<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PT MMP Archives - Mega Medica Pharmaceuticals</title>
	<atom:link href="https://www.channa.id/tag/pt-mmp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.channa.id/tag/pt-mmp/</link>
	<description>Empowering Health with Science and Innovation</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Aug 2026 08:59:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/04/android-chrome-512x512-1.png</url>
	<title>PT MMP Archives - Mega Medica Pharmaceuticals</title>
	<link>https://www.channa.id/tag/pt-mmp/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PT MMP Menangkan Dana Riset Peptida Anti-Kanker dari Program RIIM BRIN Gel. 11</title>
		<link>https://www.channa.id/pt-mmp-menangkan-dana-riset-peptida-anti-kanker-dari-program-riim-brin-gel-11/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pt-mmp-menangkan-dana-riset-peptida-anti-kanker-dari-program-riim-brin-gel-11</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 02:58:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BDSRC]]></category>
		<category><![CDATA[BINUS]]></category>
		<category><![CDATA[ikan gabus]]></category>
		<category><![CDATA[Peptida Ikan Gabus]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3657</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Channa.id &#8211; Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas yang menyimpan potensi besar untuk dikembangkan menjadi inovasi di bidang kesehatan. Salah satu sumber daya alam yang terus menjadi perhatian para peneliti adalah ikan gabus (Channa striata), yang dikenal kaya akan albumin. Seiring berkembangnya ilmu bioteknologi, penelitian pengembangan produk farmasi kini mulai mengarah pada eksplorasi peptida aktif dari &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/pt-mmp-menangkan-dana-riset-peptida-anti-kanker-dari-program-riim-brin-gel-11/"> <span class="screen-reader-text">PT MMP Menangkan Dana Riset Peptida Anti-Kanker dari Program RIIM BRIN Gel. 11</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/pt-mmp-menangkan-dana-riset-peptida-anti-kanker-dari-program-riim-brin-gel-11/">PT MMP Menangkan Dana Riset Peptida Anti-Kanker dari Program RIIM BRIN Gel. 11</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Berita Channa.id &#8211;</strong> Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas yang menyimpan potensi besar untuk dikembangkan menjadi inovasi di bidang kesehatan. Salah satu sumber daya alam yang terus menjadi perhatian para peneliti adalah ikan gabus (Channa striata), yang dikenal kaya akan albumin.</p>



<p>Seiring berkembangnya ilmu bioteknologi, penelitian pengembangan produk farmasi kini mulai mengarah pada eksplorasi peptida aktif dari ikan gabus yang berpotensi memberikan manfaat terapeutik yang lebih spesifik. Komitmen terhadap pengembangan inovasi tersebut kembali ditunjukkan oleh PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) yang berhasil memperoleh pendanaan <a href="https://brin.go.id/news/129595/dorong-inovasi-brin-buka-skema-pendanaan-riim-kompetisi">Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) BRIN</a> Kompetisi Gelombang 11 untuk melaksanakan penelitian mengenai potensi peptida aktif ikan gabus sebagai kandidat antikanker.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/hasil-uji-channafit-nanoemulsi-peningkat-nafsu-makan/">Hasil Uji ChannaFit Nanoemulsi Sebagai Peningkat Nafsu Makan yang Lebih Optimal</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Riset Nasional untuk Menemukan Kandidat Antikanker Berbasis Peptida Ikan Gabus</strong></h2>



<p>Penelitian yang diusung mengangkat judul:</p>



<p><strong>&#8220;Bioprospeksi Fraksi Peptida Channa striata sebagai Anti-kanker: Penapisan, Karakterisasi dan Pencarian Mekanisme Aksi.&#8221;</strong></p>



<p>Riset ini dipimpin oleh Dr. Guntur Berlian, M.Si. sebagai ketua peneliti dari PT Mega Medica Pharmaceuticals, dengan melibatkan tim peneliti multidisiplin dari berbagai institusi akademik dan riset. Anggota peneliti terdiri dari: Prof. dr. Irawan Yusuf, Ph.D, Prof. Bens Pardamean, B.Sc., M.Sc., Ph.D, Drh. Teridah Ernala Ginting, Ph.D, Vina Cornelia, S.Si. dan Fitya Syarifa, S.Ked, M.Sc, Ph.D.</p>



<p>Bersama MMP, kolaborasi penelitian ini dilakukan bersama <a href="https://mrinstitute.org/">Mochtar Riady Institute for Nanotechnology (MRIN)</a> dan <a href="https://research.binus.ac.id/bdsrc/">Bioinformatics &amp; Data Science Research Center (BDSRC) </a>Universitas Bina Nusantara (BINUS)</p>



<p>Sinergi antara industri farmasi, lembaga penelitian, dan perguruan tinggi ini diharapkan mampu mempercepat pengembangan inovasi berbasis sumber daya hayati Indonesia menuju penelitian yang memiliki dampak nyata di bidang kesehatan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>PT MMP Menjadi Satu-satunya Penerima Hibah RIIM BRIN dari Kalangan Industri</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1672" height="941" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/08/Gambar-2-PT-MMP-Menangkan-Dana-Riset-RIIM-BRIN-untuk-Temukan-Anti-kanker-dari-Peptida-Aktif-Ikan-Gabus-1.png" alt="" class="wp-image-3662"/></figure>



<p>Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi PT Mega Medica Pharmaceuticals karena perusahaan tercatat sebagai satu-satunya penerima pendanaan RIIM BRIN Gelombang 11 yang berasal dari institusi non-perguruan tinggi<strong>.</strong></p>



<p>Program RIIM BRIN sendiri merupakan skema pendanaan kompetitif yang mendukung penelitian strategis nasional dengan orientasi pada inovasi dan hilirisasi hasil riset. Pendanaan yang diterima mencapai Rp443 juta dengan durasi penelitian selama dua tahun.</p>



<p>Keberhasilan memperoleh hibah ini mencerminkan kepercayaan terhadap kualitas proposal penelitian serta potensi inovasi yang diusulkan untuk dikembangkan lebih lanjut.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fokus Penelitian</strong></h2>



<p>Pada tahun pertama, penelitian difokuskan pada proses screening enam kandidat fraksi peptida bioaktif yang telah dikembangkan oleh PT Mega Medica Pharmaceuticals. Evaluasi dilakukan melalui pengujian aktivitas sitotoksik terhadap dua jenis sel kanker payudara, yaitu MCF-7 dan MDA-MB-453.</p>



<p>Selain mengamati aktivitas biologisnya, tim peneliti juga akan melakukan karakterisasi terhadap fraksi peptida yang menunjukkan potensi terbaik untuk pengembangan lebih lanjut. Tahapan ini menjadi fondasi penting untuk mengidentifikasi kandidat senyawa yang memiliki prospek sebagai agen antikanker berbasis bahan alam.</p>



<p>Setelah memperoleh kandidat peptida terbaik, penelitian akan berlanjut pada tahun kedua dengan fokus mengungkap mekanisme aksi peptida tersebut sebagai agen antikanker potensial. Tahapan ini bertujuan memahami bagaimana peptida aktif bekerja pada tingkat molekuler sehingga dapat menjadi dasar ilmiah dalam pengembangan terapi berbasis biomaterial alami.</p>



<p>Menurut rencana, penelitian akan mulai dilaksanakan pada Oktober 2026.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus/">Target Stunting Nol Persen di 2030! Pemkab Sergai Gandeng PT MMP dan Binus!</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Potensi Besar Keanekaragaman Hayati Indonesia untuk Inovasi Kesehatan</strong></h2>



<p>Pemanfaatan ikan gabus dalam penelitian ini menunjukkan semakin luasnya eksplorasi bahan alam Indonesia di bidang bioteknologi kesehatan. Pendekatan yang digunakan tidak lagi terbatas pada pemanfaatan albumin sebagai nutrisi, tetapi berkembang hingga identifikasi molekul bioaktif seperti peptida yang berpotensi memiliki aktivitas biologis spesifik.</p>



<p>Apabila penelitian ini menghasilkan kandidat senyawa yang menjanjikan, temuan tersebut dapat menjadi dasar bagi pengembangan riset lanjutan menuju inovasi produk kesehatan berbasis biomaterial Indonesia.</p>



<p>Perlu dicatat bahwa penelitian ini masih berada pada tahap riset dasar dan eksplorasi ilmiah. Hasil penelitian bertujuan mengidentifikasi kandidat peptida potensial dan belum dapat diartikan sebagai bukti efektivitas klinis pada manusia.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kolaborasi Riset Membuka Peluang Inovasi Produk Farmasi berbasis Bahan Alam</strong></h2>



<p>Keberhasilan PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) memperoleh pendanaan RIIM BRIN Gelombang 11 menjadi salah satu tonggak penting dalam pengembangan riset biomaterial Indonesia.</p>



<p>Selain memperkuat ekosistem riset nasional, kolaborasi ini juga menunjukkan bahwa industri memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi kesehatan berbasis sains, teknologi, dan kekayaan hayati Indonesia.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/pt-mmp-menangkan-dana-riset-peptida-anti-kanker-dari-program-riim-brin-gel-11/">PT MMP Menangkan Dana Riset Peptida Anti-Kanker dari Program RIIM BRIN Gel. 11</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ikan Budidaya untuk Produk Farmasi: Lebih Aman, Konsisten, dan Berkelanjutan</title>
		<link>https://www.channa.id/ikan-budidaya-untuk-produk-farmasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ikan-budidaya-untuk-produk-farmasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 02:32:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[ikan gabus]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan Modern]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3529</guid>

