Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama Penelitian antara PT MMP dan Dinas Kesehatan dalam Mengentaskan Stunting di Serdang Bedagai

Sebagai kelanjutan dari rencana kerjasama yang telah diinisiasi pada pertemuan sebelumnya di 11 Januari 2020 yang lalu, acara penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP) dan Dinas Kesehatan Serdang Bedagai (Dinkes Sergai) telah dilakukan pada hari Kamis, 13 Februari 2020, di Rumah Makan Garuda Jalan Gajah Mada, Medan. Pada kesempatan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan kerjasama penelitian mengenai pengentasan stunting di Kabupaten Serdang Bedagai dengan menggunakan produk Channa Sirup. Nota Kesepahaman tersebut secara simbolis ditandatangani oleh Drs Sutristo sebagai Direktur PT MMP dan Ibu dr. Bulan Simanungkalit, M.Kes, M.M., sebagai Kepala Dinas Kesehatan Serdang Bedagai.

Acara yang berlangsung akrab tersebut dilanjutkan dengan diskusi tata pelaksanaan penelitian yang akan dilakukan oleh kedua belah pihak. Beberapa kesepakatan detail teknis serta rencana keikutsertaan Bioinformatic and Data Science Research Center (BDSRC) dari Universitas Bina Nusantara (BINUS) sebagai partner yang akan membantu proses pengolahan data juga didiskusikan sebagai bentuk kolaborasi strategis antara pihak Pemerintah, swasta dan akademisi. Pembagian lingkup kerja masing-masing pihak yang terdiri dari: penyediaan produk oleh PT MMP, pelaksanaan penelitian di lapangan oleh pihak Dinkes Sergai, dan pengolahan data oleh pihak BINUS juga telah disepakati. Komitmen dari semua pihak yang terlibat akan dituangkan di Perjanjian Kerjasama yang akan segera disusun dan disepakati dalam waktu dekat.

Meskipun masih menggunakan jumlah sampel yang relatif kecil, hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai model intervensi stunting di lingkup yang lebih besar. Kelanjutan dari penelitian model ini nantinya akan memerlukan dukungan dari Dinas Kesehatan di level yang lebih tinggi serta proses intervensi nutrisinya pun juga akan melibatkan ibu hamil dan ibu menyusui. Hal ini sangat penting untuk mendapatkan data stunting berikut upaya penanggulangannya yang bersifat strategis dan menyeluruh. Bermula dari Serdang Bedagai, hasil dari kolaborasi penelitian ini diharapkan dapat membantu menyukseskan program Pemerintah dalam mengentaskan masalah stunting di level nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *