em>World Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences</em>, 12(5), 1023–1045.</p>



<p>Arti, A., Kumar, S., &amp; Singh, V. (2025). Niosome: A comprehensive review of novel drug delivery system. <em>International Journal of Research and Review</em>, 12(1), 45–58.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/niosom-penghantaran-obat-modern/">Niosom: Inovasi Penghantaran Obat Modern yang Mulai Dilirik untuk Efektivitas Tinggi</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ChannaMed Terbukti Efektif dalam Penyembuhan Luka Insisi</title>
		<link>https://www.channa.id/channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 08:31:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ChannaMed]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<category><![CDATA[Riset Ilmiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3447</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Channa.id – Sebuah kolaborasi riset strategis antara dunia industri dan akademisi baru saja mencatatkan hasil yang menjanjikan. PT MMP bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya telah menyelesaikan penelitian intensif mengenai efektivitas penyembuhan luka menggunakan ChannaMed Gel. Riset yang bertajuk “Peran Channa Med Gel Terhadap Penyembuhan Luka Insisi pada &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi/"> <span class="screen-reader-text">ChannaMed Terbukti Efektif dalam Penyembuhan Luka Insisi</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi/">ChannaMed Terbukti Efektif dalam Penyembuhan Luka Insisi</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Berita</strong> <strong>Channa.id</strong> – Sebuah kolaborasi riset strategis antara dunia industri dan akademisi baru saja mencatatkan hasil yang menjanjikan. <strong>PT MMP</strong> bekerja sama dengan <strong><a href="https://fkh.uwks.ac.id/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Wijaya Kusuma (UWK)</a> Surabaya</strong> telah menyelesaikan penelitian intensif mengenai efektivitas penyembuhan luka menggunakan <strong><a href="https://www.channa.id/channamed/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">ChannaMed Gel</a></strong>.</p>



<p>Riset yang bertajuk <em>“Peran Channa Med Gel Terhadap Penyembuhan Luka Insisi pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Secara Makroskopis dan Histopatologi”</em> ini memberikan angin segar bagi inovasi produk kesehatan di Indonesia.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignright size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="828" height="1338" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/03/Gambar-9-Pengujian-Produk-ChannaMed-Gel-Oleh-FKH-UWK-dan-PT-MMP.jpeg" alt="Gambar 2 - Pengujian Produk ChannaMed Gel Oleh FKH UWK dan PT MMP crop" class="wp-image-3454" style="width:319px;height:auto"/></figure></div>


<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keunggulan di Atas Standar Medis</strong></h2>



<p>Salah satu temuan paling menjanjikan dalam penelitian in vivo ini adalah efektivitas ChannaMed yang melampaui harapan. Berdasarkan data pengujian, ChannaMed 0,05% menunjukkan hasil penyembuhan luka yang sangat baik, bahkan saat dibandingkan dengan kontrol positif Klindamisin 1%.</p>



<p>Parameter keberhasilan yang diamati tim peneliti meliputi:</p>



<ul>
<li><strong>Kecepatan durasi</strong> kesembuhan luka<sup></sup><sup></sup><sup></sup><sup></sup>.</li>



<li>Penurunan tingkat <strong>kebengkakan dan kemerahan</strong> secara signifikan<sup></sup><sup></sup><sup></sup><sup></sup>.</li>



<li>Kontrol terhadap <strong>cairan luka</strong> dan tanda-tanda peradangan.</li>
</ul>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus/">Target Stunting Nol Persen di 2030! Pemkab Sergai Gandeng PT MMP dan Binus!</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sinergi Industri dan Pendidikan</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignright size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="921" height="892" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/03/Gambar-6-Pengujian-Produk-ChannaMed-Gel-Oleh-FKH-UWK-dan-PT-MMP-crop.jpg" alt="Gambar 3 - Pengujian Produk ChannaMed Gel Oleh FKH UWK dan PT MMP crop" class="wp-image-3455" style="width:412px;height:auto"/></figure></div>


<p>Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan PKS pada 15 Desember 2025 oleh Bapak Sutristo selaku pimpinan PT MMP dan Drh. Desty Apritya, M.Vet. dari FKH UWK. Penelitian yang berlangsung di Laboratorium Hewan Coba dan Laboratorium Patologi ini memakan waktu sekitar tiga minggu pada periode Januari hingga Februari 2026.</p>



<p>Tak hanya bermanfaat bagi pengembangan produk, riset ini juga berkontribusi pada pencetakan talenta baru di dunia kedokteran hewan. Data penelitian ini menjadi basis skripsi bagi tiga mahasiswa S1 FKH UWK: <strong>Agreta Gristatama Novia H</strong> <strong>(kiri)</strong>, <strong>Fitrah Amami (tengah)</strong>, dan <strong>Lira Amelia</strong> <strong>(kanan)</strong>, <strong>di bawah bimbingan</strong> <strong>Drh. Desty Apritya, M. Vet</strong>..</p>



<p>&#8220;Hasil ini menjadi data pendukung marketing yang sangat kuat bagi kami, sekaligus membuktikan bahwa produk lokal memiliki basis saintifik yang solid,&#8221; <strong>ungkap Dr. Guntur Berlian, M.Si, Manager Scientific Affairs dari PT MMP</strong></p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/kolaborasi-binus-pemkab-sergai-usu-dan-pt-mmp-berhasil-turunkan-angka-stunting-kabupaten-serdang-bedagai/">Kolaborasi Binus, Pemkab Sergai, USU dan PT MMP Berhasil Turunkan Angka Stunting 38% di Kabupaten Serdang Bedagai</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Publikasi Hasil Penelitian</strong></h2>



<p>Meskipun masih menunggu hasil histopatologi, saat ini penelitian telah memasuki tahap penulisan laporan akhir. Laporan penelitian tersebut akan dituliskan dalam bentuk 3 skripsi sarjana kedokteran hewan serta publikasi ilmiah bersama (paper) yang dipublikasi di jurnal nasional dan internasional sebagai bukti validasi kualitas produk ChannaMed secara ilmiah.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi/">ChannaMed Terbukti Efektif dalam Penyembuhan Luka Insisi</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Temulawak dan Perannya dalam Kesehatan serta Tumbuh Kembang Anak</title>
		<link>https://www.channa.id/temulawak-untuk-tumbuh-kembang-anak/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=temulawak-untuk-tumbuh-kembang-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 02:15:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Temulawak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3427</guid>

					<description><![CDATA[<p>Topik temulawak untuk tumbuh kembang anak &#8211; Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) merupakan tanaman herbal asli Indonesia yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional. Rimpang temulawak dikenal kaya akan senyawa bioaktif seperti kurkuminoid (terutama kurkumin) dan xanthorrhizol yang memiliki aktivitas antiinflamasi, antioksidan, hepatoprotektif, serta imunomodulator. Dalam konteks kesehatan anak, temulawak sering dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan nafsu &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/temulawak-untuk-tumbuh-kembang-anak/"> <span class="screen-reader-text">Temulawak dan Perannya dalam Kesehatan serta Tumbuh Kembang Anak</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/temulawak-untuk-tumbuh-kembang-anak/">Temulawak dan Perannya dalam Kesehatan serta Tumbuh Kembang Anak</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Topik temulawak untuk tumbuh kembang anak</strong> &#8211; Temulawak (<em>Curcuma xanthorrhiza Roxb.</em>) merupakan tanaman herbal asli Indonesia yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional. </p>



<p>Rimpang temulawak dikenal kaya akan senyawa bioaktif seperti kurkuminoid (terutama kurkumin) dan xanthorrhizol yang memiliki aktivitas antiinflamasi, antioksidan, hepatoprotektif, serta imunomodulator. </p>



<p>Dalam konteks kesehatan anak, temulawak sering dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan nafsu makan, memperbaiki fungsi pencernaan, serta mendukung daya tahan tubuh (Sidik et al., 1995; Oon et al., 2015).</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Temulawak: Lebih dari Sekadar Rempah</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1408" height="768" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/03/Gambar-3-Temulawak-untuk-tumbuh-kembang-anak.png" alt="" class="wp-image-3432" style="width:700px;height:auto"/></figure>



<p>Temulawak mengandung: kurkuminoid (kurkumin, demetoksikurkumin) yang berperan sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Secara fisiologis, kurkumin bekerja dengan menghambat jalur inflamasi seperti NF-κB dan menurunkan produksi sitokin proinflamasi (Hewlings &amp; Kalman, 2017). Efek ini penting pada anak-anak yang rentan mengalami infeksi saluran cerna atau pernapasan ringan. </p>



<p>Selain itu, temulawak juga mengandung xanthorrhizol yang memiliki aktivitas antimikroba dan antiinflamasi, serta minyak atsiri yang dapat membantu stimulasi sekresi empedu dan enzim pencernaan. Stimulasi produksi empedu oleh minyak atsiri temulawak dapat membantu metabolisme lemak dan meningkatkan efisiensi pencernaan (Sidik et al., 1995).</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/stunting-di-indonesia/">Stunting di Indonesia: Strategi, Tantangan, dan Inovasi Lokal</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Manfaat untuk Nafsu Makan dan Status Gizi</strong></h2>



<p>Salah satu manfaat tradisional yang paling dikenal adalah peningkatan nafsu makan. Secara ilmiah, efek ini dikaitkan dengan peningkatan sekresi empedu dan enzim pencernaan sehingga proses pencernaan menjadi lebih optimal. Ketika pencernaan membaik, penyerapan nutrisi seperti termasuk protein, lemak, vitamin, dan mineral juga meningkat.</p>



<p>Penelitian intervensi pada balita kurang gizi menunjukkan bahwa pemberian sediaan temulawak dapat meningkatkan berat badan secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol (Mahasari et al., 2024). </p>



<p>Pada anak usia pertumbuhan, kecukupan nutrisi sangat penting untuk pertambahan berat dan tinggi badan, perkembangan jaringan otot dan tulang, dan perkembangan kognitif anak. </p>



<p>Dengan mendukung fungsi pencernaan, temulawak berpotensi menjadi suplemen pendamping untuk anak dengan masalah nafsu makan ringan hingga sedang, tentu dengan tetap memperhatikan asupan gizi seimbang.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Imunomodulator Alami untuk Melindungi Si Kecil</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1000" height="795" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/03/Gambar-4-Temulawak-untuk-tumbuh-kembang-anak.jpg" alt="" class="wp-image-3433" style="width:545px;height:auto"/></figure>



<p>Anak-anak memiliki sistem imun yang masih berkembang. Senyawa kurkumin dan xanthorrhizol berperan sebagai imunomodulator ringan yang membantu menjaga keseimbangan respons imun. Aktivitas antioksidan juga membantu melindungi sel dari stres oksidatif akibat infeksi atau paparan lingkungan.</p>



<p>Beberapa penelitian <em>in vitro</em> dan <em>in vivo</em> menunjukkan bahwa ekstrak temulawak dapat menekan pertumbuhan bakteri, mengurangi peradangan, dan meningkatkan aktivitas sel imun (Oon et al., 2015). Hal ini menjadikan temulawak berpotensi sebagai pendukung daya tahan tubuh anak, terutama pada masa adaptasi sekolah atau perubahan musim.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/ciri-ciri-stunting-pada-anak-kecil/">Kenali Ciri-ciri Stunting pada Anak Kecil, Orang Tua Wajib Tahu</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Perlindungan dan Dukungan Fungsi Hati</strong></h2>



<p>Hati berperan penting dalam metabolisme nutrisi dan detoksifikasi. Aktivitas hepatoprotektif temulawak telah banyak dilaporkan dalam berbagai studi eksperimental (Devaraj et al., 2014). </p>



<p>Kurkumin membantu melindungi sel hati dari kerusakan oksidatif dan mendukung regenerasi sel hati. Pada anak yang mengalami gangguan pencernaan ringan atau konsumsi obat tertentu dalam jangka pendek, dukungan fungsi hati dapat membantu menjaga metabolisme tetap optimal.</p>



<div style="height:28px" aria-hidden="true" class="wp-block-spacer"></div>



<p>***</p>



<p>Temulawak merupakan herbal asli Indonesia dengan potensi manfaat yang cukup luas bagi kesehatan anak, terutama dalam mendukung nafsu makan, fungsi pencernaan, daya tahan tubuh, dan kesehatan hati. </p>



<p>Walaupun bukti ilmiah terus berkembang, penggunaan temulawak sebaiknya tetap menjadi bagian dari pendekatan komprehensif yang meliputi pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik, dan pemantauan tumbuh kembang secara berkala. </p>



<p>Dengan pendekatan yang tepat dan berbasis bukti, temulawak untuk tumbuh kembang anak dapat menjadi salah satu alternatif nutrisi lokal yang mendukung generasi anak Indonesia tumbuh sehat dan optimal.</p>



<div style="height:28px" aria-hidden="true" class="wp-block-spacer"></div>



<p><strong>Daftar Pustaka</strong></p>



<p>Devaraj, S., Esfahani, A. S., Ismail, S., Ramanathan, S., &amp; Yam, M. F. (2014). Evaluation of the hepatoprotective activity of standardized ethanolic extract of <em>Curcuma xanthorrhiza</em> Roxb. <em>Journal of Medicinal Food</em>, 17(6), 1–7.</p>



<p>Hewlings, S. J., &amp; Kalman, D. S. (2017). Curcumin: A review of its effects on human health. <em>Foods</em>, 6(10), 92. <a href="https://doi.org/10.3390/foods6100092">https://doi.org/10.3390/foods6100092</a></p>



<p>Mahasari, M. S., Agustina, L., &amp; Widhi Astuti, K. E. (2024). Administration of <em>Curcuma xanthorrhiza</em> jelly increases body weight in undernourished toddlers. <em>Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional</em>, 9(1), 45–52.</p>



<p>Oon, S. F., Nallappan, M., Tee, T. T., Shohaimi, S., Kassim, N. K., Sa’ariwijaya, M. S., &amp; Cheah, Y. H. (2015). Xanthorrhizol: A review of its pharmacological activities and anticancer properties. <em>Cancer Cell International</em>, 15, 100.</p>



<p>Sidik, S., Wardani, R. S., &amp; Sa’roni. (1995). The effect of <em>Curcuma xanthorrhiza</em> Roxb. on bile secretion in experimental animals. <em>Indonesian Journal of Pharmacy</em>, 6(2), 56–60.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/temulawak-untuk-tumbuh-kembang-anak/">Temulawak dan Perannya dalam Kesehatan serta Tumbuh Kembang Anak</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stunting di Indonesia: Strategi, Tantangan, dan Inovasi Lokal</title>
		<link>https://www.channa.id/stunting-di-indonesia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=stunting-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 01:09:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Channa Fit]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting di Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3300</guid>