					<description><![CDATA[<p>Topik ikan budidaya untuk produk farmasi &#8211; Indonesia dikenal sebagai negara maritim dengan kekayaan sumber daya ikan yang sangat besar. Selama bertahun-tahun, industri farmasi dan kesehatan banyak memanfaatkan ikan hasil tangkapan liar untuk menghasilkan produk farmasi. Namun, seiring berkembangnya teknologi budidaya perikanan modern, ikan hasil budidaya kini semakin dianggap sebagai pilihan yang lebih unggul untuk &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/ikan-budidaya-untuk-produk-farmasi/"> <span class="screen-reader-text">Ikan Budidaya untuk Produk Farmasi: Lebih Aman, Konsisten, dan Berkelanjutan</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/ikan-budidaya-untuk-produk-farmasi/">Ikan Budidaya untuk Produk Farmasi: Lebih Aman, Konsisten, dan Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Topik ikan budidaya untuk produk farmasi </strong>&#8211; Indonesia dikenal sebagai negara maritim dengan kekayaan sumber daya ikan yang sangat besar. Selama bertahun-tahun, industri farmasi dan kesehatan banyak memanfaatkan ikan hasil tangkapan liar untuk menghasilkan produk farmasi. Namun, seiring berkembangnya teknologi budidaya perikanan modern, ikan hasil budidaya kini semakin dianggap sebagai pilihan yang lebih unggul untuk produksi bahan baku farmasi.</p>



<p>Penggunaan ikan budidaya untuk produk farmasi bukan hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan baku, tetapi juga menyangkut kualitas, keamanan, keberlanjutan lingkungan, dan efisiensi industri. Oleh karena itu, banyak peneliti dan industri farmasi mulai beralih pada sistem budidaya terkontrol untuk menghasilkan bahan aktif berbasis ikan dengan mutu yang lebih konsisten.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/kunjungan-binus-dan-usu-pada-kolam-ikan-berbasis-iot/">Kunjungan BINUS dan USU pada Kolam Ikan Berbasis IoT</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kualitas Bahan Baku Farmasi yang Lebih Konsisten</strong></h2>



<p>Salah satu tantangan utama penggunaan ikan tangkapan liar adalah variasi kualitas bahan baku. Kandungan protein, lemak, kolagen, maupun senyawa bioaktif pada ikan liar dapat berbeda-beda tergantung musim, lokasi penangkapan, umur ikan, hingga jenis makanan alami yang dikonsumsi. Sebaliknya, ikan budidaya dipelihara dalam lingkungan yang lebih terkontrol. </p>



<p>Pakan, kualitas air, suhu, dan kesehatan ikan dapat diatur sehingga menghasilkan komposisi nutrisi yang relatif seragam. Konsistensi ini sangat penting dalam industri farmasi karena produk obat dan suplemen memerlukan standar mutu yang ketat agar efek terapetiknya stabil.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Standar Keamanan Tinggi dan Minim Kontaminasi</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1430" height="805" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/05/Gambar-1-ikan-budidaya-untuk-produk-farmasi.jpg" alt="Gambar 2 - ikan budidaya untuk produk farmasi" class="wp-image-3534"/></figure>



<p>Ikan liar berisiko terpapar berbagai kontaminan lingkungan seperti logam berat, mikroplastik, pestisida, hingga polutan industri. Kandungan merkuri, timbal, atau kadmium pada beberapa ikan liar dapat menjadi masalah serius jika digunakan sebagai bahan baku farmasi dalam jangka panjang. Pada sistem budidaya modern, kualitas air dan pakan dapat dipantau secara rutin sehingga risiko kontaminasi lebih rendah. </p>



<p>Selain itu, proses pemeliharaan ikan budidaya umumnya dilengkapi sistem biosekuriti yang membantu mencegah penyakit dan kontaminasi mikroba berbahaya. Hal ini memberikan keuntungan besar bagi industri farmasi karena bahan baku yang lebih aman akan mempermudah proses standardisasi dan memenuhi persyaratan keamanan pangan maupun obat.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Mendukung <em>Blue Economy</em> Melalui Produksi Berkelanjutan</strong></h2>



<p>Eksploitasi ikan liar secara berlebihan dapat menyebabkan penurunan populasi ikan dan kerusakan ekosistem. Permintaan industri terhadap bahan baku ikan dalam jumlah besar berpotensi mempercepat overfishing jika hanya bergantung pada hasil tangkapan alam. Budidaya ikan menawarkan solusi yang lebih berkelanjutan. </p>



<p>Produksi dapat ditingkatkan tanpa harus terus menekan populasi ikan liar di alam. Teknologi seperti bioflok, resirkulasi air (RAS), dan akuakultur terpadu juga membantu mengurangi limbah dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya. Dengan demikian, penggunaan ikan budidaya mendukung konsep “blue economy” yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan industri dan pelestarian lingkungan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Ketersediaan Bahan Baku Lebih Stabil untuk Menjaga Stabilitas Pasokan Industri Farmasi </strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1430" height="854" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/05/Gambar-2-ikan-budidaya-untuk-produk-farmasi.jpg" alt="Gambar 3 - ikan budidaya untuk produk farmasi" class="wp-image-3535"/><figcaption class="wp-element-caption">Contoh kolam budidaya gabus milik PT Mega Medica Pharmaceuticals</figcaption></figure>



<p>Industri farmasi membutuhkan pasokan bahan baku yang stabil sepanjang tahun. Ikan tangkapan liar sering dipengaruhi cuaca, musim, dan perubahan iklim sehingga pasokan menjadi tidak menentu. Ikan budidaya dapat dipanen secara terjadwal sesuai kebutuhan industri. </p>



<p>Stabilitas pasokan ini sangat penting agar proses produksi obat, suplemen, atau biomaterial medis tidak terganggu. Bagi industri, kepastian pasokan juga membantu menurunkan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi rantai distribusi.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tantangan Penerapan <em>Good Aquaculture Practices </em>(GAP)</strong></h2>



<p>Meski memiliki banyak keunggulan, penggunaan ikan budidaya juga memerlukan pengawasan ketat. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat, kualitas pakan yang buruk, atau manajemen budidaya yang kurang baik dapat menurunkan mutu bahan baku. </p>



<p>Karena itu, penerapan <em>Good Aquaculture Practices</em> (GAP), pengawasan residu, dan sistem budidaya ramah lingkungan menjadi faktor penting agar ikan budidaya benar-benar dapat menjadi sumber bahan baku farmasi berkualitas tinggi.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/penelitian-manfaat-ikan-gabus-di-sergai-tembus-jurnal-bergengsi-scientific-reports/">Bangga! Penelitian Manfaat Ikan Gabus di Sergai Tembus Jurnal Bergengsi Scientific Reports</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>***</strong></h2>



<p>Perkembangan teknologi budidaya ikan membuka peluang besar bagi industri farmasi modern. Dibandingkan ikan hasil tangkapan liar, ikan budidaya menawarkan kualitas yang lebih konsisten, keamanan lebih baik, pasokan stabil, serta mendukung keberlanjutan lingkungan. </p>



<p>Dengan kekayaan sumber daya perikanan yang dimiliki Indonesia, pengembangan ikan budidaya sebagai bahan baku farmasi dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah sektor perikanan sekaligus mendukung kemandirian industri kesehatan nasional.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/ikan-budidaya-untuk-produk-farmasi/">Ikan Budidaya untuk Produk Farmasi: Lebih Aman, Konsisten, dan Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasil Uji ChannaFit Nanoemulsi Sebagai Peningkat Nafsu Makan yang Lebih Optimal</title>
		<link>https://www.channa.id/hasil-uji-channafit-nanoemulsi-peningkat-nafsu-makan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hasil-uji-channafit-nanoemulsi-peningkat-nafsu-makan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 03:19:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ChannaFit]]></category>
		<category><![CDATA[ITB]]></category>
		<category><![CDATA[Nanoemulsi]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3514</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Channa.id &#8211; Inovasi produk herbal berbasis teknologi terus berkembang di Indonesia. Salah satu terobosan terbaru datang dari kolaborasi antara PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) dan Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui pengembangan ChannaFit Nanoemulsi, formulasi modern dari produk berbahan dasar ikan gabus yang ditujukan untuk mendukung peningkatan nafsu makan dan kondisi tubuh. Baca &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/hasil-uji-channafit-nanoemulsi-peningkat-nafsu-makan/"> <span class="screen-reader-text">Hasil Uji ChannaFit Nanoemulsi Sebagai Peningkat Nafsu Makan yang Lebih Optimal</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/hasil-uji-channafit-nanoemulsi-peningkat-nafsu-makan/">Hasil Uji ChannaFit Nanoemulsi Sebagai Peningkat Nafsu Makan yang Lebih Optimal</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Berita Channa.id &#8211;</strong> Inovasi produk herbal berbasis teknologi terus berkembang di Indonesia. Salah satu terobosan terbaru datang dari kolaborasi antara PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) dan <a href="https://fa.itb.ac.id/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB)</a> melalui pengembangan ChannaFit Nanoemulsi, formulasi modern dari produk berbahan dasar ikan gabus yang ditujukan untuk mendukung peningkatan nafsu makan dan kondisi tubuh.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/reformulasi-channafit-nanoemulsi-kolaborasi-itb/">Reformulasi ChannaFit – Optimasi dan Evaluasi Sirup Nanoemulsi Produk ChannaFit</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Penelitian Kolaborasi PT MMP dan Sekolah Farmasi ITB Masuki Tahap Pengujian Efektivitas</strong></h2>



<p>Setelah sebelumnya memasuki tahap reformulasi dan optimasi nanoemulsi, kini penelitian Channa Fit Nanoemulsi memasuki fase penting berupa uji efektivitas in vivo terhadap hewan uji. Hasil awal penelitian menunjukkan potensi yang menjanjikan dibandingkan formula original maupun produk kompetitor.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengembangan Lanjutan ChannaFit dengan Teknologi Nanoemulsi Melalui Pengujian Ketat In Vivo</strong></h2>



