Topik manfaat teripang dan kunyit – Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang telah lama dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan. Dua di antaranya adalah teripang (Holothuria sp) dan kunyit (Curcuma domesticae), yang masing-masing memiliki kandungan bioaktif unik dan telah digunakan secara tradisional maupun diteliti secara ilmiah.
Menariknya, kombinasi keduanya berpotensi memberikan manfaat kesehatan yang saling melengkapi, mulai dari mendukung sistem imun hingga membantu menjaga kesehatan sendi dan pencernaan.
Baca Juga: Obat Herbal vs Obat Kimia: Mana Lebih Unggul?
Mengenal Khasiat Teripang: Sumber Protein, Kolagen dan Senyawa Bioaktif Laut
Teripang merupakan hewan laut yang kaya akan protein, peptida bioaktif, kolagen, asam amino esensial, serta berbagai mineral penting seperti kalsium, magnesium, dan seng. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teripang mengandung senyawa aktif seperti saponin triterpenoid, glikosaminoglikan, dan kondroitin sulfat yang memiliki berbagai aktivitas biologis.
Potensi manfaat kesehatan dari teripang yang telah banyak dilaporkan antara lain untuk: membantu proses regenerasi jaringan dan penyembuhan luka, mendukung kesehatan tulang dan sendi melalui kandungan kolagen dan kondroitin sulfat, aktivitas antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Serta mendukung fungsi sistem imun tubuh.
Manfaat Kunyit: Rempah Emas dengan Kandungan Kurkumin
Kunyit merupakan salah satu tanaman obat paling populer di Asia. Komponen aktif utamanya adalah kurkumin, senyawa polifenol yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang kuat.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kunyit dapat memberikan manfaat dalam membantu mengurangi peradangan kronis, menjaga kesehatan hati dengan membantu proses detoksifikasi alami tubuh, menjaga kesehatan sistem pencernaan, membantu menjaga kadar gula darah dan profil lipid yang sehat, dan mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, kunyit juga telah lama digunakan sebagai bagian dari jamu tradisional Indonesia untuk membantu menjaga stamina dan kebugaran.
Baca Juga: Keistimewaan Protein Ikan: Lebih dari Sekadar Sumber Gizi, Tinggi Nutrisi dan Mudah Dicerna!
5 Alasan Mengapa Kombinasi Teripang dan Kunyit Efektif dan Menarik

Kombinasi teripang dan kunyit menawarkan pendekatan yang unik karena keduanya bekerja melalui mekanisme yang berbeda namun saling melengkapi.
1. Perlindungan Antioksidan yang Lebih Optimal
Radikal bebas yang berlebihan dapat menyebabkan stres oksidatif, yang berkontribusi terhadap berbagai penyakit degeneratif seperti penyakit jantung, diabetes, dan penuaan dini. Teripang mengandung peptida dan senyawa antioksidan alami, sementara kurkumin dalam kunyit merupakan antioksidan kuat yang telah banyak diteliti. Kombinasi keduanya berpotensi membantu meningkatkan perlindungan sel tubuh dari kerusakan oksidatif.
2. Mendukung Kesehatan Sendi dan Otot
Teripang kaya akan kolagen dan glikosaminoglikan yang berperan dalam menjaga struktur jaringan ikat dan tulang rawan. Di sisi lain, sifat antiinflamasi kunyit dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan akibat peradangan pada sendi.Kombinasi ini berpotensi bermanfaat bagi lansia yang ingin menjaga mobilitas, individu yang aktif berolahraga, serta orang-orang yang mengalami keluhan sendi ringan akibat aktivitas sehari-hari.
3. Membantu Pemulihan Tubuh
Protein dan asam amino dari teripang berperan sebagai bahan baku pembentukan jaringan baru. Sementara itu, kunyit membantu mengendalikan respons inflamasi yang berlebihan selama proses pemulihan. Karena itu, kombinasi keduanya sering dianggap sebagai suplemen alami yang mendukung pemulihan tubuh setelah sakit, operasi, maupun aktivitas fisik yang berat.
4. Menunjang Sistem Imun
Sistem imun yang baik membutuhkan nutrisi yang cukup sekaligus pengendalian peradangan yang seimbang. Kandungan protein bioaktif dan mineral pada teripang dapat membantu mendukung fungsi imun, sedangkan kurkumin diketahui mampu memodulasi berbagai jalur respons imun dalam tubuh.
5. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Kunyit dikenal dapat merangsang produksi empedu dan membantu fungsi saluran cerna. Di sisi lain, protein teripang yang mudah dicerna dapat menjadi sumber nutrisi berkualitas tinggi. Kombinasi keduanya berpotensi membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan penyerapan nutrisi.
Baca Juga: Ikan Budidaya untuk Produk Farmasi: Lebih Aman, Konsisten, dan Berkelanjutan
Potensi Manfaat Teripang dan Kunyit dalam Hisom sebagai Suplemen Herbal Modern yang Praktis

Manfaat teripang dan kunyit merupakan dua bahan alami yang kaya akan senyawa bioaktif. Teripang menyediakan protein, terutama kolagen, serta berbagai komponen pendukung regenerasi jaringan, sedangkan kunyit menawarkan aktivitas antioksidan dan antiinflamasi yang kuat melalui kandungan kurkuminnya.
Kombinasi keduanya berpotensi memberikan manfaat sinergis dalam mendukung kesehatan sendi, mempercepat pemulihan tubuh, menjaga sistem imun, serta melindungi tubuh dari stres oksidatif.
Akhir-akhir ini, kombinasi teripang dan kunyit mulai banyak diformulasikan dalam bentuk kapsul, ekstrak, maupun minuman kesehatan. Di pasar jamu nasional, kombinasi kedua bahan ini salah satunya ditemukan pada produk yang diproduksi oleh Herbal Nusantara dengan nama produk Hisom.
Manfaat produk serupa diyakini memiliki manfaat kesehatan yang bersifat sinergis untuk mendukung kualitas hidup masyarakat modern. Meski demikian, manfaat kesehatan yang diperoleh tetap perlu didukung dengan pola hidup sehat, konsumsi makanan bergizi seimbang, aktivitas fisik yang cukup, serta konsultasi dengan tenaga kesehatan apabila memiliki kondisi medis tertentu.
Referensi
- Bordbar S, Anwar F, Saari N. High-value components and bioactives from sea cucumbers for functional foods—A review. Marine Drugs. 2011;9(10):1761–1805.
- Pangestuti R, Arifin Z. Medicinal and health benefit effects of functional sea cucumbers. Journal of Traditional and Complementary Medicine. 2018;8(3):341–351.
- Hu S, Wang J, Li Y, et al. Biological activities and health benefits of sea cucumber-derived compounds. Marine Drugs. 2022;20(7):425.
- Hewlings SJ, Kalman DS. Curcumin: A review of its effects on human health. Foods. 2017;6(10):92.
- Prasad S, Gupta SC, Tyagi AK. Curcumin, a component of golden spice: From bedside to bench and back. Biotechnology Advances. 2014;32(6):1053–1064.
- Amalraj A, Pius A, Gopi S, Gopi S. Biological activities of curcuminoids and their therapeutic potential. Journal of Traditional and Complementary Medicine. 2017;7(2):205–233.