					<description><![CDATA[<p>Topik stunting di Indonesia &#8211; Stunting adalah kondisi di mana anak gagal tumbuh secara optimal, khususnya dalam hal tinggi badan sesuai usia. Penyebabnya beragam, di antaranya adalah malnutrisi kronis, infeksi berulang, sanitasi buruk, dan pola asuh yang kurang tepat, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi ini bukan sekadar “pendek”, tetapi memiliki konsekuensi jangka &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/stunting-di-indonesia/"> <span class="screen-reader-text">Stunting di Indonesia: Strategi, Tantangan, dan Inovasi Lokal</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/stunting-di-indonesia/">Stunting di Indonesia: Strategi, Tantangan, dan Inovasi Lokal</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Topik stunting di Indonesia</strong> &#8211; Stunting adalah kondisi di mana anak gagal tumbuh secara optimal, khususnya dalam hal tinggi badan sesuai usia. Penyebabnya beragam, di antaranya adalah malnutrisi kronis, infeksi berulang, sanitasi buruk, dan pola asuh yang kurang tepat, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).</p>



<p>Kondisi ini bukan sekadar “pendek”, tetapi memiliki konsekuensi jangka panjang, seperti perkembangan kognitif yang terganggu, prestasi sekolah menurun, produktivitas di masa dewasa turun, serta berpotensi memperkuat siklus kemiskinan antar generasi.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/channafit-berhasil-memberikan-dampak-terbaik-dalam-penanganan-stunting-pada-kolaborasi-penelitian-oleh-binus-usu-dan-pt-mmp-di-serdang-bedagai/">ChannaFit Berhasil Memberikan Dampak Terbaik dalam Penanganan Stunting pada Kolaborasi Penelitian oleh BINUS, USU, dan PT MMP di Serdang Bedagai</a></strong></p>



<p>Dalam dekade terakhir, angka stunting terus menjadi fokus utama kebijakan nasional. Upaya pemerintah melalui berbagai strategi telah mendorong penurunan prevalensi stunting dari level tinggi beberapa tahun lalu menjadi sekitar ± 21–22% pada tahun 2023–2024, meskipun target nasional di bawah Peraturan Presiden No. 72/2021 adalah 14% pada 2024. Secara garis besar, Pemerintah mengadopsi pendekatan holistik dan multisektoral untuk mengatasi permasalahan stunting. Hal ini juga sejalan dengan <a href="https://stunting.go.id/wp-content/uploads/2020/08/Stranas_Percepatan_Pencegahan_Anak_Kerdil.pdf" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (stunting)</a>:</p>



<h2 class="wp-block-heading">Regulasi dan Koordinasi Lintas Sektor</h2>



<p>Perpres No. 72 Tahun 2021 menetapkan stunting sebagai prioritas nasional, dengan peran berbagai kementerian/lembaga, pemerintah provinsi/kabupaten/kota, hingga desa. Hal ini mencakup pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di tiap tingkat pemerintahan untuk mengoordinasikan pelaksanaan program secara efektif.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pendekatan Gizi Terintegrasi</h2>



<p>Upaya ini meliputi pemberian suplementasi gizi, edukasi pola makan, serta intervensi kesehatan ibu dan anak sejak kehamilan hingga usia bawah lima tahun. Program seperti <em>Supplementary Feeding Program</em> (SFP) memberikan makanan tambahan bergizi kepada balita yang kekurangan gizi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Perbaikan Layanan Kesehatan</h2>



<p>Program kesehatan ibu dan anak, termasuk pemeriksaan kehamilan rutin, pemberian ASI eksklusif, imunisasi lengkap, dan konseling gizi. Hal ini menjadi bagian penting dari preventif utama untuk mencegah stunting sejak dini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Intervensi Berbasis Keluarga</h2>



<p>Keluarga berperan sebagai garda terdepan penanganan stunting, berikut pendampingan kesehatan, pendidikan asuh, serta akses terhadap layanan dan informasi terkait gizi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Implementasi Produk Lokal: Studi di Sumatera Utara</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="2216" height="2216" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/02/F-Vemuno.png" alt="" class="wp-image-3417" style="object-fit:cover;width:350px;height:350px"/></figure></div>


<p>Sebuah publikasi penting yang baru-baru ini dirilis oleh jurnal <a href="https://www.nature.com/articles/s41598-024-61462-z" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Scientific Reports</a> pada tahun 2024 adalah penelitian berjudul <em>“Monitoring and evaluation of childhood stunting reduction program based on fish supplement product in North Sumatera, Indonesia”</em> oleh Pardamean dkk.</p>



<p>Studi ini mengevaluasi program intervensi stunting berbasis suplemen ikan gabus (<em>Channa striata</em>) yang dikombinasikan dengan ramuan herbal Temulawak (<em>Curcuma xanthorrhiza</em>) dan Meniran (<em>Phyllanthus niruri</em>) terhadap pertumbuhan balita stunting di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, selama 6 bulan.</p>



<p>Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa inovasi berbasis sumber daya lokal dapat mendukung upaya nasional, terutama dalam meningkatkan status gizi anak stunting. Suplementasi bahan berbasis ikan berhasil menurunkan prevalensi stunting sebesar ± 37% anak balita dengan status stunting awal. Penilaian tersebut ditarik berdasarkan rata-rata nilai <em>Height-for-Age Z-score</em> (HAZ) dan <em>Weight-for-Height Z-score</em> (WHZ) meningkat secara signifikan setelah suplementasi produk ikan lokal dibanding hanya makanan tambahan lainnya.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus/">Target Stunting Nol Persen di 2030! Pemkab Sergai Gandeng PT MMP dan Binus!</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Implementasi Produk Lokal: Studi di Sulawesi Tengah dan daerah lainnya</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1182" height="1182" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2022/08/ChannaFit-2.webp" alt="" class="wp-image-952" style="object-fit:cover;width:350px;height:350px" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2022/08/ChannaFit-2.webp 1182w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2022/08/ChannaFit-2-300x300.webp 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2022/08/ChannaFit-2-1024x1024.webp 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2022/08/ChannaFit-2-150x150.webp 150w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2022/08/ChannaFit-2-768x768.webp 768w" sizes="(max-width: 1182px) 100vw, 1182px" /></figure></div>


<p>Selain dilakukan di Sumatera Utara, evaluasi program intervensi stunting berbasis suplemen ikan gabus yang dikombinasikan dengan Temulawak dan Meniran terhadap pertumbuhan balita stunting juga dilakukan di beberapa daerah lain di Indonesia, di antaranya di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Hasil penelitian penurunan stunting selama periode 6 bulan di lokasi ini dilaporkan masih dalam tahap pengolahan data. Berbagai daerah lain, seperti salah satu kabupaten di Jawa Timur juga ditengarai akan ikut melakukan projek serupa.</p>



<p>Projek implementasi produk lokal untuk penekanan stunting dapat berjalan dengan sukses karena didukung dan melibatkan pihak akademisi dan Dinas Kesehatan di daerah lokus penelitian tersebut.</p>