<p>Eksperimen klinis berbasis in vivo ini dijalankan oleh peneliti SF ITB, apt. Devy Nur Azalia Hasanuddin, M.S.Farm., di bawah pengawasan langsung pakar farmasi <a href="https://itb.ac.id/staf/profil/heni-rachmawati" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Prof. Dr. apt. Heni Rachmawati, M.Si.</a> yang merupakan peneliti dan akademisi dari Sekolah Farmasi ITB yang memiliki fokus riset pada bidang formulasi dan sistem penghantaran obat modern.</p>



<p>Pengamatan komprehensif dilakukan selama 24 hari penuh, yang berlangsung sepanjang bulan Februari hingga Maret 2026. ChannaFit Nanoemulsi dikembangkan menggunakan teknologi nanoemulsi yang bertujuan meningkatkan ketersediaan hayati (bioavailability) bahan aktif sehingga lebih mudah diserap tubuh. Teknologi ini juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas produk dibandingkan formulasi konvensional.</p>



<p>Formulasi ChannaFit sendiri mengandung kombinasi bahan herbal dan nutrisi seperti ekstrak ikan gabus (Channa striata), meniran (Phyllantus niruri), dan temulawak (Curcuma xanthorrhiza).</p>



<p>Ketiga bahan tersebut dikenal luas memiliki manfaat dalam mendukung kondisi tubuh, pemulihan, serta membantu meningkatkan nafsu makan.</p>



<p>Untuk mendapatkan data yang akurat dan objektif, tim peneliti membagi subjek uji ke dalam beberapa kelompok pembanding yang ketat, antara lain:</p>



<ul>
<li>Kelompok kontrol negatif.</li>



<li>Kelompok ChannaFit original.</li>



<li>Kelompok produk ikan gabus lainnya yang tersedia di pasaran. </li>



<li>Tiga variasi kelompok dosis ChannaFit Nanoemulsi (dosis rendah, sedang, dan tinggi).</li>
</ul>



<p id="p-rc_9c2a0a579f5d87e1-52">Indikator utama yang diamati secara berkala selama masa pemeliharaan mencakup dinamika perubahan berat badan hewan uji serta volume konsumsi pakan harian mereka. Pendekatan ini dilakukan untuk melihat secara objektif pengaruh formula nanoemulsi terhadap respons fisiologis hewan uji dibandingkan produk pembanding lainnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keunggulan Nanoemulsi: Efek Dose-Dependent yang Ungguli Kompetitor</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1376" height="768" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/05/Gambar-2-Hasil-Uji-Channa-Fit-Nanoemulsi-Tunjukkan-Potensi-Tingkatkan-Nafsu-Makan-Lebih-Optimal.png" alt="Gambar 2 - Hasil Uji Channa Fit Nanoemulsi Tunjukkan Potensi Tingkatkan Nafsu Makan Lebih Optimal" class="wp-image-3517"/><figcaption class="wp-element-caption">Dokumentasi tahap pencekokan administrasi ChannaFit NE ke tikus uji</figcaption></figure>



<p>Berdasarkan hasil pengujian in vivo, ChannaFit Nanoemulsi menunjukkan potensi yang signifikan dalam meningkatkan nafsu makan hewan uji. Hal ini terlihat dari peningkatan konsumsi pakan serta kenaikan berat badan selama periode pengamatan.</p>



<p>Efek paling optimal ditemukan pada kelompok yang menerima <strong>ChannaFit Nanoemulsi dosis tinggi</strong>, yang menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan kelompok kontrol negatif dengan nilai statistik <strong>p &lt; 0,05</strong>.</p>



<p>Menariknya, penelitian juga menunjukkan adanya efek <strong>dose-dependent</strong>, yaitu semakin tinggi dosis yang diberikan maka semakin besar pengaruh yang terlihat pada parameter pengujian.</p>



<p>Selain itu, performa ChannaFit Nanoemulsi disebut memiliki hasil yang lebih baik dibanding ChannFit dan produk ekstrak ikan gabus lainnya yang tersedia di pasaran.</p>



<p>Secara ilmiah, keunggulan ini lahir berkat implementasi teknologi nanoemulsi. Rekayasa ukuran partikel tersebut berhasil meningkatkan ketersediaan hayati (bioavailability) dari zat aktif yang terkandung di dalam sinergi ekstrak ikan gabus, meniran, dan temulawak. Alhasil, tubuh dapat menyerap dan memanfaatkan nutrisi tersebut dengan jauh lebih instan dan optimal.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Menuju Publikasi Ilmiah Nasional dan Internasional</strong></h2>



<p>Keberhasilan pengujian fase ini memperkuat posisi ChannaFit sebagai produk herbal modern yang mutunya didukung penuh oleh data berbasis bukti (<em>evidence-based medicine</em>). Ke depan, detail komparasi dan data angka dari riset ini tidak hanya berhenti di atas meja laboratorium.</p>



<p>Saat ini, detail lengkap hasil penelitian sedang dalam tahap penyusunan oleh tim PT MMP bersama Sekolah Farmasi ITB. Publikasi ilmiah tersebut ditargetkan dapat diterbitkan pada jurnal nasional maupun internasional sebagai bentuk kontribusi riset bersama antara industri dan akademisi.</p>



<p>Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mendorong pengembangan produk herbal Indonesia berbasis bukti ilmiah dan teknologi modern. Tidak hanya berfokus pada pemasaran produk, penelitian ini juga menunjukkan komitmen untuk menghadirkan produk herbal dengan pendekatan akademik, pengujian terukur, dan validasi ilmiah yang lebih kuat.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/niosom-penghantaran-obat-modern/">Niosom: Inovasi Penghantaran Obat Modern yang Mulai Dilirik untuk Efektivitas Tinggi</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h2>



<p>Hasil penelitian ChannaFit Nanoemulsi menunjukkan potensi yang menjanjikan sebagai produk herbal peningkat nafsu makan dengan efektivitas yang lebih optimal dibandingkan formula konvensional.</p>



<p>Melalui dukungan teknologi nanoemulsi serta kolaborasi bersama Sekolah Farmasi ITB, pengembangan ChannaFit menjadi salah satu contoh inovasi herbal Indonesia yang menggabungkan bahan alami dengan pendekatan sains modern.</p>



<p>Ke depan, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat posisi produk herbal nasional agar semakin dipercaya masyarakat sekaligus memiliki daya saing yang lebih tinggi di dunia kesehatan berbasis riset.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/hasil-uji-channafit-nanoemulsi-peningkat-nafsu-makan/">Hasil Uji ChannaFit Nanoemulsi Sebagai Peningkat Nafsu Makan yang Lebih Optimal</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ChannaMed Terbukti Efektif dalam Penyembuhan Luka Insisi</title>
		<link>https://www.channa.id/channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Guntur Berlian dan Muza]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 08:31:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ChannaMed]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<category><![CDATA[Riset Ilmiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=3447</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Channa.id – Sebuah kolaborasi riset strategis antara dunia industri dan akademisi baru saja mencatatkan hasil yang menjanjikan. PT MMP bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya telah menyelesaikan penelitian intensif mengenai efektivitas penyembuhan luka menggunakan ChannaMed Gel. Riset yang bertajuk “Peran Channa Med Gel Terhadap Penyembuhan Luka Insisi pada &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi/"> <span class="screen-reader-text">ChannaMed Terbukti Efektif dalam Penyembuhan Luka Insisi</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi/">ChannaMed Terbukti Efektif dalam Penyembuhan Luka Insisi</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Berita</strong> <strong>Channa.id</strong> – Sebuah kolaborasi riset strategis antara dunia industri dan akademisi baru saja mencatatkan hasil yang menjanjikan. <strong>PT MMP</strong> bekerja sama dengan <strong><a href="https://fkh.uwks.ac.id/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Wijaya Kusuma (UWK)</a> Surabaya</strong> telah menyelesaikan penelitian intensif mengenai efektivitas penyembuhan luka menggunakan <strong><a href="https://www.channa.id/channamed/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">ChannaMed Gel</a></strong>.</p>



<p>Riset yang bertajuk <em>“Peran Channa Med Gel Terhadap Penyembuhan Luka Insisi pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Secara Makroskopis dan Histopatologi”</em> ini memberikan angin segar bagi inovasi produk kesehatan di Indonesia.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignright size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="828" height="1338" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/03/Gambar-9-Pengujian-Produk-ChannaMed-Gel-Oleh-FKH-UWK-dan-PT-MMP.jpeg" alt="Gambar 2 - Pengujian Produk ChannaMed Gel Oleh FKH UWK dan PT MMP crop" class="wp-image-3454" style="width:319px;height:auto"/></figure></div>


<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keunggulan di Atas Standar Medis</strong></h2>



<p>Salah satu temuan paling menjanjikan dalam penelitian in vivo ini adalah efektivitas ChannaMed yang melampaui harapan. Berdasarkan data pengujian, ChannaMed 0,05% menunjukkan hasil penyembuhan luka yang sangat baik, bahkan saat dibandingkan dengan kontrol positif Klindamisin 1%.</p>



<p>Parameter keberhasilan yang diamati tim peneliti meliputi:</p>



<ul>
<li><strong>Kecepatan durasi</strong> kesembuhan luka<sup></sup><sup></sup><sup></sup><sup></sup>.</li>



<li>Penurunan tingkat <strong>kebengkakan dan kemerahan</strong> secara signifikan<sup></sup><sup></sup><sup></sup><sup></sup>.</li>



<li>Kontrol terhadap <strong>cairan luka</strong> dan tanda-tanda peradangan.</li>
</ul>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus/">Target Stunting Nol Persen di 2030! Pemkab Sergai Gandeng PT MMP dan Binus!</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sinergi Industri dan Pendidikan</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignright size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="921" height="892" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2026/03/Gambar-6-Pengujian-Produk-ChannaMed-Gel-Oleh-FKH-UWK-dan-PT-MMP-crop.jpg" alt="Gambar 3 - Pengujian Produk ChannaMed Gel Oleh FKH UWK dan PT MMP crop" class="wp-image-3455" style="width:412px;height:auto"/></figure></div>


<p>Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan PKS pada 15 Desember 2025 oleh Bapak Sutristo selaku pimpinan PT MMP dan Drh. Desty Apritya, M.Vet. dari FKH UWK. Penelitian yang berlangsung di Laboratorium Hewan Coba dan Laboratorium Patologi ini memakan waktu sekitar tiga minggu pada periode Januari hingga Februari 2026.</p>



<p>Tak hanya bermanfaat bagi pengembangan produk, riset ini juga berkontribusi pada pencetakan talenta baru di dunia kedokteran hewan. Data penelitian ini menjadi basis skripsi bagi tiga mahasiswa S1 FKH UWK: <strong>Agreta Gristatama Novia H</strong> <strong>(kiri)</strong>, <strong>Fitrah Amami (tengah)</strong>, dan <strong>Lira Amelia</strong> <strong>(kanan)</strong>, <strong>di bawah bimbingan</strong> <strong>Drh. Desty Apritya, M. Vet</strong>..</p>



<p>&#8220;Hasil ini menjadi data pendukung marketing yang sangat kuat bagi kami, sekaligus membuktikan bahwa produk lokal memiliki basis saintifik yang solid,&#8221; <strong>ungkap Dr. Guntur Berlian, M.Si, Manager Scientific Affairs dari PT MMP</strong></p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/kolaborasi-binus-pemkab-sergai-usu-dan-pt-mmp-berhasil-turunkan-angka-stunting-kabupaten-serdang-bedagai/">Kolaborasi Binus, Pemkab Sergai, USU dan PT MMP Berhasil Turunkan Angka Stunting 38% di Kabupaten Serdang Bedagai</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Publikasi Hasil Penelitian</strong></h2>



<p>Meskipun masih menunggu hasil histopatologi, saat ini penelitian telah memasuki tahap penulisan laporan akhir. Laporan penelitian tersebut akan dituliskan dalam bentuk 3 skripsi sarjana kedokteran hewan serta publikasi ilmiah bersama (paper) yang dipublikasi di jurnal nasional dan internasional sebagai bukti validasi kualitas produk ChannaMed secara ilmiah.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/channamed-terbukti-efektif-dalam-penyembuhan-luka-insisi/">ChannaMed Terbukti Efektif dalam Penyembuhan Luka Insisi</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Target Stunting Nol Persen di 2030! Pemkab Sergai Gandeng PT MMP dan Binus!</title>
		<link>https://www.channa.id/target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Zafrullah]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 07:55:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[binus university]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<category><![CDATA[Sergai]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=2163</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Channa.id &#8211; Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) semakin serius dalam menekan angka stunting. Pada Jumat, 22 Agustus 2025, Pemkab Sergai bersama PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) dan Binus University menandatangani adendum Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kampus Binus Medan. Kesepakatan ini menegaskan target pemerintah: menurunkan angka stunting hingga nol persen sebelum 2030. Dokumen &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus/"> <span class="screen-reader-text">Target Stunting Nol Persen di 2030! Pemkab Sergai Gandeng PT MMP dan Binus!</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus/">Target Stunting Nol Persen di 2030! Pemkab Sergai Gandeng PT MMP dan Binus!</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Berita Channa</strong>.<strong>id</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) semakin serius dalam menekan angka stunting. Pada Jumat, 22 Agustus 2025, Pemkab Sergai bersama PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) dan Binus University menandatangani adendum Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kampus Binus Medan. Kesepakatan ini menegaskan target pemerintah: menurunkan angka stunting hingga nol persen sebelum 2030.</p>



<p>Dokumen amandemen ditandatangani oleh dr. Yohnly B Dachban selaku Kepala Dinas Kesehatan, Drs. Sutristo selaku Direktur PT Mega Medica Pharmaceuticals (PT MMP), dan Prof. Dr. Bens Pardamean (BDSRC – BINUS University) mewakili Prof. Dr. Juneman Abraham, S.Psi., M.Si. (Wakil Rektor Bidang Riset dan Alih Teknologi – BINUS University).</p>



<p>Acara ini juga menghadirkan tokoh kunci lainnya, antara lain Budi, SE, MM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara, Drs. Zulfikar mewakili H. Darma Wijaya – Bupati Serdang Bedagai, dan Tri Juniarty, S.Kom, MM – Direktur Kampus BINUS @Medan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Komitmen Tiga Pilar: Pemerintah, Swasta, dan Perguruan Tinggi</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1000" height="631" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/08/Target-Stunting-Nol-Persen-di-2030-Pemkab-Sergai-Gandeng-PT-MMP-dan-Binus-2.jpeg" alt="" class="wp-image-2168" style="width:782px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Penandatanganan adendum Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kampus Binus Medan. | Foto: Dokumentasi PT MMP dan Binus</figcaption></figure>



<p>Kolaborasi ini melibatkan tiga pilar utama: pemerintah daerah sebagai penggerak kebijakan, perguruan tinggi sebagai pusat riset dan teknologi, serta pihak swasta yang menghadirkan inovasi produk dan dukungan lapangan.</p>



<p>“Penandatanganan Dokumen Adendum ini merupakan komitmen kami dan juga bukti penguatan kolaborasi untuk memantau stunting anak di Kabupaten Serdang Bedagai,” kata staf ahli Pemkab Sergai, Zulfikar kepada wartawan, Jumat (22/8/2025).</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keberhasilan Penurunan Stunting Menjadi Awal Modal Target Nol Persen!</strong></h2>



<p>Menurutnya, keberhasilan Sergai dalam menurunkan angka stunting secara signifikan menjadi tolak ukur untuk pencapaian angka nol persen.</p>



<p>“Target nasional penurunan angka stunting itu di angka 18 persen, namun kita berhasil memperkecilnya di angka 14,4 persen di tahun 2024. Mudah mudahan sebelum tahun 2030 kita sudah bisa mencapai nol persen,” kata Zulfikar.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kolaborasi Sejak 2022 Diperkuat Ulang</strong></h2>



<p>Menurutnya, keberhasilan Sergai dalam menurunkan angka stunting secara signifikan menjadi tolak ukur untuk pencapaian angka nol persen.</p>



<p>“Target nasional penurunan angka stunting itu di angka 18 persen, namun kita berhasil memperkecilnya di angka 14,4 persen di tahun 2024. Mudah mudahan sebelum tahun 2030 kita sudah bisa mencapai nol persen,” kata Zulfikar.</p>



<p>Sementara itu&nbsp; Prof. Dr. Bens Pardamean menjelaskan bahwa sejak 2022, Binus University melalui Binus Doctoral and Student Research Center (BDSRC) sudah bermitra dengan Dinas Kesehatan Sergai untuk pemantauan stunting. Kini, dengan penandatanganan adendum MoA, kerja sama tersebut dipertegas agar lebih terarah dan berkesinambungan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1000" height="750" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/08/Target-Stunting-Nol-Persen-di-2030-Pemkab-Sergai-Gandeng-PT-MMP-dan-Binus-4.jpeg" alt="" class="wp-image-2170" style="width:749px;height:auto"/></figure>



<p>“Kita berkomitmen mendukung pemberantasan stunting di semua wilayah di Indonesia, salah satunya Sergai. Melalui kolaborasi dengan pemkab dan PT MMP. Sumatera Utara merupakan pusat Indonesia Barat, dan kehadiran Binus University di Kota Medan adalah salah satu solusi untuk percepatan pemberantasan stunting,” katanya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pemanfaatan Teknologi dan Mahasiswa Turun Langsung Deteksi Dini Stunting di Sergai</strong></h2>



<p>Binus University menekankan pemanfaatan teknologi dan riset berbasis data. Fakultas computer science terlibat dalam sistem pemantauan digital, sementara mahasiswa diarahkan turun langsung ke desa-desa untuk membantu deteksi dini stunting. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk pengabdian masyarakat, sekaligus memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa.</p>



<p>Direktur Binus Medan, Tri Juaniarty menambahkan, Binus akan ikut mendorong percepatan pemberantasan stunting, melalui propoganda visual concern dengan menyertakan mahasiswa secara onside turun ke lapangan.</p>



<p>“Kita punya computer science development yang siap memonitoring, yang di-support oleh SDM Binus Medan, jadi nggak perlu jauh jauh lagi harus ke Jakarta, karena pasti lebih lama waktunya,” kata Tri.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Inovasi Produk untuk Cegah Stunting dan Tanggung Jawab Sosial</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="3018" height="1829" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/08/Target-Stunting-Nol-Persen-di-2030-Pemkab-Sergai-Gandeng-PT-MMP-dan-Binus-3.jpg" alt="" class="wp-image-2169" style="width:743px;height:auto"/></figure>



<p>Sementara itu, Sutristo menyebutkan, PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) terus bekomitmen mendukung program ini melalui riset produk nutrisi pencegah stunting.</p>



<p>Kolaborasi riset dengan berbagai universitas, termasuk USU, ITB, dan Binus, menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada Masyarakat local di Serdang Bedagai. Dirinya mengaku sangat miris dengan kondisi yang terjadi saat ini.</p>



<p>“Kita punya sumber daya alam yang cukup baik, namun angka stunting masih cukup tinggi. Ini mungkin bisa jadi acuan kita dalam membuat kebijakan selanjutnya. Mudah-mudahan kolaborasi riset dan kerjasama semua pihak akan memberikan hasil yang bermanfaat, khusus dalam penurunan angka balita stunting,” ujar Sutristo.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Diskusi Strategi untuk Implementasi Efektif untuk Kolaborasi</strong></h2>