<p>***</p>



<p>Contoh hasil dari studi di atas berhasil membuka jendela pemahaman yang penting, yaitu: intervensi lokal berbasis sumber daya setempat seperti makanan dari ikan lokal bisa menjadi alternatif atau pendamping program nasional. Hal ini bersifat relevan untuk daerah-daerah dengan sumber protein hewani melimpah seperti Sumatera Utara, dimana pendekatan semacam ini diharapkan dapat memperkuat program nasional melalui strategi yang lebih kontekstual.</p>



<p>Penanganan stunting di Indonesia merupakan kerja besar lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat hingga keluarga. Strategi yang berjalan tidak hanya fokus pada pemberian makanan tambahan, tetapi juga edukasi gizi, kesehatan ibu dan anak, sanitasi, serta pemantauan yang konsisten. Dalam jangka panjang, menggabungkan intervensi nasional yang terprogram dengan solusi lokal yang adaptif berpotensi mempercepat penurunan stunting secara lebih efektif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.</p>



<p><strong>Daftar Pustaka</strong></p>



<p>Tim Percepatan Penurunan Stunting-Setwapres. <em>Strategi Nasional Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting 2025-2029</em>. <strong>2025.</strong> Kementrian Sekretariat Negara Republik Indonesia.</p>



<p>Pardamean B, et al. Monitoring and evaluation of childhood stunting reduction program based on fish supplement product in North Sumatera, Indonesia. <em>Scientific Reports</em>, <strong>2024</strong>. 14:11674. DOI 10.1038/s41598-024-61462-z</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/stunting-di-indonesia/">Stunting di Indonesia: Strategi, Tantangan, dan Inovasi Lokal</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manfaat Konsumsi Daun Bayam dan Rumput Laut sebagai Suplemen Alami bagi Ibu Hamil dan Menyusui</title>
		<link>https://www.channa.id/manfaat-bayam-dan-rumput-laut-untuk-ibu-hamil-dan-menyusui/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=manfaat-bayam-dan-rumput-laut-untuk-ibu-hamil-dan-menyusui</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 03:23:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Bayam]]></category>
		<category><![CDATA[Channa Fola]]></category>
		<category><![CDATA[Channa Lakta]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Menyusui]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3279</guid>

					<description><![CDATA[<p>Topik manfaat bayam dan rumput laut untuk ibu hamil dan menyusui &#8211; Masa kehamilan dan menyusui adalah fase emas yang membutuhkan perhatian khusus terhadap asupan gizi. Apa yang dikonsumsi ibu tidak hanya berdampak pada kesehatan dirinya, tetapi juga berperan besar dalam pertumbuhan dan perkembangan janin serta kualitas ASI. Di tengah meningkatnya minat terhadap bahan alami, &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/manfaat-bayam-dan-rumput-laut-untuk-ibu-hamil-dan-menyusui/"> <span class="screen-reader-text">Manfaat Konsumsi Daun Bayam dan Rumput Laut sebagai Suplemen Alami bagi Ibu Hamil dan Menyusui</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/manfaat-bayam-dan-rumput-laut-untuk-ibu-hamil-dan-menyusui/">Manfaat Konsumsi Daun Bayam dan Rumput Laut sebagai Suplemen Alami bagi Ibu Hamil dan Menyusui</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Topik manfaat bayam dan rumput laut untuk ibu hamil dan menyusui</strong> &#8211; Masa kehamilan dan menyusui adalah fase emas yang membutuhkan perhatian khusus terhadap asupan gizi. Apa yang dikonsumsi ibu tidak hanya berdampak pada kesehatan dirinya, tetapi juga berperan besar dalam pertumbuhan dan perkembangan janin serta kualitas ASI. </p>



<p>Di tengah meningkatnya minat terhadap bahan alami, daun bayam dan rumput laut menjadi dua sumber pangan lokal dan laut yang potensial sebagai suplemen kesehatan alami bagi ibu hamil dan menyusui.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/peran-peptida-ikan-gabus-channa-striata-untuk-menurunkan-tekanan-darah-hipertensi/">Peran Peptida Ikan Gabus (Channa striata) untuk Menurunkan Tekanan Darah (Hipertensi)</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Daun Bayam: Sumber Nutrisi Penting untuk Ibu dan Janin</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1200" height="800" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/02/Gambar-5-manfaat-bayam-dan-rumput-laut-untuk-ibu-hamil-dan-menyusui.jpg" alt="Gambar 2 - manfaat bayam dan rumput laut untuk ibu hamil dan menyusui" class="wp-image-3287" style="width:539px;height:auto"/></figure>



<p>Daun bayam dikenal sebagai sayuran hijau yang kaya nutrisi dan mudah diolah. Kandungan gizinya sangat relevan untuk kebutuhan ibu hamil dan menyusui, antara lain:</p>



<ul>
<li>Asam folat (vitamin B9)<br>Berperan penting dalam pembentukan tabung saraf janin, sehingga membantu mencegah cacat bawaan pada sistem saraf. Melansir laman <a href="https://www.cdc.gov/folic-acid/about/index.html" target="_blank" rel="noreferrer noopener">CDC</a>, bahwa mengonsumsi 400 mikrogram asam folat setiap hari dapat membantu mencegah jenis cacat lahir serius yang disebut cacat tabung saraf pada ibu hamil. </li>



<li>Zat besi<br>Membantu pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia, kondisi yang sering dialami ibu hamil dan menyusui akibat peningkatan kebutuhan darah.</li>



<li>Kalsium dan magnesium<br>Mendukung pembentukan tulang dan gigi janin, serta membantu menjaga kesehatan tulang ibu.</li>



<li>Vitamin A, C, dan E<br>Berfungsi sebagai antioksidan alami yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melindungi sel dari stres oksidatif.</li>
</ul>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/puasa-untuk-ibu-hamil-trimester-1/">Bolehkah Puasa untuk Ibu Hamil Trimester 1? Simak Penjelasan, Risiko, dan Tips Amannya!</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Rumput Laut: Nutrisi Tambahan untuk Kesehatan Ibu dan Kualitas ASI</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1000" height="665" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/02/Gambar-4-manfaat-bayam-dan-rumput-laut-untuk-ibu-hamil-dan-menyusui.jpg" alt="Gambar 3 - manfaat bayam dan rumput laut untuk ibu hamil dan menyusui" class="wp-image-3288" style="width:530px;height:auto"/></figure>



<p>Rumput laut telah lama dikonsumsi di berbagai budaya sebagai pangan fungsional. Untuk ibu hamil dan menyusui, rumput laut menawarkan manfaat unik, antara lain:</p>



<ul>
<li>Yodium alami<br>Yodium sangat penting untuk mendukung fungsi kelenjar tiroid. Hal ini diperkuat juga dengan pemaparan badan kesehatan dunia (<a href="https://www.who.int/tools/elena/bbc/iodine-pregnancy" target="_blank" rel="noreferrer noopener">WHO</a>), bahwa yodium sangat penting untuk produksi hormon tiroid ibu dan janin yang mengatur perkembangan otak dan sistem saraf janin.</li>



<li>Serat pangan<br>Membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit, keluhan umum selama kehamilan.</li>



<li>Asam lemak esensial dan mineral<br>Mendukung metabolisme tubuh, kesehatan sel, serta membantu meningkatkan kualitas dan kandungan gizi ASI.</li>



<li>Senyawa bioaktif dan antioksidan<br>Berpotensi membantu meningkatkan imunitas dan menjaga keseimbangan metabolik ibu.</li>
</ul>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/inovasi-produk-berbahan-rumput-laut-dari-pt-mmp-disambut-baik-para-menteri-pada-seaweed-investment-and-forum-festival-2022/">Inovasi Produk Berbahan Rumput Laut dari PT MMP Disambut Baik Para Menteri pada Seaweed Investment and Forum Festival 2022</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kombinasi Bayam dan Rumput Laut sebagai Suplemen Alami</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1584" height="672" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/02/Gambar-2-manfaat-bayam-dan-rumput-laut-untuk-ibu-hamil-dan-menyusui.png" alt="Gambar 4 - manfaat bayam dan rumput laut untuk ibu hamil dan menyusui" class="wp-image-3282"/></figure>



<p>Mengombinasikan daun bayam dan rumput laut memberikan efek saling melengkapi antara nutrisi darat dan laut. Bayam kaya vitamin dan mineral darat, sementara rumput laut unggul dalam kandungan yodium dan mineral laut. Kombinasi ini berpotensi:</p>



<ul>
<li>Mendukung kesehatan ibu hamil dan menyusui</li>



<li>Membantu pertumbuhan dan perkembangan janin</li>



<li>Meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI</li>



<li>Menjadi alternatif suplemen alami yang lebih terjangkau dan mudah diperoleh</li>
</ul>



<p>Meskipun berasal dari bahan alami, konsumsi bayam dan rumput laut tetap perlu memperhatikan porsi dan kebersihan bahan. Ibu hamil dan menyusui disarankan mengolah bahan dengan baik dan, bila perlu, konsumsi dalam bentuk suplemen ekstrak yang sudah terdaftar aman dan berkhasiat dari Badan POM. </p>



<p>Untuk membantu ibu hamil dan menyusui, kini hadir Channa Fola dan Channa Lakta yang mengandung kombinasi ekstrak daun bayam, ekstrak rumput laut, hingga ekstrak ikan gabus budidaya yang tinggi protein dan albumin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian Bunda. Channa Fola untuk ibu hamil dan Channa Lakta untuk ibu menyusui merupakan pilihan tepat yang alami dan berkualitas. </p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-1 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:50%">
<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2023/01/Channa-Fola-1024x1024.webp" alt="Channa-Fola" class="wp-image-1098" style="object-fit:cover;width:350px;height:350px" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2023/01/Channa-Fola-1024x1024.webp 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2023/01/Channa-Fola-300x300.webp 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2023/01/Channa-Fola-150x150.webp 150w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2023/01/Channa-Fola-768x768.webp 768w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2023/01/Channa-Fola.webp 1182w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</div>



<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:50%">
<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2023/01/Channa-Lakta-1024x1024.webp" alt="Channa-Lakta" class="wp-image-1099" style="object-fit:cover;width:350px;height:350px" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2023/01/Channa-Lakta-1024x1024.webp 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2023/01/Channa-Lakta-300x300.webp 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2023/01/Channa-Lakta-150x150.webp 150w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2023/01/Channa-Lakta-768x768.webp 768w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2023/01/Channa-Lakta.webp 1182w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
</div>
</div>



<p>Itulah topik bahasan manfaat bayam dan rumput laut untuk ibu hamil dan menyusui. Dengan pengolahan yang tepat dan konsumsi yang seimbang, bayam dan rumput laut dapat menjadi suplemen kesehatan alami yang mendukung ibu hamil dan menyusui dalam menjalani fase penting kehidupan dengan lebih sehat dan optimal.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/manfaat-bayam-dan-rumput-laut-untuk-ibu-hamil-dan-menyusui/">Manfaat Konsumsi Daun Bayam dan Rumput Laut sebagai Suplemen Alami bagi Ibu Hamil dan Menyusui</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diabetes dan Hipertensi: Kombo Penyakit Senyap Mematikan</title>
		<link>https://www.channa.id/diabetes-dan-hipertensi-kombo-penyakit-senyap-mematikan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=diabetes-dan-hipertensi-kombo-penyakit-senyap-mematikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 08:35:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Hipertensi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3257</guid>

					<description><![CDATA[<p>Topik hubungan diabetes dan hipertensi &#8211; Penyakit diabetes melitus (DM) dan hipertensi sering disebut sebagai silent killer. Penyakit ini kerap berkembang tanpa gejala berarti, namun diam-diam menimbulkan berbagai komplikasi serius yang dapat menurunkan kualitas hidup, bahkan mengancam nyawa. Dalam praktiknya, keduanya sangat sering muncul bersamaan dan saling memengaruhi. Tidak sedikit penderita diabetes yang juga mengalami &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/diabetes-dan-hipertensi-kombo-penyakit-senyap-mematikan/"> <span class="screen-reader-text">Diabetes dan Hipertensi: Kombo Penyakit Senyap Mematikan</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/diabetes-dan-hipertensi-kombo-penyakit-senyap-mematikan/">Diabetes dan Hipertensi: Kombo Penyakit Senyap Mematikan</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Topik hubungan diabetes dan hipertensi </strong>&#8211; Penyakit diabetes melitus (DM) dan hipertensi sering disebut sebagai <em>silent killer</em>. Penyakit ini kerap berkembang tanpa gejala berarti, namun diam-diam menimbulkan berbagai komplikasi serius yang dapat menurunkan kualitas hidup, bahkan mengancam nyawa. Dalam praktiknya, keduanya sangat sering muncul bersamaan dan saling memengaruhi. </p>



<p>Tidak sedikit penderita diabetes yang juga mengalami tekanan darah tinggi, begitu pula sebaliknya. Kombinasi ini membuat risiko komplikasi kesehatan meningkat secara signifikan. Karena itu, memahami kaitan antara diabetes dan hipertensi menjadi langkah awal yang penting dalam upaya pencegahan dan pengobatan jangka panjang.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/peran-peptida-ikan-gabus-channa-striata-untuk-menurunkan-tekanan-darah-hipertensi/">Peran Peptida Ikan Gabus (Channa striata) untuk Menurunkan Tekanan Darah (Hipertensi)</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Mengapa Diabetes dan Hipertensi Sering Terjadi Bersamaan?</strong></h2>



<p>Hubungan antara diabetes dan hipertensi tidak terjadi secara kebetulan. Keduanya memiliki faktor risiko yang serupa, seperti pola makan tidak sehat, kelebihan berat badan, kurang aktivitas fisik, stres berkepanjangan, dan penuaan. Pada diabetes, kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah dan menurunkan elastisitasnya. </p>



<p>Kondisi ini membuat aliran darah menjadi kurang lancar dan tekanan darah meningkat. Sebaliknya, hipertensi dapat mengganggu kerja insulin dan memperburuk resistensi insulin, sehingga kadar gula darah semakin sulit dikendalikan. Dengan kata lain, diabetes dan hipertensi membentuk lingkaran masalah yang saling memperparah satu sama lain.</p>