<p>Dokumen ini menandai kelanjutan kolaboratif dari komitmen jangka panjang dalam penanggulangan dan pencegahan stunting di Kabupaten Serdang Bedagai.</p>



<p>Acara penandatanganan ini juga dilengkapi dengan diskusi panel yang membahas evaluasi kerja sama sebelumnya serta strategi baru agar program lebih efektif di lapangan yang diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih besar bagi penanggulangan stunting di Kabupaten Serdang Bedagai.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/target-stunting-nol-persen-di-2030-pemkab-sergai-gandeng-pt-mmp-dan-binus/">Target Stunting Nol Persen di 2030! Pemkab Sergai Gandeng PT MMP dan Binus!</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Monitoring dan Evaluasi Program Suplementasi Balita Stunting di Kab. Donggala Sukses Dilaksanakan!</title>
		<link>https://www.channa.id/monitoring-dan-evaluasi-program-suplementasi-balita-stunting-di-kabupaten-donggala-sukses-dilaksanakan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=monitoring-dan-evaluasi-program-suplementasi-balita-stunting-di-kabupaten-donggala-sukses-dilaksanakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Zafrullah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2025 03:37:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[binus university]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=2122</guid>

					<description><![CDATA[<p>Program Suplementasi Balita Stunting di Puskesmas Lembasada Sukses, Hasil Kolaborasi PT MMP dan Binus Monitoring dan evaluasi program suplementasi balita stunting di Kabupaten Donggala telah sukses dilaksanakan pada tanggal 3-4 Juni 2025 di Puskesmas Lembasada, Kecamatan Banawa Selatan. Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh kunci, antara lain dr. Syahriar selaku Kepala Dinas Kesehatan, Jhon Stuart Wantania, &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/monitoring-dan-evaluasi-program-suplementasi-balita-stunting-di-kabupaten-donggala-sukses-dilaksanakan/"> <span class="screen-reader-text">Monitoring dan Evaluasi Program Suplementasi Balita Stunting di Kab. Donggala Sukses Dilaksanakan!</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/monitoring-dan-evaluasi-program-suplementasi-balita-stunting-di-kabupaten-donggala-sukses-dilaksanakan/">Monitoring dan Evaluasi Program Suplementasi Balita Stunting di Kab. Donggala Sukses Dilaksanakan!</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Program Suplementasi Balita Stunting di Puskesmas Lembasada Sukses, Hasil Kolaborasi PT MMP dan Binus</strong></p>



<p>Monitoring dan evaluasi program suplementasi balita stunting di Kabupaten Donggala telah sukses dilaksanakan pada tanggal 3-4 Juni 2025 di Puskesmas Lembasada, Kecamatan Banawa Selatan.</p>



<p>Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh kunci, antara lain dr. Syahriar selaku Kepala Dinas Kesehatan, Jhon Stuart Wantania, SKM. selaku Kepala Puskesmas, Prof. Dr. Bens Pardamean selaku Kepala Pusat Penelitian Bioinformatika dan Sains Data (BDSRC – BINUS University), dan dr. Sutristo selaku Direktur PT Mega Medica Pharmaceuticals (PT MMP).</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignright size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="1280" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Dokumentasi-Evaluasi-Program-Suplementasi-Stunting-Balita-PT-MMP-dan-Binus-3-1.jpg" alt="" class="wp-image-2127" style="width:303px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Foto Dokumentasi Binus</figcaption></figure></div>


<p><strong>Evaluasi Dilakukan Berdasarkan Data Lapangan Bidan yang Dianalisis BDSRC</strong></p>



<p>Sebanyak 18 bidan, seorang ahli gizi, dan seorang apoteker turut serta mendukung suksesnya acara ini. Diskusi difokuskan pada peninjauan dan evaluasi kemajuan program, berdasarkan data lapangan yang dikumpulkan oleh bidan dari Kecamatan Banawa Selatan dan dianalisis oleh ilmuwan data dari BDSRC.</p>



<p>Upaya kolaboratif ini memberikan wawasan berharga tentang efektivitas program dan area yang perlu ditingkatkan. Berbagai strategi dibahas untuk meningkatkan implementasi dan dampaknya, diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih besar dan berkontribusi signifikan terhadap penurunan angka stunting di Donggala.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/monitoring-dan-evaluasi-program-suplementasi-balita-stunting-di-kabupaten-donggala-sukses-dilaksanakan/">Monitoring dan Evaluasi Program Suplementasi Balita Stunting di Kab. Donggala Sukses Dilaksanakan!</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi PT MMP Gandeng Binus University Hadirkan Workshop Pengenalan AI Deep Learning NVIDIA</title>
		<link>https://www.channa.id/kolaborasi-pt-mmp-gandeng-binus-hadirkan-workshop-pengenalan-ai-deep-learning-nvidia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kolaborasi-pt-mmp-gandeng-binus-hadirkan-workshop-pengenalan-ai-deep-learning-nvidia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Zafrullah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2025 07:34:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[binus university]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=2108</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pentingnya mempelajari bagaimana AI bekerja dalam kehidupan manusia, membawa NVIDIA &#8211; BDSRC/ AIRDC mengadakan workshop dengan tema pengenalan Deep Learning AI di PT MMP. Pembukaan Kolaborasi PT MMP X Binus Tentang AI Workshop dilakukan pada tanggal 28 Mei 2025 di Kantor PT dibuka oleh Bapak Sutristo, selaku Direktur Utama PT MMP, dan Bapak Prof Bens &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/kolaborasi-pt-mmp-gandeng-binus-hadirkan-workshop-pengenalan-ai-deep-learning-nvidia/"> <span class="screen-reader-text">Kolaborasi PT MMP Gandeng Binus University Hadirkan Workshop Pengenalan AI Deep Learning NVIDIA</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/kolaborasi-pt-mmp-gandeng-binus-hadirkan-workshop-pengenalan-ai-deep-learning-nvidia/">Kolaborasi PT MMP Gandeng Binus University Hadirkan Workshop Pengenalan AI Deep Learning NVIDIA</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pentingnya mempelajari bagaimana AI bekerja dalam kehidupan manusia, membawa NVIDIA &#8211; BDSRC/ AIRDC mengadakan workshop dengan tema pengenalan Deep Learning AI di PT MMP.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pembukaan Kolaborasi PT MMP X Binus Tentang AI</strong></h2>



<p>Workshop dilakukan pada tanggal 28 Mei 2025 di Kantor PT dibuka oleh Bapak Sutristo, selaku Direktur Utama PT MMP, dan Bapak Prof Bens Pardamean B.Sc., M.Sc., Ph.D selaku Direktur Utama dari BDSRC., mewakili Binus University.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sambutan Inspiratif Pimpinan PT MMP dan Binus</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1909" height="1773" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/05/Direktur-PT-MMP-pada-Workshop-Kolaborasi-dengan-Binus-tentang-AI.jpg" alt="" class="wp-image-2110" style="width:594px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Sambutan Pimpinan PT MMP Bapak Sutristo | Foto: Dokumentasi Binus</figcaption></figure>



<p>Dalam Sambutannya, Bapak Sutristo mengharapkan bahwa dalam workshop ini dapat mendorong seluruh tim MMP untuk bisa mempelajari dan memahami cara bekerja AI dalam menganalisis data untuk peningkatan kinerja serta lebih efisien. Bagaimana AI dapat meningkatkan pekerjaan administrasi, pengelolaan data, dan penjualan produk sehingga ke depannya kualitas layanan dari perusahaan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1920" height="1440" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/05/Direktur-Utama-dari-BDSRC-pada-Workshop-Kolaborasi-dengan-Binus-tentang-AI.jpg" alt="" class="wp-image-2111" style="width:632px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Sambutan Pimpinan dari AIRDC Profesor Bens | Foto: Dokumentasi Binus</figcaption></figure>



<p>Prof Bens Pardamean menyampaikan bahwa Pusat Penelitian dan Pengembangan Kecerdasan Buatan (AIRDC) di Binus University bertujuan untuk mempercepat riset dan pengembangan teknologi AI di Indonesia. </p>



<p>Penelitian yang dilakukan di AIRDC fokus pada penggunaan teknik dalam AI, yaitu  disebut Deep Learning untuk dapat memecahkan berbagai masalah yang kompleks dengan lebih efisien. Dengan adanya workshop ini, tentu harapannya akan mempercepat penyebaran pengetahuan yang lebih mendalam untuk mengenal bagaimana AI itu bekerja.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pendalaman Pengenalan Teknologi AI oleh Trainer Bersertifikasi NVIDIA dari Binus</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1909" height="1732" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/05/Mahmud-Isnan-M.-Eng-Sebagai-Trainer-dari-Binus.jpg" alt="" class="wp-image-2112" style="width:636px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Penjelasan Materi oleh Mahmud Isnan, M. Eng | Foto: Dokumentasi Binus</figcaption></figure>



<p>Workshop dipandu oleh Mahmud Isnan, M. Eng dan Ir. Kuncahyo Setyo Nugroho dari Binus University dan selaku Certified Trainer NVDIA. Selama Workshop berlangsung, peserta mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana AI bekerja, peserta diajarkan bagaimana AI belajar memahami objek gambar serta kosa kata menggunakan algoritma data yang dimasukan oleh manusia.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Diskusi Interaktif dan Pemberian Sertifikasi NVIDIA untuk Peserta</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="893" height="806" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/05/Ir.-Kuncahyo-Setyo-Nugroho-M.Kom_.-Sebagai-Trainer-dari-Binus.jpg" alt="" class="wp-image-2113" style="width:620px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Diskusi dengan peserta oleh Ir. Kuncahyo Setyo Nugroho | Foto: Dokumentasi Binus</figcaption></figure>