<p>Melansir laman <a href="https://www.ahajournals.org/doi/10.1161/HYPERTENSIONAHA.121.17981" target="_blank" rel="noreferrer noopener">American Heart Association Journals</a> dan <a href="https://www.medicalnewstoday.com/articles/317220#link" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Medical News Today</a>, bahwa 2 dari 3 orang dengan diabetes melaporkan menderita hipertensi atau sedang mengonsumsi obat resep untuk menurunkan tekanan darah mereka. Hal ini menunjukan bahwa penderita diabetes memiliki tingkat hipertensi yang lebih tinggi dibandingkan populasi umum. </p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Dampak Kesehatan Jika Tidak Terkontrol</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1584" height="672" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/02/Gambar-2-hubungan-diabetes-dan-hipertensi-1.png" alt="Gambar 2 - hubungan diabetes dan hipertensi" class="wp-image-3266"/></figure>



<p>Ketika diabetes dan hipertensi tidak dikelola dengan baik, berbagai masalah serius dapat muncul, antara lain: Penyakit jantung dan stroke, akibat kerusakan pembuluh darah dan penumpukan plak; Kerusakan ginjal, karena ginjal harus menyaring darah dengan tekanan dan kadar gula tinggi; Gangguan penglihatan, akibat kerusakan pembuluh darah di mata; Gangguan saraf dan luka sulit sembuh, terutama pada penderita diabetes. Nah, risiko komplikasi ini jauh lebih tinggi jika kedua penyakit terjadi secara bersamaan dibandingkan hanya salah satunya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pola Hidup Sehat: Kunci Utama Pencegahan dan Pengendalian</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1200" height="800" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/02/Gambar-3-hubungan-diabetes-dan-hipertensi.jpg" alt="Gambar 3 - hubungan diabetes dan hipertensi" class="wp-image-3264" style="width:710px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Top view of fresh fruits and vegetables in heart plate wood (apple, carrot, tomato, orange, broccoli) and sports equipment and doctor stethoscope on wooden table, Healthy lifestyle diet food concept</figcaption></figure>



<p>Pola hidup sehat adalah fondasi utama dalam mencegah dan mengendalikan diabetes serta hipertensi. Beberapa kebiasaan sederhana yang terbukti memberikan dampak besar, seperti:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Mengatur Pola Makan</strong></h3>



<p>Mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak jenuh sangat penting. Sebaliknya, perbanyak asupan sayur, buah, biji-bijian, serta sumber protein yang sehat. Pola makan seimbang membantu menjaga kadar gula darah dan tekanan darah tetap stabil.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Aktif Bergerak</strong></h3>



<p>Aktivitas fisik seperti jalan kaki, bersepeda, atau senam ringan selama 30 menit per hari dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu menurunkan tekanan darah.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Menjaga Berat Badan Ideal</strong></h3>



<p>Kelebihan berat badan merupakan faktor risiko utama diabetes dan hipertensi. Menurunkan berat badan secara bertahap dapat memperbaiki kondisi metabolik secara signifikan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Mengelola Stres dan Istirahat Cukup</strong></h3>



<p>Stres kronis dan kurang tidur dapat memicu peningkatan gula darah dan tekanan darah. Relaksasi, tidur cukup, dan manajemen stres sangat penting dalam pengendalian penyakit kronis.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/reformulasi-channafit-nanoemulsi-kolaborasi-itb/">Reformulasi ChannaFit – Optimasi dan Evaluasi Sirup Nanoemulsi Produk ChannaFit</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Peran Suplemen Herbal sebagai Pendukung Terapi</strong></h2>



<p>Selain perubahan gaya hidup dan pengobatan medis, suplemen herbal semakin banyak digunakan sebagai pendukung dalam pencegahan dan pengelolaan diabetes serta hipertensi. Beberapa herbal seperti kayu manis, seledri dan ikan gabus diketahui memiliki manfaat seperti: membantu mengontrol kadar gula darah, mendukung kesehatan pembuluh darah; membantu menurunkan tekanan darah secara alami; memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. </p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><a href="https://www.channa.id/channa-bets/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="2216" height="2216" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/12/Channa-Bets-Box.jpg" alt="Channa-Bets-Box" class="wp-image-2500" style="object-fit:cover;width:350px;height:350px"/></a></figure></div>


<p>Suplemen herbal dapat menjadi pilihan pendamping yang bermanfaat, terutama jika dikonsumsi secara teratur dan disertai pola hidup sehat. Salah satu yang bisa menjadi pilihan yaitu <strong><a href="https://www.channa.id/channa-bets/">Channa Bets</a></strong> untuk diabetes dan <a href="https://www.channa.id/channa-graveo/"><strong>C</strong></a><a href="https://www.channa.id/channa-graveo/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>hanna Graveo</strong></a> untuk hipertensi. Keduanya merupakan suplemen herbal pendukung terapi yang memiliki standar modern sehingga khasiatnya terjaga baik. Meski demikian, penggunaannya tetap harus bijak dan tidak menggantikan terapi medis yang diresepkan oleh tenaga kesehatan.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><a href="https://www.channa.id/channa-graveo/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="2216" height="2216" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/12/Channa-Graveo-Single.png" alt="Gambar Channa Graveo" class="wp-image-2287" style="object-fit:cover;width:350px;height:350px"/></a></figure></div>


<p>Pendekatan terbaik penanganan diabetes-hipertensi adalah melalui pendekatan yang menyeluruh, yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat, menjalani pengobatan sesuai anjuran, serta memanfaatkan suplemen herbal sebagai terapi pendukung yang aman dan berbasis ilmiah. Dengan langkah yang konsisten dan kesadaran sejak dini, diabetes dan hipertensi dapat dicegah, dikendalikan, dan dampaknya terhadap kualitas hidup dapat diminimalkan.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/diabetes-dan-hipertensi-kombo-penyakit-senyap-mematikan/">Diabetes dan Hipertensi: Kombo Penyakit Senyap Mematikan</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peran Peptida Ikan Gabus (Channa striata) untuk Menurunkan Tekanan Darah (Hipertensi)</title>
		<link>https://www.channa.id/peran-peptida-ikan-gabus-channa-striata-untuk-menurunkan-tekanan-darah-hipertensi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=peran-peptida-ikan-gabus-channa-striata-untuk-menurunkan-tekanan-darah-hipertensi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 03:10:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[channa striata]]></category>
		<category><![CDATA[Hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[ikan gabus]]></category>
		<category><![CDATA[Peptida Ikan Gabus]]></category>
		<category><![CDATA[Tekanan Darah Tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3199</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang prevalensinya terus meningkat. Di Indonesia, hipertensi menjadi masalah kesehatan masyarakat karena sering berkembang tanpa gejala yang jelas dan berkontribusi terhadap kejadian stroke, penyakit jantung koroner, serta gagal ginjal. Selain terapi farmakologis, pendekatan non-farmakologis melalui konsumsi pangan fungsional semakin mendapat perhatian. Salah satu sumber pangan lokal &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/peran-peptida-ikan-gabus-channa-striata-untuk-menurunkan-tekanan-darah-hipertensi/"> <span class="screen-reader-text">Peran Peptida Ikan Gabus (Channa striata) untuk Menurunkan Tekanan Darah (Hipertensi)</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/peran-peptida-ikan-gabus-channa-striata-untuk-menurunkan-tekanan-darah-hipertensi/">Peran Peptida Ikan Gabus (Channa striata) untuk Menurunkan Tekanan Darah (Hipertensi)</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang prevalensinya terus meningkat. Di Indonesia, hipertensi menjadi masalah kesehatan masyarakat karena sering berkembang tanpa gejala yang jelas dan berkontribusi terhadap kejadian stroke, penyakit jantung koroner, serta gagal ginjal. Selain terapi farmakologis, pendekatan non-farmakologis melalui konsumsi pangan fungsional semakin mendapat perhatian.</p>



<p>Salah satu sumber pangan lokal yang berpotensi sebagai agen antihipertensi alami adalah ikan gabus (<em>Channa striata</em>), khususnya dalam bentuk peptida bioaktif hasil hidrolisis proteinnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Peptida Bioaktif dari Ikan Gabus</strong></h2>



<p>Ikan gabus dikenal memiliki kandungan protein dan albumin yang tinggi. Melalui proses hidrolisis enzimatik, protein ikan gabus dapat dipecah menjadi peptida berukuran kecil yang memiliki aktivitas biologis spesifik. Peptida bioaktif ini lebih mudah diserap oleh saluran pencernaan dibandingkan protein utuh, sehingga bioavailabilitasnya relatif tinggi.</p>



<p>Berbagai studi menunjukkan bahwa peptida yang berasal dari protein ikan memiliki aktivitas biologis, antara lain sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antihipertensi.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Mekanisme Antihipertensi</strong></h2>



<p>Efek penurunan tekanan darah dari peptida ikan gabus terutama dikaitkan dengan kemampuannya dalam menghambat aktivitas <em>Angiotensin-Converting Enzyme</em> (ACE). Efek antihipertensi ini telah dilaporkan dalam jurnal populer Q1 Heliyon dengan judul “Peptide derived <em>C. striata</em> albumin as a natural angiotensin-converting enzyme inhibitor” oleh gabungan peneliti dari PT Mega Medica Pharmaceuticals dan Sekolah Farmasi ITB (Berlian et al., 2023). Enzim ACE berperan dalam mengubah angiotensin I menjadi angiotensin II, senyawa yang menyebabkan vasokonstriksi dan peningkatan tekanan darah.</p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="853" height="749" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/01/Gambar-Jurnal-Guntur-Berlian-Peptida-Ikan-Gabus.jpg" alt="Jurnal - peptida ikan gabus untuk hipertensi" class="wp-image-3202" style="width:642px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Jurnal ilmiah peran peptida ikan gabus untuk hipertensi </figcaption></figure>



<p>Secara umum, penghambatan ACE oleh peptida bioaktif dapat bekerja melalui beberapa cara, diantara: penghambatan pembentukan angiotensin II, peningkatan vasodilatasi pembuluh darah, penurunan resistensi perifer dan menstabilkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Selain itu, aktivitas antioksidan dari peptida ikan gabus dapat menurunkan stres oksidatif yang berperan dalam disfungsi endotel pada penderita hipertensi.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Manfaat Konsumsi Harian</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1376" height="768" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/01/Gambar-2-peptida-ikan-gabus-untuk-hipertensi.png" alt="Gambar 2 - peptida ikan gabus untuk hipertensi" class="wp-image-3204" style="width:699px;height:auto"/></figure>



<p>Konsumsi peptida ikan gabus secara teratur berpotensi memberikan efek protektif terhadap sistem kardiovaskular. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh meliputi:</p>



<ul>
<li>Membantu mengontrol tekanan darah secara bertahap</li>



<li>Mendukung fungsi endotel pembuluh darah</li>



<li>Berperan sebagai terapi pendamping pada penderita hipertensi ringan hingga sedang</li>



<li>Menyediakan sumber protein fungsional yang mudah diserap</li>
</ul>



<p>Dalam bentuk sediaan kapsul atau suplemen, seperti dalam Channa Graveo, peptida ikan gabus untuk hipertensi dapat dikonsumsi secara praktis dan konsisten, sehingga mendukung kepatuhan konsumsi harian.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Siapa yang Cocok Mengonsumsi Peptida Ikan Gabus?</strong></h2>



<p>Peptida bioaktif ikan gabus dalam Channa Graveo dapat menjadi pilihan pendukung kesehatan kardiovaskular bagi beberapa kelompok berikut, terutama sebagai bagian dari pendekatan non-farmakologis dalam menjaga tekanan darah.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><a href="https://www.channa.id/channa-gravero/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="2216" height="2216" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/12/Channa-Graveo-Single.png" alt="Gambar Channa Graveo" class="wp-image-2287" style="object-fit:cover;width:350px;height:350px"/></a></figure></div>


<ul>
<li>Penderita hipertensi ringan hingga sedang</li>



<li>Orang dewasa dan lansia dengan risiko tekanan darah tinggi</li>



<li>Individu dengan riwayat hipertensi dalam keluarga</li>



<li>Penderita hipertensi yang menjalani terapi obat</li>



<li>Individu yang menerapkan pola hidup sehat</li>
</ul>



<p>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/reformulasi-channafit-nanoemulsi-kolaborasi-itb/">Reformulasi ChannaFit – Optimasi dan Evaluasi Sirup Nanoemulsi Produk ChannaFit</a></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keamanan dan Aplikasi</strong></h2>



<p>Sebagai produk turunan pangan, peptida ikan gabus relatif aman untuk dikonsumsi. Namun, penggunaannya sebaiknya tetap dikombinasikan dengan pola hidup sehat, seperti pengaturan diet rendah garam, aktivitas fisik, dan pengendalian stres. Pada pasien yang sedang menjalani terapi antihipertensi, konsumsi peptida ikan gabus dianjurkan sebagai suplemen pendukung, bukan pengganti obat medis.</p>



<p>Peptida bioaktif dari ikan gabus (<em>Channa striata</em>) memiliki potensi sebagai agen antihipertensi alami melalui mekanisme penghambatan ACE dan aktivitas antioksidan. Konsumsi harian peptida ikan gabus dapat menjadi bagian dari strategi non-farmakologis dalam pengendalian tekanan darah dan pencegahan komplikasi kardiovaskular.</p>



<p>Referensi Sumber Jurnal:</p>



<p>Berlian, G., Riani, C., Kurniati, N. F., &amp; Rachmawati, H. (2023). Peptide derived <em>C. striata</em> albumin as a natural angiotensin-converting enzyme inhibitor. <em>Heliyon</em>, 9(5), e15958. <a href="https://www.google.com/search?q=https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e15958" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e15958</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/peran-peptida-ikan-gabus-channa-striata-untuk-menurunkan-tekanan-darah-hipertensi/">Peran Peptida Ikan Gabus (Channa striata) untuk Menurunkan Tekanan Darah (Hipertensi)</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Reformulasi ChannaFit &#8211; Optimasi dan Evaluasi Sirup Nanoemulsi Produk ChannaFit</title>
		<link>https://www.channa.id/reformulasi-channafit-nanoemulsi-kolaborasi-itb/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=reformulasi-channafit-nanoemulsi-kolaborasi-itb</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 08:02:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ChannaFit]]></category>
		<category><![CDATA[Herbal Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[ITB]]></category>
		<category><![CDATA[Nanoemulsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3173</guid>