<p>Workshop diakhiri dengan berbagai diskusi dengan dari para Tim Karyawan MMP yang hadir, dan assentment dimana peserta yang sudah lulus assentment mendapatkan sertifikat langsung dari NVIDIA.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>AI Sebagai Mitra Kerja, Bukan Pengganti</strong> <strong>Manusia</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1280" height="848" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2025/05/Suasana-Workshop-PT-MMP-x-Binus-tentang-AI.jpeg" alt="" class="wp-image-2114" style="width:651px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Suasana Workshop di PT MMP | Foto: Dokumentasi Binus </figcaption></figure>



<p>AI tidak mungkin menggantikan manusia, tetapi manusia harus mampu mempelajari cara bekerja AI. Sehingga pekerjaan dapat terbantu lebih mudah serta efisien, ujar pak Kuncahyo Setyo Nugroho menutup sesi workshop ini.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/kolaborasi-pt-mmp-gandeng-binus-hadirkan-workshop-pengenalan-ai-deep-learning-nvidia/">Kolaborasi PT MMP Gandeng Binus University Hadirkan Workshop Pengenalan AI Deep Learning NVIDIA</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kembangkan Mie Instan Ikan Gabus untuk Balita! MMP dan Binus Tandatangani Kerjasama Penelitian</title>
		<link>https://www.channa.id/kembangkan-mie-instan-ikan-gabus-untuk-balita-mmp-dan-binus-tandatangani-kerjasama-penelitian/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kembangkan-mie-instan-ikan-gabus-untuk-balita-mmp-dan-binus-tandatangani-kerjasama-penelitian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Zafrullah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2024 07:33:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[binus university]]></category>
		<category><![CDATA[Channa Fit]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama]]></category>
		<category><![CDATA[Mie instan ikan gabus]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=1786</guid>

					<description><![CDATA[<p>Channa.id &#8211; Sebagai salah satu rangkaian upaya dalam mengendalikan stunting di Indonesia, PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) dan Jurusan Teknologi Pangan Universitas Bina Nusantara (Binus) melakukan kerja sama penelitian untuk mengembangkan produk mie instan tinggi protein dari ikan gabus (Channa striata) untuk balita. Pada tanggal 9 Oktober 2024, Perjanjian Kerja sama (PKS) tersebut ditandatangani oleh &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/kembangkan-mie-instan-ikan-gabus-untuk-balita-mmp-dan-binus-tandatangani-kerjasama-penelitian/"> <span class="screen-reader-text">Kembangkan Mie Instan Ikan Gabus untuk Balita! MMP dan Binus Tandatangani Kerjasama Penelitian</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/kembangkan-mie-instan-ikan-gabus-untuk-balita-mmp-dan-binus-tandatangani-kerjasama-penelitian/">Kembangkan Mie Instan Ikan Gabus untuk Balita! MMP dan Binus Tandatangani Kerjasama Penelitian</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Channa.id</strong> &#8211; Sebagai salah satu rangkaian upaya dalam mengendalikan stunting di Indonesia, PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) dan Jurusan Teknologi Pangan Universitas Bina Nusantara (Binus) melakukan kerja sama penelitian untuk mengembangkan produk mie instan tinggi protein dari ikan gabus (Channa striata) untuk balita. Pada tanggal 9 Oktober 2024, Perjanjian Kerja sama (PKS) tersebut ditandatangani oleh Dr. Guntur Berlian, M.Si sebagai Scientific Affairs Manager dari PT MMP serta Dr. Ir. Nina Nurdiani, S.T., M.T sebagai Dekan Fakultas Teknik dari Binus.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/kolaborasi-binus-pemkab-sergai-usu-dan-pt-mmp-berhasil-turunkan-angka-stunting-kabupaten-serdang-bedagai/">Kolaborasi Binus, Pemkab Sergai, USU dan PT MMP Berhasil Turunkan Angka Stunting 38% di Kabupaten Serdang Bedagai</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Mie Instan Ikan Gabus: Solusi Alternatif untuk Nutrisi Harian Balita</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="750" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Pertemuan-MMP-dan-Binus-dalam-Kerjasama-Penelitian-Mie-Ikan-Gabus-Crop.jpeg" alt="" class="wp-image-1799" style="width:640px;height:auto" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Pertemuan-MMP-dan-Binus-dalam-Kerjasama-Penelitian-Mie-Ikan-Gabus-Crop.jpeg 960w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Pertemuan-MMP-dan-Binus-dalam-Kerjasama-Penelitian-Mie-Ikan-Gabus-Crop-300x234.jpeg 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Pertemuan-MMP-dan-Binus-dalam-Kerjasama-Penelitian-Mie-Ikan-Gabus-Crop-768x600.jpeg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Perjanjian Kerja sama (PKS) ditandatangani oleh Dr. Guntur Berlian, M.Si sebagai Scientific Affairs Manager dari PT MMP serta Dr. Ir. Nina Nurdiani, S.T., M.T sebagai Dekan Fakultas Teknik dari Binus. | Gambar: Dokumentasi Pribadi</figcaption></figure>



<p>Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik Binus menyampaikan harapan besar agar kerjasama penelitian ini nantinya dapat menghasilkan luaran yang bermanfaat. “Kami merasa senang untuk dapat melanjutkan kerjasama penelitian stunting antara Binus dan PT MMP yang selama ini sudah berjalan. Kami berharap agar penelitian ini nantinya dapat dikembangkan hingga produk jadi.”</p>



<p>“Salah satu kendala yang umum dijumpai adalah sebagian anak tidak mau makan nasi. Kami meyakini mie instan bernutrisi tinggi ini nantinya bisa dimanfaatkan sebagai alternatif bentuk makanan untuk anak”, ujar Guntur. “Mie instan tinggi protein hewani yang kita kembangkan di sini akan memiliki nutrisi penting yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian balita” tambah Ir. Diana Lo, S.TP, M.Sc, Ph.D, IPM, peneliti penanggung jawab dari Teknologi Pangan Binus.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Komitmen Berkelanjutan MMP dan Binus dalam Menangani Stunting di Indonesia</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Komitmen-Berkelanjutan-MMP-dan-Binus-dalam-Menangani-Stunting-di-Indonesia-1024x768.jpeg" alt="" class="wp-image-1795" style="width:659px;height:auto" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Komitmen-Berkelanjutan-MMP-dan-Binus-dalam-Menangani-Stunting-di-Indonesia-1024x768.jpeg 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Komitmen-Berkelanjutan-MMP-dan-Binus-dalam-Menangani-Stunting-di-Indonesia-300x225.jpeg 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Komitmen-Berkelanjutan-MMP-dan-Binus-dalam-Menangani-Stunting-di-Indonesia-768x576.jpeg 768w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/10/Komitmen-Berkelanjutan-MMP-dan-Binus-dalam-Menangani-Stunting-di-Indonesia.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto bersama antara pihak PT MMP dan tim Binus University | Gambar: Dokumentasi Pribadi</figcaption></figure>



<p>Hal ini merupakan langkah lainnya dari komitmen MMP dan Binus dalam mengatasi stunting di Indonesia. “Kami berkomitmen untuk terus melakukan inovasi berbasis riset untuk menekan stunting. Hal ini merupakan bagian dari komitmen PT MMP bersama rekanan riset dari pihak akademisi maupun pemerintah untuk menekan angka balita stunting di Indonesia” ungkap Sutristo, Direktur PT MMP yang turut menghadiri penandatanganan PKS di kampus Binus Taman Anggrek tersebut.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/penelitian-manfaat-ikan-gabus-di-sergai-tembus-jurnal-bergengsi-scientific-reports/">Bangga! Penelitian Manfaat Ikan Gabus di Sergai Tembus Jurnal Bergengsi Scientific Reports</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Persiapan Penelitian Penanganan Stunting di Donggala: Mengatasi Stunting dengan ChannaFit</strong></h2>



<p>Mengikuti keberhasilan penanganan stunting di Serdang Bedagai, Sumatera utara, upaya serupa juga akan dapat dilakukan di daerah lain di Indonesia. Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala, Sulawesi Selatan, upaya intervensi nutrisi pada balita stunting menggunakan produk ChannaFit yang merupakan kombinasi ikan gabus, temulawak dan meniran akan dilakukan. “Penelitian ini akan dieksekusi segera, ditargetkan di November 2024”, tutup Rudi Nirwantono, S.Si., M.Mol.Bio, peneliti dari BDSRC Binus, dalam rapat koordinasi teknis antara MMP, BDSRC Binus, dan Dinkes Donggala.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/kembangkan-mie-instan-ikan-gabus-untuk-balita-mmp-dan-binus-tandatangani-kerjasama-penelitian/">Kembangkan Mie Instan Ikan Gabus untuk Balita! MMP dan Binus Tandatangani Kerjasama Penelitian</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SINERGIS! Kerjasama Penelitian JATI dan BINUS untuk Tanaman Jamu Tradisional Indonesia</title>
		<link>https://www.channa.id/kerjasama-penelitian-jati-dan-binus-untuk-tanaman-jamu-tradisional-indonesia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kerjasama-penelitian-jati-dan-binus-untuk-tanaman-jamu-tradisional-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Zafrullah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 06:13:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[binus university]]></category>
		<category><![CDATA[Jamu]]></category>
		<category><![CDATA[JATI]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Jamu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=1644</guid>

					<description><![CDATA[<p>Channa.id &#8211; Dalam era modern ini, kolaborasi antar-institusi dalam penelitian menjadi kunci untuk mencapai inovasi dan perkembangan yang signifikan. Kolaborasi tersebut tidak hanya memperkuat hubungan antar-lembaga, tetapi juga membuka peluang baru untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu kolaborasi yang patut disoroti adalah antara BINUS University dan Yayasan Jamu Tradisional Indonesia (JATI). Kerjasama Penelitian &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/kerjasama-penelitian-jati-dan-binus-untuk-tanaman-jamu-tradisional-indonesia/"> <span class="screen-reader-text">SINERGIS! Kerjasama Penelitian JATI dan BINUS untuk Tanaman Jamu Tradisional Indonesia</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/kerjasama-penelitian-jati-dan-binus-untuk-tanaman-jamu-tradisional-indonesia/">SINERGIS! Kerjasama Penelitian JATI dan BINUS untuk Tanaman Jamu Tradisional Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Channa.id</strong> &#8211; Dalam era modern ini, kolaborasi antar-institusi dalam penelitian menjadi kunci untuk mencapai inovasi dan perkembangan yang signifikan. Kolaborasi tersebut tidak hanya memperkuat hubungan antar-lembaga, tetapi juga membuka peluang baru untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu kolaborasi yang patut disoroti adalah antara BINUS University dan Yayasan Jamu Tradisional Indonesia (JATI).</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kerjasama Penelitian BINUS-JATI: Merangkai Basis Data Tanaman Jamu Tradisional untuk Kesehatan Masa Depan Masyarakat Indonesia</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Kerjasama-Penelitian-JATI-BINUS-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-1646" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Kerjasama-Penelitian-JATI-BINUS-1024x682.jpg 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Kerjasama-Penelitian-JATI-BINUS-300x200.jpg 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Kerjasama-Penelitian-JATI-BINUS-768x511.jpg 768w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Kerjasama-Penelitian-JATI-BINUS.jpg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto Bersama Pihak BINUS, JATI, dan PT MMP | Sumber Gambar: Dokumentasi BINUS</figcaption></figure>



<p>Pada tanggal 17 Juli 2024, BINUS University menjalin kerjasama penelitian selama empat tahun dengan Yayasan Jamu Tradisional Indonesia (<a href="http://jati.or.id/">JATI</a>). Fokus utama dari kemitraan ini adalah pengembangan basis data tanaman herbal tradisional Indonesia.</p>



<p>Peresmian kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (<a href="https://research.binus.ac.id/2024/07/mou-signing-binus-university-dan-yayasan-jamu-tradisional-indonesia/">MoU</a>) antara kedua pihak di Kampus Anggrek BINUS di Kemanggisan. Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Prof. Dr. Juneman Abraham, S.Psi., M.Si. selaku Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Transfer Teknologi BINUS University dan Imam Bagus Sumantri, S.Farm., M.Si., Apt. sebagai Ketua Yayasan JATI.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Simbolis-Kolaborasi-dari-Para-Tokoh-Keynote-Speaker-Acara-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-1651" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Simbolis-Kolaborasi-dari-Para-Tokoh-Keynote-Speaker-Acara-1024x682.jpg 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Simbolis-Kolaborasi-dari-Para-Tokoh-Keynote-Speaker-Acara-300x200.jpg 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Simbolis-Kolaborasi-dari-Para-Tokoh-Keynote-Speaker-Acara-768x511.jpg 768w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Foto-Simbolis-Kolaborasi-dari-Para-Tokoh-Keynote-Speaker-Acara.jpg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Simbolis Kolaborasi dari Para Tokoh Keynote Speaker Acara | Sumber Gambar: Dokumentasi BINUS</figcaption></figure>



<p>Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Dr. Dwiyantari Widyaningrum, S.Si., M.Si., Ir. Diana Lo, S.TP, M.Sc, Ph.D, IPM, dan Dr. Nesti F. Sianipar, S.P., M.Si. yang merupakan perwakilan dari Departemen Bioteknologi, Departemen Teknologi Pangan, dan Pusat Penelitian Bioteknologi Pangan BINUS University.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/penelitian-manfaat-ikan-gabus-di-sergai-tembus-jurnal-bergengsi-scientific-reports/">Bangga! Penelitian Manfaat Ikan Gabus di Sergai Tembus Jurnal Bergengsi Scientific Reports</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading">Kepala BDSRC dan PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) Memberikan Pandangan Realisasi Kolaborasi Tersebut</h2>



<p>Selain itu, hadir pula Drs. Sutristo selaku Direktur PT Mega Medica Pharmaceuticals dan Prof. Bens Pardamean, B.Sc., M.Sc., Ph.D sebagai Kepala <a href="https://research.binus.ac.id/bdsrc/2024/07/18/research-collaboration-with-yayasan-jamu-tradisional-indonesia-jati/">BDSRC</a>. Semua tokoh kunci ini memberikan pandangan mereka terkait realisasi kolaborasi selama diskusi berlangsung.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Penyampaian-Pandangan-Realisasi-Kolaborasi-Oleh-PT-MMP-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-1652" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Penyampaian-Pandangan-Realisasi-Kolaborasi-Oleh-PT-MMP-1024x683.jpg 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Penyampaian-Pandangan-Realisasi-Kolaborasi-Oleh-PT-MMP-300x200.jpg 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Penyampaian-Pandangan-Realisasi-Kolaborasi-Oleh-PT-MMP-768x512.jpg 768w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/07/Penyampaian-Pandangan-Realisasi-Kolaborasi-Oleh-PT-MMP.jpg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penyampaian Pandangan Realisasi Kolaborasi Oleh PT MMP | Sumber Gambar: Dokumentasi BINUS</figcaption></figure>



<p>Kolaborasi ini tidak hanya akan memperkaya basis data tanaman herbal Indonesia tetapi juga diharapkan dapat mengangkat kembali warisan tradisional yang berharga dan memberikan kontribusi nyata dalam dunia kesehatan. Dengan dukungan teknologi dan penelitian yang mendalam, kolaborasi ini berpotensi membuka berbagai peluang baru dalam pengembangan obat herbal dan terapi alternatif yang aman dan efektif bagi masyarakat Indonesia.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/kolaborasi-binus-pemkab-sergai-usu-dan-pt-mmp-berhasil-turunkan-angka-stunting-kabupaten-serdang-bedagai/">Kolaborasi Binus, Pemkab Sergai, USU dan PT MMP Berhasil Turunkan Angka Stunting 38% di Kabupaten Serdang Bedagai</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading">Langkah Nyata Menuju Pemanfaatan Kekayaan Alam Indonesia dengan Ilmu Pengetahuan Modern</h2>



<p>Kerjasama antara BINUS University dan Yayasan Jamu Tradisional Indonesia (JATI) adalah langkah konkret menuju pengembangan ilmu pengetahuan yang berakar pada kearifan lokal. Melalui sinergi ini, diharapkan dapat tercipta inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas dan meningkatkan kualitas kesehatan dengan memanfaatkan kekayaan alam Indonesia. Mari dukung penelitian yang inspiratif dari kolaborasi ini.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/kerjasama-penelitian-jati-dan-binus-untuk-tanaman-jamu-tradisional-indonesia/">SINERGIS! Kerjasama Penelitian JATI dan BINUS untuk Tanaman Jamu Tradisional Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bangga! Penelitian Manfaat Ikan Gabus di Sergai Tembus Jurnal Bergengsi Scientific Reports</title>
		<link>https://www.channa.id/penelitian-manfaat-ikan-gabus-di-sergai-tembus-jurnal-bergengsi-scientific-reports/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=penelitian-manfaat-ikan-gabus-di-sergai-tembus-jurnal-bergengsi-scientific-reports</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Zafrullah]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 03:08:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMP]]></category>
		<category><![CDATA[Sergai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.channa.id/?p=1601</guid>

					<description><![CDATA[<p>Channa.id &#8211; Penelitian Manfaat Ikan Gabus untuk mencegah stunting yang merupakan kolaborasi oleh Bioinformatics &#38; Data Science Research Center (BDSRC), Universitas Bina Nusantara (Binus), PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP), dan Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai mampu menembus Scientific Reports. Penelitian Tayang di Jurnal Ilmiah Internasional Bergengsi Scientific Reports Untuk diketahui, Scientific Reports merupakan jurnal ilmiah &#8230;</p>
<p class="read-more"> <a class="" href="https://www.channa.id/penelitian-manfaat-ikan-gabus-di-sergai-tembus-jurnal-bergengsi-scientific-reports/"> <span class="screen-reader-text">Bangga! Penelitian Manfaat Ikan Gabus di Sergai Tembus Jurnal Bergengsi Scientific Reports</span>Read More &#187;</a></p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/penelitian-manfaat-ikan-gabus-di-sergai-tembus-jurnal-bergengsi-scientific-reports/">Bangga! Penelitian Manfaat Ikan Gabus di Sergai Tembus Jurnal Bergengsi Scientific Reports</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Channa.id</strong> &#8211; Penelitian Manfaat Ikan Gabus untuk mencegah stunting yang merupakan kolaborasi oleh Bioinformatics &amp; Data Science Research Center (BDSRC), Universitas Bina Nusantara (Binus), PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP), dan Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai mampu menembus Scientific Reports.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Penelitian Tayang di Jurnal Ilmiah Internasional Bergengsi Scientific Reports</strong></h2>



<p>Untuk diketahui, Scientific Reports merupakan jurnal ilmiah internasional bergengsi yang termasuk dalam kategori lima jurnal terbaik di dunia. “Ini jurnal yang bereputasi nature, yang bisa diakses oleh siapa saja tanpa harus membayar,” kata Kepala BDSRC, Prof. Dr. Bens Pardamean kepada wartawan Rabu (29/05/2024) di Medan.</p>



<p>Bens mengungkapkan bahwa penelitian terhadap manfaat ikan gabus bagi tubuh merupakan hasil kerja sama antara akademisi, pemerintah, industri, dan masyarakat.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="723" height="1024" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Stunting-Program-723x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-1608" style="width:627px;height:auto" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Stunting-Program-723x1024.jpeg 723w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Stunting-Program-212x300.jpeg 212w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Stunting-Program-768x1087.jpeg 768w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Stunting-Program.jpeg 904w" sizes="(max-width: 723px) 100vw, 723px" /></figure></div>