					<description><![CDATA[<p>Channa.id &#8211; Industri herbal nasional terus mengalami perkembangan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk kesehatan yang aman, alami, dan berbasis ilmiah. Menjawab tantangan tersebut, CV PJ Herbal Nusantara resmi menjalin kerja sama penelitian dengan Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam pengembangan produk Channa Fit berbasis teknologi nanoemulsi. Langkah Optimalisasi Produk Herbal Berbasis Teknologi Nano &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/reformulasi-channafit-nanoemulsi-kolaborasi-itb/"> <span class="screen-reader-text">Reformulasi ChannaFit &#8211; Optimasi dan Evaluasi Sirup Nanoemulsi Produk ChannaFit</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/reformulasi-channafit-nanoemulsi-kolaborasi-itb/">Reformulasi ChannaFit &#8211; Optimasi dan Evaluasi Sirup Nanoemulsi Produk ChannaFit</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Channa.id</strong> &#8211; Industri herbal nasional terus mengalami perkembangan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk kesehatan yang aman, alami, dan berbasis ilmiah. Menjawab tantangan tersebut, <strong>CV PJ Herbal Nusantara</strong> resmi menjalin kerja sama penelitian dengan <strong>Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB)</strong> dalam pengembangan produk <strong>Channa Fit berbasis teknologi nanoemulsi.</strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Langkah Optimalisasi Produk Herbal Berbasis Teknologi Nano untuk Daya Serap Lebih Baik</strong></h2>



<p>Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada 8 April 2025, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu, stabilitas, serta efektivitas produk herbal agar semakin kompetitif dan berstandar akademik.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Sebuah Kolaborasi Riset Antara Herbal Nusantara dan Sekolah Farmasi ITB</h2>



<p>Perjanjian kerja sama ini melibatkan CV PJ Herbal Nusantara sebagai pihak pertama dan Sekolah Farmasi ITB sebagai pihak kedua. Penelitian berada di bawah tanggung jawab Prof. Dr. apt. Heni Rachmawati, M.Si., sebagai Guru Besar dan peneliti Sekolah Farmasi ITB yang dikenal memiliki kepakaran di bidang sistem penghantaran obat dan sediaan farmasi modern.</p>



<p>Ruang lingkup kerja sama difokuskan pada reformulasi dan optimasi produk Channa Fit dalam bentuk sirup nanoemulsi, dengan tujuan meningkatkan daya serap tubuh, aktivitas biologis, serta memperbaiki aroma dan tampilan produk agar lebih diterima oleh konsumen masyarakat.</p>



<p>Kegiatan penelitian dan pengujian dilaksanakan di Gedung Yusuf Panigoro, Labtek VII, Sekolah Farmasi ITB, Bandung.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/channafit-berhasil-memberikan-dampak-terbaik-dalam-penanganan-stunting-pada-kolaborasi-penelitian-oleh-binus-usu-dan-pt-mmp-di-serdang-bedagai/">ChannaFit Berhasil Memberikan Dampak Terbaik dalam Penanganan Stunting pada Kolaborasi Penelitian oleh BINUS, USU, dan PT MMP di Serdang Bedagai</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading">Fokus Penelitian: Nanoemulsi untuk Kualitas Produk Lebih Unggul</h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1376" height="768" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/01/Gambar-2-Reformulasi-ChannaFit.png" alt="Gambar 2 - Reformulasi ChannaFit" class="wp-image-3177" style="width:625px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Ilustrasi ChannaFit dan penelitian oleh Prof. Dr. apt. Heni Rachmawati, M.Si.</figcaption></figure>



<p>Teknologi <strong>nanoemulsi</strong> dipilih karena mampu menghasilkan ukuran partikel yang sangat kecil sehingga memungkinkan <strong>penyerapan zat aktif yang lebih cepat dan optimal</strong> di dalam tubuh. Dalam penelitian ini, tim peneliti melakukan beberapa tahapan penting, antara lain:</p>



<ol>
<li><strong>Optimasi formula nanoemulsi</strong> untuk mendapatkan stabilitas dan efektivitas terbaik</li>



<li><strong>Formulasi hasil optimasi</strong> dengan berbagai sumber bahan baku</li>



<li><strong>Karakterisasi mutu standar sediaan sirup</strong></li>



<li><strong>Uji stabilitas dipercepat selama 1 bulan dan 6 bulan</strong></li>
</ol>



<p>Tahapan ini bertujuan memastikan bahwa produk <strong>ChannaFit</strong> tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga <strong>stabil, aman, dan konsisten kualitasnya</strong> selama penyimpanan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Uji Efek Peningkatan Nafsu Makan pada Hewan Uji</h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1536" height="1024" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/01/Gambar-3-Reformulasi-ChannaFit.png" alt="Gambar 3 - Reformulasi ChannaFit" class="wp-image-3179" style="width:610px;height:auto"/></figure>



<p>Selain pengujian mutu fisik dan stabilitas, kerja sama ini juga mencakup uji farmakologis berupa penelitian efek peningkatan nafsu makan setelah pemberian <strong>ChannaFit nanoemulsi</strong> pada hewan uji.</p>



<p>Penelitian ini dilakukan oleh apt. Devy Nur Azalia Hasanuddin, M.S.Farm., peneliti dari Sekolah Farmasi ITB, dengan menggunakan tikus uji. Studi ini ditargetkan selesai pada April 2026, dan diharapkan dapat menjadi bukti ilmiah pendukung klaim manfaat produk ChannaFit.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/kolaborasi-binus-pemkab-sergai-usu-dan-pt-mmp-berhasil-turunkan-angka-stunting-kabupaten-serdang-bedagai/">Kolaborasi Binus, Pemkab Sergai, USU dan PT MMP Berhasil Turunkan Angka Stunting 38% di Kabupaten Serdang Bedagai</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading">Komitmen Pengembangan Produk Herbal Berbasis Sains</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignright size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="502" height="605" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/01/Gambar-5-Reformulasi-ChannaFit.jpeg" alt="Gambar 4 - Reformulasi ChannaFit" class="wp-image-3178" style="width:148px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Foto dokumentasi uji reformulasi ChannaFit</figcaption></figure></div>


<p>Jangka waktu kerja sama penelitian ini ditetapkan selama 1 (satu) tahun kalender sejak tanggal penandatanganan perjanjian. Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen Herbal Nusantara dalam menghadirkan produk herbal yang tidak hanya alami, tetapi juga berbasis riset dan teknologi farmasi modern.</p>



<p>Dengan menggandeng institusi pendidikan tinggi seperti ITB, Herbal Nusantara menegaskan keseriusannya dalam meningkatkan kredibilitas, daya saing, serta kepercayaan konsumen terhadap produk-produk herbal dalam negeri.</p>



<p>Kerja sama antara Herbal Nusantara dan Sekolah Farmasi ITB dalam pengembangan nanoemulsi ChannaFit menjadi langkah penting dalam mendorong inovasi produk herbal Indonesia. </p>



<p>Melalui pendekatan ilmiah, pengujian terstandar, serta dukungan peneliti akademik, produk ChannaFit diharapkan mampu memberikan manfaat kesehatan yang lebih optimal dan teruji.</p>



<p>Kolaborasi ini juga mencerminkan sinergi positif antara industri dan akademisi dalam membangun ekosistem riset herbal nasional yang berkelanjutan dan berorientasi pada mutu tinggi.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/reformulasi-channafit-nanoemulsi-kolaborasi-itb/">Reformulasi ChannaFit &#8211; Optimasi dan Evaluasi Sirup Nanoemulsi Produk ChannaFit</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