<p>“Ini merupakan kunci sukses dari penelitian ini. Saya salut kepada Pemkab Sergai yang memiliki tekad kuat untuk melakukan penurunan angka stunting. Bukan tidak mungkin stunting bisa dihapuskan. Begitu juga dengan pihak MMP atas berkomitmen untuk terus membantu pemerintah mengatasi stunting,” Prof. Dr. Bens Pardamean</p>



<p>Bens lanjut mengatakan, penelitian terhadap manfaat ikan gabus yang dilakukan untuk menurunkan angka stunting ataupun yang berkaitan proses pemulihan tubuh, yang sudah dilaksanakan dan mampu tayang di jurnal internasional bergengsi seperti <strong><a href="https://www.nature.com/articles/s41598-024-61462-z">Scientific Reports</a></strong> merupakan suatu kebanggaan untuk seluruh pihak.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Pak-Bens-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-1604" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Pak-Bens-1024x682.jpg 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Pak-Bens-300x200.jpg 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Pak-Bens-768x512.jpg 768w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Pak-Bens.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto Prof. Dr. Bens Pardamean sebagai Kepala BDSRC, Universitas Binas Nusantara (Binus) | Sumber: Dokumentasi PT MMP</figcaption></figure>



<p>“Dengan hasil penelitian yang sangat positif ini, diperlukan usaha dari seluruh pihak terkait untuk mempercepat pengentasan stunting, khususnya di Kabupaten Sergai dan wilayah lain di Indonesia. Kedepannya, upaya ini harus tetap dilanjutkan,” ujar Bens.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sebuah Pencapaian, Angka Stunting di Sergai Berhasil Turun 7%</strong></h2>



<p>Diketahui saat ini, angka penurunan stunting di daerah Serdang Berdagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara mengalami penurunan sekitar 7 persen. Padahal sebelumnya di kabupaten tersebut angka stuntingnya mencapai 21%, namun tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan menjadi 14%.</p>



<p>“Kesuksesan Serdang Bedagai dalam mengurangi stunting memberi contoh bahwa pemberian pangan lokal, seperti ikan gabus, serta kerja sama antara warga dan pemerintah lokal sangat dibutuhkan untuk pengentasan stunting dalam waktu singkat,” kata Dr. Yohnly Boelian Dachban, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai kepada wartawan beberapa waktu lalu.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Pemaparan-dr-Johnly-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-1605" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Pemaparan-dr-Johnly-1024x682.jpg 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Pemaparan-dr-Johnly-300x200.jpg 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Pemaparan-dr-Johnly-768x512.jpg 768w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Pemaparan-dr-Johnly.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto Dr. Yohnly Boelian Dachban, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai | Sumber: Dokumentasi PT MMP</figcaption></figure>



<p>Dengan demikian, kata Yohnly, dorongan pemberian makanan tambahan sangat diperlukan untuk membantu mengatasi stunting yang tentunya harus melewati proses penelitian ilmiah.</p>



<p>“Penelitian tentang manfaat ikan gabus sangat bermanfaat, terutama untuk Kabupaten Serdang Bedagai, tahun lalu telah penurunan angka stunting dari 21% menjadi 14%,” ungkap Yohnly kembali.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/channafit-berhasil-memberikan-dampak-terbaik-dalam-penanganan-stunting-pada-kolaborasi-penelitian-oleh-binus-usu-dan-pt-mmp-di-serdang-bedagai/">ChannaFit Berhasil Memberikan Dampak Terbaik dalam Penanganan Stunting pada Kolaborasi Penelitian oleh BINUS, USU, dan PT MMP di Serdang Bedagai</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengentasan Stunting Bisa Dipercepat dengan Pemberian Suplemen Ikan Gabus</strong></h2>



<p>Direktur PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP), Sutristo menjelaskan lebih jauh, bahwa stunting merupakan kondisi pertumbuhan terhambat dini anak-anak. Salah satu penyebab utama stunting adalah kekurangan asupan gizi, terutama protein, oleh seorang anak. Di Indonesia, prevalensi stunting ditemukan sekitar 24.4%, dan hampir seperempat berusia di bawah lima tahun.</p>



<p>“Untuk mengatasi dan mencegah stunting, Kementerian Kesehatan RI telah mengambil tindakan untuk mendistribusikan biskuit bergizi tinggi sebagai makanan tambahan pada balita dan ibu hamil di seluruh Nusantara melalui posyandu lokal,” ujar Sutristo.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Pemaparan-Sutristo-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-1606" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Pemaparan-Sutristo-1024x682.jpg 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Pemaparan-Sutristo-300x200.jpg 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Pemaparan-Sutristo-768x512.jpg 768w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Pemaparan-Sutristo.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto Direktur PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP), Sutristo | Sumber: Dokumentasi PT MMP</figcaption></figure>



<p>Dikatakannya, salah satu daerah prioritas di seluruh nusantara untuk pengentasan stunting adalah kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Dengan tingginya prevalensi stunting di daerah ini, penyediaan biskuit bergizi tinggi disertai dengan pemberian makanan tambahan.</p>



<p>Kabupaten Serdang Bedagai,Sumatera Utara merupakan salah satu daerah prioritas pengentasan masalah stunting di nusantara. Hal ini didasari dengan angka prevalensi stunting yang tinggi di daerah ini, tentunya akan membutuhkan penyediaan biskuit bergizi tinggi disertai dengan pemberian makanan tambahan yang juga bernutrisi tinggi seperti suplemen ikan gabus.</p>



<p>“Untuk pertama kalinya dalam upaya pengentasan stunting, diharapkan bahwa pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal, seperti suplemen ikan gabus, dapat mempercepat pengentasan stunting,” kata Sutristo.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="879" height="536" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Scientific-Reports-Jurnal-Ikan-Gabus.jpg" alt="" class="wp-image-1609" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Scientific-Reports-Jurnal-Ikan-Gabus.jpg 879w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Scientific-Reports-Jurnal-Ikan-Gabus-300x183.jpg 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Scientific-Reports-Jurnal-Ikan-Gabus-768x468.jpg 768w" sizes="(max-width: 879px) 100vw, 879px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto Jurnal Program Penurunan Stunting Anak Berbasis Suplemen Ikan Gabus di Scientific Reports </figcaption></figure>



<p>Sebuah kebanggan bahwa keberhasilan suplemen ikan gabus untuk pengentasan stunting sudah dipublikasi di jurnal ilmuah internasional yang bereputasi tinggi, Scientific Reports, berdasarkan studi penelitian pemantauan balita stunting di kabupaten Serdang Bedagai.</p>



<p>“Setelah 6 bulan, pemberian suplemen ikan gabus terbukti berhasil meningkatkan kondisi stunting untuk 49% anak-anak yang dipantau, dengan 37% anak-anak memasuki kondisi normal. Berdasarkan standard pengukuran pertumbuhan yang diterapkan oleh WHO, ditemukan bahwa anak-anak yang dipantau dalam studi ini meningkat pesat dalam penambahan berat badan dan tinggi badan. Pertumbuhan terbaik terjadi dalam grup anak-anak yang menerima hanya suplemen ikan gabus. Dan juga, suplemen ikan gabus yang diberikan memiliki efek yang meningkatkan selera makan,” jelas Sutristo.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.channa.id/hasim-djojohadikusumo-apresiasi-dan-puji-budidaya-ikan-gabus-untuk-turunkan-angka-stunting-oleh-pt-mega-medica-pharmaceuticals-di-serdang-bedagai-sumatera-utara/">Hasim Djojohadikusumo Apresiasi dan Puji Budidaya Ikan Gabus untuk Turunkan Angka Stunting Oleh PT Mega Medica Pharmaceuticals  di Serdang Bedagai, Sumatera Utara</a></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keberhasilan Penelitian Stunting Hasil Kolaborasi PT MMP, Binus, dan Dinkes Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai</strong></h2>



<p>Binus University, Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai, dan PT Mega Medica Pharmaceuticals melanjutkan kolaborasi penelitian mereka dalam pencegahan stunting. Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) di Kampus Anggrek BINUS menandai komitmen jangka panjang ketiga pihak ini.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Proses-Tandatangan-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-1607" srcset="https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Proses-Tandatangan-1024x682.jpg 1024w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Proses-Tandatangan-300x200.jpg 300w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Proses-Tandatangan-768x512.jpg 768w, https://www.channa.id/wp-content/uploads/2024/06/Proses-Tandatangan.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) di Kampus Anggrek BINUS | Sumber: Dokumentasi PT MMP</figcaption></figure>



<p>Kolaborasi ketiga pihak tersebut akan terus mengeksplorasi berbagai metode untuk mengurangi angka stunting di Serdang Bedagai, dengan memanfaatkan pelajaran dari kolaborasi sebelumnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi efektif untuk masalah stunting yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia.</p>



<p>Penelitian dan pemantauan di Serdang Bedagai berlangsung mulai dari tahun 2022 melalui kerja sama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai dan Bioinformatics &amp; Data Science Research Center (BDSRC), <a href="https://research.binus.ac.id/bdsrc/2024/05/27/continuation-of-stunting-research-collaboration/">Universitas Bina Nusantara</a>. PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) hadir sebagai pihak yang memproduksi dan menyediakan suplemen ikan gabus berkualitas sebagai bagian tanggung jawab sosial kepada penduduk lokal Serdang Bedagai yang saat ini memiliki kondisi angka stunting yang tinggi.</p>
<p>The post <a href="https://www.channa.id/penelitian-manfaat-ikan-gabus-di-sergai-tembus-jurnal-bergengsi-scientific-reports/">Bangga! Penelitian Manfaat Ikan Gabus di Sergai Tembus Jurnal Bergengsi Scientific Reports</a> appeared first on <a href="https://www.channa.id">Mega Medica Pharmaceuticals</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
